
Happy reading My Ailyyn
Mata seorang wanita masih terjaga setia menunggu suaminya dia belum merasakan ngantuk setelah ibu pelayan membangunkan nya tadi, ada baiknya juga bukan? jadi dia tidak takut ketiduran
jam 02:00 Ailyyn mengambil air wudhu di dalam kamar mandi suaminya setelah keluar sebentar mengambil mukena nya
Di rakaat terakhir saat dirinya sedang berdoa ternyata sepasang mata sedang menatapnya tanpa ekspresi
Karena yang ditatap sudah selesai menunaikan sholat tahajud nya dia segera memalingkan wajahnya ke sembarang tempat, terlihat salah tingkat
” Tuan kenapa bangun? apa anda membutuhkan sesuatu? tanya Ailyyn
” Saya hanya ingin memastikan kalau kamu benar-benar tidak tidur saat menjagaku jawab Dexon
” Hmmmm tidurlah saya akan menjaga tuan sampai pagi, jawab Ailyyn tersenyum
" Kamu benar tidak ngantuk, ini sudah jam tiga pagi? tanya Dexon
” Kalau saya tidur siapa yang menjaga tuan? tanya Ailyyn
” Tidurlah di sini, maksud ku disana tunjuk Dexon pada sofa panjang masih di ruangan kamar nya
” Baiklah saya akan tidur, kalau tuan membutuhkan sesuatu boleh panggil saya, jawab Ailyyn, entah kenapa setelah Dexon menawarkan nya untuk tidur dia langsung merasa ngantuk
Dexon melihat punggung Ailyyn menuju sofa panjang itu, Dia memang merasa beruntung mempunyai istri yang sama baiknya seperti dulu, Bentar!! Apa mungkin dia mulai menyukai istrinya itu?
” Mau kemana? tanya Dexon Melihat Ailyyn berjalan ke arah pintu keluar kamar
” Mau ambil selimut sebentar jawab Ailyyn
” Oh cepatlah, saya itung sampai sepuluh, SATU!! Sepuluh!! Kamu terlambat tiba-tiba sudah sepuluh saja
” Tuan bahkan dua sampai limapun belum anda sebut protes Ailyyn
” Kamu harus berlari secepat kuda!! jawab dexon, Ambil selimut di lemari sana terserah mau pilih yang mana,
Ailyyn berjalan ke arah lemari yang di tunjuk tadi segera mengambil selimut nya
” Nih ambil, Dexon melemparkan bantal ke arah Ailyyn dengan cepat ailyyn menagkapnya lagi-lagi Ailyyn hanya bisa menarik nafasnya
” Tuan kasih aba-aba terlebih dahulu kata Ailyyn
” Tidak perlu karena kamu sudah menangkap nya dengan baik, cara menangkap nya juga lumayan, sana tidur jangan banyak bicara, awas saja kalau kamu pindah sendiri ke tempat tidurku!! kata Dexon
Yang bicara terus itu anda tuan, sakitpun mulut anda itu masih sangat sehat dan terdengar lantang, dan siapa juga yang akan pindah ke tempat tidur mu, sepertinya tuan berharap aku tidur bersama mu!! Ailyyn tersenyum jahil dalam batinnya, betapa menggelikannya dia berpikir seperti itu
__ADS_1
Waktu sudah semakin larut menuju pagi, Baru tidur satu jam Ailyyn sudah terbangun mendengar alarm suara adzan di handphone miliknya, matanya masih sangat berat, kepala terasa pusing karena kurang tidur, tapi semua itu harus dia lawan
Setelah melawan rasa ngantuk dan menunaikan ibadah sholat subuh, Ailyyn memejamkan matanya sebentar di atas sofa
” Aku akan bangun nanti di jam tujuh pagi! gumam Ailyyn
Matanya kembali terlelap benar-benar nyenyak sampai nafasnya terdengar jelas disana
Jam tujuh pagi
Suara Alarm berbunyi tapi orang di sampingnya tidak kunjung bangun juga, Suara berisik itu sangat menganggu hingga membuat macan jantan itu terbangun
” Cih Dexon berdecih kesal
” Kenapa berisik sekali, menganggu saja!! Kakinya melangkah menuju suara tersebut, melihat ponsel wanita yang masih tertidur pulas dengan mulut menganga membuat Dexon kesal
" Kenapa dia sangat tuli, suara Alarm sangat berisik ini menganggu !!
Dia mematikan nya, tapi saat melihat mulut wanita di depan nya menganga dan bersuara
lep Dexon menutup mulut Ailyyn dengan handphone yang sangat berisik itu
” Tidak handphone nya tidak orang nya sama saja berisik, ganggu banget!!
