My Ailyyn

My Ailyyn
Semangkuk bubur


__ADS_3

Happy reading **My Ailyyn


Makan malam πŸ›**


Tuan rumah sedang berjalan santai di atas tangga sambil memainkan ponselnya yang dia genggam


meja makan tujuannya malam ini karena sudah merasa lapar perutnya kosong seharian ini


” Selamat malam tuan, sapa ibu pelayan


” Malam Bu, panggil Ailyyn suruh makan kata Dexon


Ibu pelayan mengangguk dan segera pergi memanggil nonanya, tepat di jam sembilan malam hari


tok tok πŸšͺ Ibu pelayan mengetuk pintu kamar Ailyyn, tapi tidak ada yang membukanya


Di dalam kamar ibu pelayan mendengar samar-samar suara Ailyyn yang sedang muntah-muntah di kamar mandi


Mendengar itu ibu pelayan langsung membuka pintu yang tidak di kunci oleh pemilik nya


Dexon yang melihat sekilas berjalan ke arah kamar Ailyyn saat ini


” ooo ooooo Ailyyn terlihat sangat tersiksa dengan rasa mual yang di alami nya sekarang


" Nona ada apa yang terjadi? ibu pelayan kaget melihat wajah Ailyyn pucat pasi


” Bu tolong saya, perut saya sangat sakit jawab Ailyyn


ibu pelayan membantu nya dan meletakan di atas tempat tidur itu


" Apa yang terjadi? tanya Dexon


” Tuan nona muntah-muntah jawab ibu pelayan


Muntah-muntah, aku belum menyentuh nya sama sekali kenapa sudah muntah-muntah Batin Dexon


” Sepertinya asam lambung nona naik, terlihat dari warna cairan yang keluar tadi jawab ibu pelayan


” ish apa yang saya pikirkan, Dexon membuyarkan pikiran anehnya


” Kenapa kamu tidak bilang, tanya Dexon pada Ailyyn tapi wanita itu tidak menjawab nya


” panggil dokter sekarang Dexon meminta ibu pelayan untuk memanggil dokter, sedangkan pelayan yang lain diminta untuk menguru nonanya yang sedang terkapar lemas di atas tempat tidur


Limabelas menit menunggu akhirnya dokter pribadi yang sudah menjadi langganan sudah tiba di tempat


” Cepatlah kau sangat lama omel Dexon, belum juga melangkah sampai depan pintu kamar suda mendapatkan cibiran dari tuan nya itu

__ADS_1


Sudah biasa. Dokter itu membatin dalam hati


kasian banget yang deket sama Dexon punya tekanan batin terus wkwk


Malam ini dokter sedang memeriksa keseluruhan dari Ailyyn


" Maaf ya non saya pijit perutnya, kata dokter


” Iya dok! Jawab Ailyyn


” Aw sakit, Ailyyn merasakan sakit di ulu hati saat dokter meneka bagian itu


Dokter sudah memeriksa Ailyyn


” Apa yang terjadi? tanya Dexon


” Asam lambung nona kambuh, bisa jadi karena telat makan, dan Tolong nona berhentilah makan makanan yang pedas itu bisa menjadi asam lambung anda makin parah kata dokter


Setelah selesai akhirnya dokter itu pamit pulang karena masih ada pasien yang lain sedang menunggu nya


Ibu pelayan mengantar dokter sampai ke depan rumah


” Terimakasih dokter sudah menyempatkan datang kesini, kata ibu pelayan


" Sama-sama Bu, kalau tidak di sempatkan saya bisa di pecat dari rumah sakit itu, jawab dokter


" Baik dok, selamat malam kata ibu pelayan


Setelah kepergian dokter, ibu pelayan pergi ke dapur ingin membuat bubur, untuk bubur saja dia tidak perlu menyuruh koki bukan? dia bisa melakukan ini karena hanya butuh sedikit saja untuk malam ini


Sambil menunggu bubur matang, ibu pelayan membuat teh hangat untuk nonanya


” Nona minumlah ini akan meredakan rasa nyeri kata ibu pelayan


” Terimakasih Bu, jawab Ailyyn


Sedangkan dengan Dexon masih duduk di atas sofa yang menghadap langsung ke tempat tidur Ailyyn


