
Happy reading My Ailyyn
” Tuan hujannya sudah reda apa kita bisa pulang? tanya Ailyyn
" Ayo!! Jawab Dexon
” Tuan apinya? Ailyyn melihat ke arah api yang masih menyala sedikit
” Tidak apa-apa, disini ada penjaga nya dia yang akan mengurus nya jawab Dexon
” Saya tidak melihat penjaga ada disini jawab Ailyyn
” Dia sedang pergi karena tau kita akan datang kesini kata Dexon
Mereka keluar rumah rahasia, udaranya sangat sejuk benar-benar baik untuk menyegarkan pikiran
Kuda mereka sudah menunggu di tempat teduh yang tadi mereka ikat dengan kuat
” Hai Apa kalian kedinginan? tanya Ailyyn pada kedua kuda itu
” Tidak!! Jawab Dexon di belakang Ailyyn
” Tuan saya bertanya pada kuda ini kata Ailyyn
” Aku juga bukan berbicara padamu atau sama kuda itu jawab Dexon
” Lalu? tanya Ailyyn mengangkat kedua bahunya
” Nih, tunjuk Dexon pada benda yang menempel pada telinga nya
Ailyyn merasa malu, kenapa dia sangat percaya diri kalau suaminya itu sedang menggoda nya aargh dia butuh sembunyi saat ini
Sekarang mereka sudah menunggangi kuda itu, akan segera pulang ke tempat tujuan mereka sekarang
” Tuan saya baru sadar ini sudah sedikit gelas tanya Ailyyn
” Iya sekarang sudah Jam enam sore jawab Dexon
Ailyyn mengerenyitkan keningnya, Perasaan baru sebentar dan Alarm di handphone nya tidak berbunyi dari tadi
Kuda mereka sudah sampai di gerbang keluar, udara berubah menjadi hangat lagi, kenapa perbedaan nya sangat jauh, disana sangat sejuk tapi kini menjadi hangat lagi
Ailyyn sangat menyukai tempat tadi, dia tidak ingin pulang jika itu perlu
” Tuan apa anda baik-baik saja? Alex bertanya melihat tuan dan nonanya baru kembali
Ternyata yang menghubungkan ke sumber suara di telinga suaminya tadi adalah Alex, dia bertanya untuk memastikan tuan dan nonanya baik-baik saja
” Kita baik-baik saja jawab Ailyyn pada Alex dan sekretaris itu hanya tersenyum
Kini kuda sudah di ambil alih oleh penjaga disana untuk di beri makan dan di mandikan, karena setelah kepergian mereka bersama tuannya belum masuk makanan untuk keberapa kalinya, begitupun pemilik kuda itu, sama-sama belum masuk makanan ke perut mereka
__ADS_1
” Disini tidak hujan, tanya Ailyyn pada Dexon
” Iya, karena cuaca disini tidak dingin seperti tadi, disana mudah turun hujan jawab Dexon
” Hmmmm Aii mengangguk memanyunkan bibirnya
” Kamu sedang menggoda ku? tanya Dexon
” Tidak!! Jawa Ailyyn
” Saya pikir kamu mulai menggoda saya setelah mendengar perkataan saya tadi jawab Dexon
Dia sangat mengemis ingin digoda wkwkw. Ailyyn tertawa dalam batin
” Kamu meledek saya? tanya Dexon melihat raut wajah Ailyyn seperti sedang meledeknya
” Apa saya terlihat sedang meledek anda? tanya Ailyyn
” Iya wajahmu itu sedang meledek saya jawab Dexon
” Tidak tuan Ailyyn tidak mengakui
” Oh baguslah, berarti wajah aslimu memang seperti itu, seperti sedang meledek dan menyebalkan jawab Dexon
Alex hanya geleng-geleng kepala mendengar tuan dan nonanya berantem masalah kecil seperti sekarang
Apa seharian di ruamh rahasia itu mereka hanya berantem saja. Batin Alex merasa kepo
Mobil mewah itu sudah berjalan menjauh meninggalkan tempat kuda kesayangan tuan dan nonanya
Seperti biasa di dalam mobil mereka hanya diam, karena bosan Ailyyn mengambil handphone nya di dalam tas kecil miliknya
” Ah pantas saja Alarm nya tidak berbunyi, handphone punya ku lowbat kata Ailyyn
” Handphone jelek begitu ko masih di pake ledek Dexon melihat ke arah handphone Ailyyn
” Ini masih bagus tuan, masih nyala hanya habis batre saja jawab Ailyyn
