
Happy reading My Ailyyn
” Maafkan saya tuan, kata Ailyyn setelah dia berkata pada suaminya untuk jadi lebih baik
” Untuk apa? tanya Dexon
” Saya sudah lancang berkata seperti tadi, menyuruh tuan untuk lebih baik, kata Ailyyn
” Cih mengingatkan itu tidak salahnya, tapi ingat sebelum kamu berkata seperti itu, pastikan kamu sendiri sudah menjadi lebih baik jawab Dexon membuat Ailyyn malu
Waktu sudah terlihat mulai gelap, Mereka segera keluar dari ruangan kerja saat itu
” Tuan kemana semua orang? tanya Ailyyn
” Karyawan ku sudah pulang jam setengah lima sore, jadi sekarang sudah sepi jawab Dexon
” Hmmmm jawab Ailyyn
” Apa tidak ada jawaban lain? kata Dexon pada Ailyyn
” Iya tuan!! Jawab Ailyyn
" Iya apa? kata Dexon
” Iya, ternyata sudah sepi karena karyawan disini sudah pulang semua, tersisa penjaga saja jawab Ailyyn
Mendengar jawaban Ailyyn Dexon terkekeh pelan mendengar nya
Kenapa dia malah tertawa, memang nya ada yang lucu? Batin Ailyyn
Ketiga di antara mereka sudah masuk ke dalam mobil masing-masing, Alex memilih untuk segera pulang ke Apartemen miliknya setelah lelah membereskan pekerjaan seharian penuh, benar-benar sekretaris yang selalu siap berkorban untuk tuannya itu
Setelah melewati jalanan yang cukup ramai dengan pengendara di jam pulang kerja, akhirnya mereka sudah sampai di rumah mewah tempat mereka beristirahat
Aku jadi merasa lebih betah pulang kerumah setelah kehadiran Ailyyn Batin Dexon
” Tuan biar saya yang menyimpan sepatu nya, Ailyyn membawa sepatu milik suaminya dan segera menyimpan nya ke ruangan khusus sepatu
Setelah itu dia kembali lagi menghampiri Dexon yang sedang bersandar santai di atas sofa
” huuuh jarang sekali aku duduk di sofa ini, sepertinya aku harus mengganti semua furniture yang ada di dalam rumah ini, aku membutuhkan suasana baru, biar barang-barang lama ini di pindahkan saja ke rumah satu lagi, Masih ada rumah satu lagi?? Banyak bener ya
” Apa yang akan di ganti tuan? tanya Ailyyn
” Barang yang ada di dalam rumah ini, akan saya pindahkan ke rumah satu lagi, jawab Dexon
” Rumah satu? memang masih ada rumah yang lain? tanya Ailyyn
” Menurut kamu? jawab Dexon
” Mmmmm kenapa di ganti tanya Ailyyn
” Saya ingin suasana baru jawabnya singkat
__ADS_1
” Bukannya rumah ini peninggalan kakenya tuan? tanya Ailyyn
” Benar!!
” Lebih baik tidak usah di ganti, biarkan semua yang ada disini tidak berubah dan menjadi kenangan jawab Ailyyn
Dexon diam tidak menjawab
” Maaf tuan memangnya rumah tuan yang lain ada dimana? tanya Ailyyn
” Ada masih disini jawab Dexon,
” Saya ingin melihatnya apa boleh ajak saya kesana kalau tuan ada waktu? tanya Ailyyn
” Ya kapan-kapan saja, saya tidak janji ya, jawab Dexon
” Baiklah tuan terimakasih, jawab Ailyyn tersenyum
Apa aku sudah lancang so mengatur apa yang tuan inginkan, tapi memang begitu kan bagus nya?? Batin Ailyyn
” Tu-tuan? Kata Ailyyn
” Kenapa? jawab Dexon
” Mmmmm soal tadi, jangan terlalu di dengarkan saran dari saya, Mmmmm tuan boleh merubah apapun di rumah ini, tadi itu hanya usul saya saja, kata Ailyyn merasa tidak enak
” Tidak!! apa yang kamu katakan ada benarnya juga, lebih baik saya membeli furniture baru untuk rumah yang saya buat sendiri dari nol, jawab Dexon
” Mungkin secepatnya akan dilakukan saya butuh suasana baru, dan akan pindah juga dari rumah ini jawab Dexon
” Terserah saya!! jawab Dexon dengan senyum miring nya
” Lalu siapa yang akan tinggal di rumah ini? tanya Ailyyn
” Kamu!! Saya tinggal di rumah baru bersama wanita lain!! jawab Dexon
” APA!! Ailyyn berteriak
” Kenapa? kamu keberatan? tanya Dexon
” Tentu saja!! jawab Ailyyn cepat
” Kalau keberatan kamu bisa pergi kata Dexon pada Ailyyn
” Baiklah kalau memang sudah diminta seperti itu, saya akan pergi jawab Ailyyn berlalu pergi masuk ke dalam kamarnya
Dexon hanya menatap punggung Ailyyn yang sedang berjalan menghentakkan kakinya
” Cih gadis itu!! Apa dia menggap serius perkataan ku barusan? Apa bercanda ku keterlaluan?