” Kamu akan terkejut setelah setelah bangun nanti!! Senyum smirk melihat ke arah gadis itu setelah memeberi pelajaran dengan menjahilinya
Sambil menunggu wanita itu terbangun, Dexon pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, tubuhnya masih sedikit lemas karena keluar banyak cairan, tapi dia masih kuat untuk sekedar mandi saja, perutnya yang sudah tidak terasa sakit kini sudah merasakan nyaman seperti biasanya
Dua puluh menit berlalu akhirnya dia keluar kamar mandi dengan handuk setengah badan, dilihatnya wanita itu Masih tidur pulas di balut selimut tebal, gimana ga pulas di balut selimut ya angetlah makin nyenyak (Lol banget)
Dexon meraih boxer ketat lalu memaki nya segera mengeringkan rambutnya menggunakan sinar matahari ⛅ pagi tubuhnya sangat segar di pagi hari
kakinya melangkah tersenyum jahil dengan bibirnya terangkat satu mendekat ke arah tempat tidur king size nya itu
” Hey bangun!! Suara Dexon acting kesal wanita itu hanya menggeliat sekali saja
” Bangun!! berusaha membangun kan dengan tangan nya
” Bangun atau kamu akan saya lempar!! Sedikit mengeraskan suaranya supaya wanita itu terbangun
mendengar suara serak di sampingnya Ailyyn terbangun, badanya duduk masih mengucek matanya yang masih terasa rapat
” Tuan, maaf saya kesiangan apa anda pelu sesuatu? tanya Ailyyn
” Aku tidak perduli kamu mau bangun sampai malampun jawab Dexon
__ADS_1
” Apa tuan membutuhkan sesuatu? tanya Ailyyn
” Enak sekali kamu!! lihat dirimu itu, tidak ada malunya tidur di kasurku!! kata Dexon
mendengar ucapan Dexon Ailyyn menyipitkan matanya merasa aneh, tempat tidurnya lebih hangat dan lembih empuk dari sebelumnya
Bagaimana mungkin aku bisa tidur disini!! Batin Ailyyn
” Gimana? Enak tidur di atas kasurku, Semalam sudah saya katakan jangan berani-berani nya pindah ke tempat tidurku, kenapa kamu tidur di atas tempat tidurku? tanya Dexon
” Ma-maaf tuan saya benar-benar tidak tau, saya tidak melakukan ini jawab Ailyyn
" Jadi maksudmu ada yang memindahkan mu sendiri ke tempat tidurku? tanya dexon
" Tidak bukan begitu, apa tadi mengigau, saya merasa melayang pindah ke suatu tempat tapi mulut saya di bekam jawab Ailyyn
" Cih berhalusinasi sekali kamu itu, Pergi dari tempat tidurku!! kenapa masih duduk disitu suruh Dexon
Dengan cepat Ailyyn segera turun dari tempat tidur itu
" Maafkan saya tuan, saya salah sudah sangat langcang, lain kali saya akan lebih hati-hati kata Ailyyn
” Sebegitu menginginkan nya kamu ingin tidur dengan ku!! Cih memalukan ledek Dexon terus memojokan Ailyyn tapi hatinya benar-benar senang
" Bukan tuan saya tidak selancang itu, ini benar-benar kesalahan saya minta maaf
" Baiklah kali ini saya memaafkan kamu karena sudah menjaga saya, awas saja kalau berani mengulang lagi kata Dexon
" Saya tidak akan mengulangi nya lagi, semoga ini terakhir kali saya tidur di kamar tuan jawab Ailyyn
" Maksud kamu? kamu tidak ingin menemani saya tidur? tanya dexon dengan suara pelan
” B-bukan begitu tuan , Aduh salah lagi!! batin Ailyyn
” Cepat keluar !! usir Dexon
Ailyyn segera keluar dari kamar suaminya, pagi-pagi begini dia sudah kena semprot oleh suaminya, ini benar-benar kesalahan karena dia tidak merasa pindah sendiri ke atas tempat tidur itu
ha ha ha ha ha Suara tertawa sangat keras di dalam kamar
" hah kenapa dengan dia, apa dia sedang menertawakan ku karena sudah puas memarahi ku sepagi ini, Apa dia menertawakan aku karena meledek ku!! Ailyyn terus saja menebak
Sedangkan yang di dalam kamar masih tertawa terpingkal hampir terjungkal mendapatkan hiburan di pagi hari
Bersambung…
__ADS_1