” Apa kedua orangtuamu tidak membelikan handphone bagus untuk anaknya? tanya Dexon
” Mmmm saya yang tidak mau tuan, saya malu kalau harus meminta handphone baru jawab Ailyyn
” Cih kenapa tidak beli sendiri saja? tanya Dexon
” Tidak, saya lebih memilih menyimpan uangnya daripada harus membeli handphone jawab Ailyyn
” Anak kepala desa tapi handphone saja jelek, ledek Dexon
” Apa yang kamu lakukan di kampung sana sebelum mengenal kota ini? tanya Dexon
” Terkadang saya menanam bunga dan menjual nya ke kota, jawab Ailyyn
__ADS_1
” Terus? hanya itu? tanya Dexon
” Saya juga suka membatu Babah di balai desa kalau Babah sedang banyak pekerjaan jawab Ailyyn
” Kamu tidak pernah ke club? tanya Dexon tanpa mikir
Astaghfirullah ya Allah sabarkan hati saya Batin Ailyyn merasa kaget Laki-laki di sampingnya bertanya hal konyol seperti itu
” Tidak tuan, di kampung saya tidak ada tempat seperti itu, Disana banyak pesantren jawab Ailyyn
” Kenapa tidak pergi saja sendiri ke kota untuk mencari hiburan tanya Dexon
” Saya tidak di ijinkan pergi jauh oleh kedua orang tua, untuk pergi sekedar keliling kampung saja saya harus meminta ijin terlebih dahulu jawab Ailyyn
” Sekarang di sini kamu bebas mau melakukan apapun kata Dexon
” Termasuk ke club juga? jawab Ailyyn
” Uhuk Uhuk Dexon tersentak sampai dia batuk mendengar pertanyaan Ailyyn
" J-jangan! maksud saya jangan ke club kalau tidak bareng saya, jawab Dexon
” Kenapa? tanya Ailyyn
" Kamu senang berada di club tanya Dexon
" Tidak saya merasa aneh dan hanya duduk memakan buah, di rumah saja bisa kalau hanya sekedar makan buah, jawab Ailyyn
” Itu beda, karena kamu sedang bertugas menemai saya Jawab Dexon
Jalanan menuju malam hari sangat ramai, kendaraan memenuhi setiap inci jalan raya disana, mungkin karena hari ini menjelang weekend, mereka yang terbiasa akan berlibur mengrefresh otot-otot tegang setelah lima hari di sibukkan dengan pekerjaan
Satujam setengah mobil mereka sudah sampai di halaman rumah megah itu, rumah yang selalu membuat Ailyyn berasa sedang bermimpi kalau dia benar-benar tinggal di rumah besar itu sekarang
Kakinya melangkah mengikuti suaminya yang sudah berjalan masuk terlebih dahulu ke dalam rumah
Mereka langsung menuju kamar masing-masing, Setelah sampai di rumah itu ternyata antara Dexon dan Ailyyn sangat jauh, seperti orang asing
Suami dan istri itu hanya status, pantaskah suami istri itu tidur terpisah dan seperti orang asing di dalam rumah itu..
” Huh aku sangat lelah, ketika masuk ke dalm rumah ini benar-benar merasa sendiri tidak mengenal siapapun, hanya ibu pelayan dan sekretaris pembohong itu saja yang ku kenal,
” Aku bingung harus mulai darimana membuat perubahan ini, tak apalah berjuang hanya sendiri saja, akan aku coba, aku harap ada pelangi setelah hujan badai, semoga perjuangan ku bisa menghasilkan yang terbaik
" Tuan aku sudah mulai merasa terbaikan, hatiku mulai ada rasa entah kapan aku merasakan ini, aku tidak bisa mengatakan nya, egoku terlalu tinggi untuk mengakuinya, takut jika akan ada penolakan nantinya, tapi setelah mendengar mu dan mengijinkan aku untuk berusaha lebih keras, mungkin akan aku coba huuuhh
Ailyyn terus berbicara di pantulan cermin kamar mandi, cermin itu menjadi saksi perasaan seorang wanita yang mengungkapkan isi hatinya dan hanya dia yang tau
Untuk Ailyyn, ayo semangat karena berumah tangga yang indah itu butuh proses, semua masih belajar, semangat untuk seorang wanita yang sedang berjuang mempertahan rumah tangga kalian untuk menjadi lebih baik :)
Bersambung…
__ADS_1