” Tuan makanlah, jangan menunda nya lagi, jangan sampai terjadi hal yang tidak di inginkan, biar nona saya yang menjaga nya, kata ibu pelayan


” Bagaimana dengan dia? tanya Dexon


” saya sedang membuat bubur di dapur, jadi tuan makanlah sekarang, nanti nona makan bubur saja, jawab ibu pelayan


" Suruh pelayan yang lain saja untuk membuat nya, tolong bawakan makan malam saya kesini, pinta Dexon


Kenapa dia malah ingin makan di kamar ini, Aku ingin sendiri, takut kalau dia akan merasa jiji kalau nanti aku muntah lagi Ailyyn membatin

__ADS_1


” Tuan makanlah dulu, saya tidak ingin terjadi apapun pada tuan, kata Ailyyn


” Saya akan makan disini, jangan keberatan ini kamar saya jadi saya bebas makan di manapun Jawab Dexon


Laki-laki itu memasukan suapan demi suapan ke dalm mulutnya, Tapi matanya terus memandangi ke arah Ailyyn, dia sedang merasa bersalah karena terjebak hujan dan lama berdiam diri disana membuat mereka kelaparan dan sekarang malah Ailyyn yang mendapatkan akibatnya


Setelah selesai makan, Dexon mengirimkan pesan pada Alex sang sekretaris entah apa yang dia katakan pada sekretaris itu


” Nona buburnya sudah matang, Ibu pelayan datang membawa semangkuk bubur lengkap dengan protein dan seratnya


” Biar saya saja yang menyuapinya Dexon mengambil bubur yang di simpan di dekat tempat tidur Ailyyn


" Saya bisa sendiri tuan, jawab Ailyyn


" Bagaimana kamu mau makan, Apa tangan kecilmu itu kuat mengangkat sendok dan mangkuk ini, sudahlah diam tunggal buka mulut kamu dan katakan aaaa kata Dexon memeragakan dan membuka mulutnya


Tuan sendok dan semangkuk bubur itu tidaklah berat, saya masih kuat mengangkat nya!! Batin Ailyyn


” As buka mulutmu yang lebar, suruh Dexon pada Ailyyn


Ailyyn membuka mulutnya ” aaaa kangas


(asa panas) Ailyyn merasakan panas di dalam mulutnya


” Hah kenapa panas? tanya Dexon dia menyuapkan bubur itu ke dalam mulutnya berniat ingin mencoba


” Aaa ini panas, makanan apa ini kenapa panas, omel Dexon


Ibu pelayan lupa memberitahu Dexon kalau buburnya harus didiamkan dulu selama beberapa menit supaya tidak terlalu panas


Setelah menunggu bubur itu sudah hangat dan bisa di makan oleh Ailyyn, suapan demi suapan sudah dia habiskan


Ternyata laki-laki di depannya ini sangat telaten mengurus istrinya yang sedang sakit, Ailyyn tersenyum memandang laki-laki itu sekarang


Kenapa anda sangat tampan tuan,. Batin Ailyyn


” Kenapa denganmu? tanya Dexon melihat Ailyyn hanya tersenyum ke arahnya


" Ti-tidak tuan maafkan saya, Ailyyn merasa malu sudah begitu berani memperhatikan laki-laki di depannya ini


” Cih bahkan karena menyuapi semangkuk bubur saja kamu sudah terhipnotis oleh saya, apalagi kalau saya memberikan lebih, kamu tidak akan bisa pergi sedikitpun!! Kata Dexon


Glek Ailyyn menelan ludahnya kasar, dia tidak paham apa yang Dexon katakan barusan, tapi ucapannya itu berhasil membuatnya takut


Kalau begitu caranya, malah anda duluan yang tertarik pada saya nyonya besar Ailyyn, anda tidak bisa menaklukkan saya dengan mudah, tidak apa-apa itu sangat menguntungkan bagiku, tanpa bekerja keras anda sudah terpikat pada pesona saya , semua karena semangkuk bubur ini, saya bisa melihat kalau anda begitu tertarik pada saya Dexon membatin senang, karena wanita di depannya sudah masuk perangkapnya terlebih dahulu


itulah kelebihan nya, memikat wanita tanpa harus bekerja keras dan bersusah payah merayunya

__ADS_1


Bersambung…


__ADS_2