My Ailyyn

My Ailyyn
Mata Yang sama


__ADS_3

maka tidak heran pekerja di kantor nya selalu memberikan nya hadiah ucapan Terimakasih hampir setiap harinya, hanya satu yang masih belum bisa dia rubah, sifat playboy tapi tidak banyak yang tau karena Dexon tidak pernah mengubar sisi buruk nya itu, dia tau semua itu harus memaki trik supaya citra nya sebagai pengusaha sukses tidak tercoreng juga


Dexon & Ailyyn


Setengah jam setelah menyelesaikan makan malam nya, Dexon mengganti pakaian nya dengan kaos dan celana katun panjang semata kaki berjalan ke arah kamar Ailyyn


” Sebentar biar pelayan saja yang memanggil dia! pikir Dexon


Dexon memanggil salah satu pelayan yang kebetulan terlihat disana dan meminta tolong padanya supaya memanggilkan Ailyyn yang sedang berada di dalam kamarnya


tok tok tok seorang pelayan mengetuk pintu kamar Ailyyn dan tidak lama keluarlah Ailyyn dari sana


” Maaf nona menganggu, tuan meminta anda untuk menemuinya kata pelayan


” Dimana? tanya Ailyyn


” Itu tuan sedang duduk di ruangan sana! tunjuk pelayan pada kursi yang berada di tengah rumah itu


Ailyyn mengangguk dan keluar kamar menemui dexon yang sudah duduk di kursi sana


” tuan memanggil saya tanya Ailyyn


” hmmm ganti bajumu dan temani saya ke luar, satu lagi buka penutup wajahmu itu sangat menganggu!! pinta Dexon


” tapi ini sudah malam tuan jawab Ailyyn


” Jangan banyak bicara cepat ganti bajumu awas saja kalau ke luar masih memaki penutup wajahmu itu! kata Dexon


Ailyyn mengangguk saja karena dengan begitu di bisa merasa bebas dengan penutup wajah itu, toh sebentar lagi dia akan menikah dengan lelaki itu sama saja bukan mau ku buka nanti atau sekarangpun


” Duuh baju apa yang harus ku pakai malam-malam begini, lagian tuan mau kemana sih ini kan waktunya tidur! omel Ailyyn


” Nah ini aja, kayaknya sangat cocok, Ailyyn membawa bajunya menggunakan dress dengan lengan di atas sikut dan panjang nya menutupi lutut terlihat sangat sopan karena ailyyn sangat tidak bisa memakai pakaian yang terlihat seksi


Ailyyn mengoleskan make up tipis ke wajahnya, tidak mungkin bukan kalau dia tidak menggunakan riasan karena dia akan pergi dengan tuan nya dan dia tidak mau membuat tuan nya malu


” Huuuh malam ini aku tidak akan memakai penutup wajah ini karena tuan sudah muak melihat nya mudah-mudahan tuan tidak akan kaget melihatku yang tidak begitu cantik ini! gimana Ailyyn


Ailyyn melangkahkan kakinya perlahan keluar dari dalam kamar dan menutup kembali pintu kamarnya

__ADS_1


Dia menghampiri Dexon yang sedang duduk di kursi sana sambil menunggunya


” Tuan saya sudah siap kata Ailyyn membuyarkan lamunan Dexon


” Hmmmmm Dexon mengelilingi Ailyyn yang benar-benar membuatnya takjub malam ini ”Cantik juga, lumayan wajah mu itu, ternyata tidak menyeramkan dan kamu juga mempunyai mulut kata Dexon


" Ini kenapa tuan kenapa anda berkata seperti itu, tanya Ailyyn


" Tidak kamu tidak harus tau


Sreeettt Dexon memutar bahu Ailyyn memperhatikan dalam ke mata Ailyyn saat ini


Deg deg deg jantung Ailyyn berdebar, bukan rasa gugup, tapi rasa takut karena ini pertama kalinya dia di tatap intens seperti ini oleh seorang pria dari jarak yang sangat dekat


” T-tuan kenapa anda menatap saya seperti itu? tanya Ailyyn memundurkan badan nya mengikis jarak


” Ciiih kenapa kamu setakut itu?