” Cih pergi saja kalau bisa semudah itu melewati gerbang rumah Dexon Rajendra!! Kata Dexon naik ke atas kamarnya menaiki anak tangga
Sedangkan wanita yang ada di dalam kamar sedang menangis sesegukan, Dia sangat bingung ingin pergi tapi dia hanya akan membawa baju yang dia kenakan dulu saat pertama kesini bersama tas kecilnya
__ADS_1
” Bagaimana dengan kuda milikku!! gumam Ailyyn
” Ah terserahlah Kebahagiaan diri sendiri itu lebih penting bukan, Ayo Ailyyn pergilah dengan tekad yang besar, kamu tidak perlu pamit karena laki-laki itu yang meminta nya bukan
” Dia pikir aku wanita lemah yang akan takut pergi, memohon padanya untuk tidak mengusirku, Gumam Ailyyn
Sedangkan laki-laki di kamar atas sedang bersenandung ria dengan suilan dari bibirnya
Aillyn keluar dari dalam kamarnya, memakai sepatu yang dia punya, membawa barang yang sejak awal dia bawa ke tempat itu, langkah kakinya begitu besar ingin meninggalkan tempat itu
Ibu pelayan melihat Ailyyn yang sedang berjalan ke arah luar rumah menghentikan nya
" Nona tunggu!! cegah ibu pelayan yang di tanya tidak bergeming dan terus berjalan ke arah luar
" Kenapa dia pura-pura tidak mendengarkan ku kata ibu pelayan
Karena penasaran ibu pelayan menyusul Ailyyn yang sedang berjalan ke arah luar, dilihatnya Ailyyn sedang berjalan menuju pintu gerbang utama
” Dia mau kemana menjelang malam seperti ini? tidak membawa apapun bahkan supirpun tidak dia panggil gumam ibu pelayan
Ailyyn terlihat sedang berdebat bersama penjaga gerbang utama yang memiliki postur tubuh besar dan tinggi, sangat kontras dengan badan Ailyyn yang imut itu
” Sudah saya bilang saya mau keluar, plis tuan yang meminta saya untuk keluar dari rumah ini kata Ailyyn, percakapan mereka di dengar oleh ibu pelayan
" Sebaiknya nona ijin lagi terlebih dahulu, Kenapa tidak minta untuk di antar oleh supir? tanya Penjaga
" Saya tidak butuh mereka, saya mau sendiri jawab Ailyyn dengan tangisannya
" Nona apa maksud anda? tanya ibu pelayan baru mendekat
” Saya diminta pergi oleh tuan dari rumah ini, jawab Ailyyn
" Lalu anda nangis kenapa? tanya ibu pelayan
” Apa ibu tidak dengar, saya diminta pergi dari rumah ini, saya nangis karena tuan mengusir saya demi wanita lain jawab Ailyyn
Mendengar jawaban dari Nona nya barusan, ibu pelayan dan penjaga bertatapan muka saling mengangkat kedua bahu mereka
” Apa nona sudah memberitahu tuan kalau nona akan pergi sekarang? tanya ibu Pelayan
" Untuk apa? tanya Ailyyn
" Kalau memang benar tuan yang meminta nona pergi sebaiknya nona pamit terlebih dahulu, apa tuan sudah tau nona akan pergi sekarang? tanya ibu pelayan
” Saya tidak mau bertemu sama dia lagi!! Jawab Ailyyn menguatkan hati
Melihat tangisan sang nona di depan mata dengan jawaban yang dia dengar membuat ibu pelayan merasa aneh
” Apa tuan benar berkata seperti itu, kalau bener kenapa tidak dari dulu saja, Gumam ibu pelayan pelan
" Jangan biarkan nona keluar rumah, saya perlu bicara dengan tuan kata ibu pelayan pada penjaga gerbang pintu
Ailyyn yang terus berisik meminta gerbang utama itu di buka tapi tidak dengar sedikitpun oleh penjaga itu
__ADS_1
Untuk apa dia menghampiri laki-laki itu, Saya benar-benar ingin pergi setelah mendengar ucapan nya yang begitu menjijikkan itu!! Batin Ailyyn
Bersambung…