" Saya tidak pernah bertatapan seperti itu tuan, jawab Ailyyn jujur


" Hah haha apa? Dexon merasa aneh, Matanya dia mengingatkanku padanya, kenapa matanya sangat mirip! batin Dexon, Hah lupakan saja jelas-jelas itu beda! nya batin nya lagi


” T-tuan maaf lepaskan, saya bisa berjalan tanpa harus di gandeng! jawab Ailyyn


” Oke!! jawab Dexon menghargai


Mereka masuk ke dalam mobil sport berwarna hitam pekat, Dexon membawa mobilnya keluar dari halaman rumahnya, bisa di bayangkan bukan betapa keren nya pria keren seperti dia


” Tuan kita akan kemana? tanya Ailyyn di dalam mobil


" Kamu akan tau nanti!!


Dexon membawa mobilnya kesebuah gedung mewah, dia keluar dari dalam mobil dan seorang penjaga menghampiri nya dan membuka pintu mobil mempersilahkan mereka untuk turun, Dexon meminta ijin untuk menggandeng tangan Ailyyn saat ini


” Apa saya boleh menggandeng tangan mu? tanya Dexon


" T-tapi untuk apa tuan, saya bisa-


" Iya saya tau kamu bisa jalan sendiri tanpa di gandeng, tapi ini sebuah antara menghargai dan tidak jadi mau tidak mau kamu harus mau jawab Dexon langsung menggandeng tangan Ailyyn

__ADS_1


ini merasa aneh, aku tidak pernah seperti ini sebelumnya batin Ailyyn


Mereka masuk ke dalam menuju lift dan akan menaiki tempat mereka malam ini ting pintu lift sudah terbuka dan ada dua pasangan yang mau masuk ke dalam sana ketika mereka mau ke luar lift


” kamu akan menemani saya sampai pagi


” apapun yang anda mau saya akan melakukan nya Bukankah begitu sebagai seorang wanita pelayan seperti ku?


percakapan mereka terdengar jelas oleh Ailyyn dan Dexon membuat Ailyyn mengkerutkan dahinya merasa aneh dengan apa yang dia lihat barusan di depan nya


” Kenapa dengan mereka memang nya mereka tidak malu dengan yang di katakan barusan di depan orang lain! omel Ailyyn


” kamu harus terbiasa dengan suasana seperti ini karena disini memang tempat hiburan jawab Dexon cuek


” Hah maksudnya? tuan membawa saya ke tempat hiburan? hiburan apa tuan? tanya Ailyyn


” Pelankan suaramu itu bikin malu saja! umpat Dexon


Pintu besar menjulang tinggi, dengan lima penjaga berbadan tegak dan besar, Ternyata Dexon membawa Ailyyn ke tempat dimana dia suka menghabiskan waktu dengan wanitanya disini


” T-tuan saya tidak bisa ke tempat seperti ini apa tuan mau menjual saya? tuan mohon jangan perlakukan saya seperti ini! pinta Ailyyn


” Kamu terlalu banyak ngomong! memang siapa yang mau menjual mu!


" Saya takut banyak laki-laki hidung belang mendekati saya tuan jawab Ailyyn


” Mereka tidak akan berani menggodamu karena kamu datang bersama saya! jawab Dexon


Dexon memasuki ruangan dengan alunan musik yang tidak membuat gendang telinga sakit melainkan sangat enak di dengar, ruangan itu di penuhi oleh para pengusaha kaya terlihat dari penampilan mereka dan aroma duit disana


Dexon menjadi perhatian para wanita disana tentu nya wanita yang selalu setia menemani dia saat dirinya berkunjung ke tempat tersebut


” Tuan kemana saja anda kenapa baru datang lagi kesini? tanya wanita itu dengan manjanya memegang bahu milik Dexon


” Apa kamu merindukan saya? kecup dexon pada kedua pipi wanita tersebut membuat Ailyyn kaget dan membulatkan kedua matanya


apa-apaan ini kenapa wanita itu terlihat sangat senang di cium oleh pria yang bukan muhrim nya seperti itu! Dexon sangat tau dengan perubahan raut wajah Ailyyn disana terlihat sangat tidak nyaman dan sedikit jijik juga tentunya


” Tuan siapa dia apa anda sudah menemukan wanita pengganti ku? tanya gadis di depan nya

__ADS_1


” Dia ikut bersamaku dan hanya menemaniku saja, tenang saja dia tidak akan menganggu kita! jawab Dexon melihat ke arah Ailyyn


__ADS_2