My Ailyyn

My Ailyyn
Mie rebus lurus


__ADS_3

Happy reading My Ailyyn


🌻 Ailyyn mengambil kursi kecil dan duduk disana supaya sinar matahari itu terkena rambut basahnya secara menyeluruh


” Huuh ini benar-benar hangat, aku sangat menyukai matahari di pagi hari gumam Ailyyn


Di balkon atas berbarengan ada Dexon baru saja muncul dan akan berjemur lewat matahari pagi


” Aaaaa teriak Dexon di balkon atas


Mendengar teriakannya tersebut membuat Ailyyn terperanjak kaget


”Tuan apa anda baik-baik saja? teriak Ailyyn di bawah sana


” Kenapa kamu berjemur disitu, mengangetkan saja, saya kira ada Kunti pagi-pagi seperti ini jawab Dexon


” Ah jadi tuan teriak karena mengira saya Kunti? tanya Ailyyn


” Iya, jawabnya singkat


” Saya kira !!! Ailyyn menggantung ucapannya


” Kalau bicara itu di selesaikan tidak sopan!! kata Dexon


” Maaf tuan saya kira tuan jatuh dari balkon ke bawah Jawab Ailyyn


” Kamu mendoakan saya jatuh dari balkon? tanya Dexon


” Ti-tidak tuan maksud saya bukan begitu, saya hanya khawatir tuan kenapa-kenapa jawab Ailyyn jujur


” Hmmmm


Kesal sekali pagi-pagi seperti ini sudah di kira hantu, isshh. Ailyyn membatin kesal


Sedangkan laki-laki yang sedang berada di atas sedang merebahkan dirinya di atas ayunan yang terbuat dari rotan


” Kamu tidak ada niatan menemani saya disini? kata Dexon tiba-tiba, tapi orangnya tidak terlihat hanya suara nya saja yang terdengar


” Mmmm maaf tuan sehabis berjemur saya akan masak di dapur jawab Ailyyn


” Kamu menolak permintaan saya? tanya Dexon terbangun dan duduk di atas ayunan itu


" Maaf tuan maksud saya tidak seperti itu jawab Ailyyn


” Terus saja bilang maaf, memang nya kamu menjadi istriku untuk menjadi pembuat cemilan di rumah ini? tanya Dexon


" maaf tuan!! kata Ailyyn


” Kamu hanya perlu melakukan sesuatu jika saya yang meminta, kalau tidak mau mendengar saya akan pecat semua pekerja yang ada disini, jawab Dexon


Mendengar ancaman laki-laki di atas Ailyyn membulatkan matanya lebar, dia merasa kaget dan khawatir sama para pekerja di rumah ini kalau itu benar-benar kejadian

__ADS_1


" Baik tuan saya akan kesana sekarang jawab Ailyyn


" Tidak usah!! kamu sudah menolak jadi tidak ada kesempatan, saya juga sudah tidak mau di temani jawab Dexon segera berdiri dan berjalan entah kemana


” Ya Allah salah lagi salah lagi, Gimana mau memperbaiki pernikahan kalau seperti ini terus huufftt Ailyyn sedang mengeluh saat ini


Sedangkan Dexon berjalan ke lantai bawah, terdengar jelas disana suara sandal yang dia kenakan


” Heh kamu, gadis ulat bulu, kemari panggil Dexon pada Ailyyn


Hiiiih menyebut namanya saja aku sudah merinding mendengar kata ulat bulu Batin Dexon


Iiiih kenapa aku mengatakan nya lagi!!!


Ailyyn bingung, siapa yang sedang tuanya panggil, gadis ulat bulu itu?


" Heh apa kamu tuli? Teriak Dexon melihat ke arah Ailyyn


" Saya tuan Jawab Ailyyn menunjuk pada dirinya sendiri


” Iya kamu, memang kamu kira siapa? Gadis ulat bulu disini cuma kamu jawab Dexon


Dia memanggilku ulat bulu, tidak cocok dengan ku!! Ailyyn membatin protes sambil berjalan ke arah yang memanggil nya tadi


" Iya tuan apa anda perlu sesuatu? tanya Ailyyn


” Saya ingin sesuatu yang membuat saya sakit perut waktu itu jawab Dexon


” Kamu pintar ga? Tanya Dexon


” Mmmm lumayan jawab Ailyyn


” Kalau kamu pintar pasti tau bagaimana cara supaya saya tidak sakit perut jawab Dexon


” Baik tuan saya mengerti akan saya buatkan sekarang jawab Ailyyn


” Tunggu!!


Astaghfirullah apalagi ini!! Ailyyn membatin sabar wkwk


” Iya tuan? Tanya Ailyyn


” Waktu itu saya melihat mienya masih keriting, kalau untuk saya kamu harus membuat nya benar-benar menjadi lurus, kamu mengerti maksud saya? tanya Dexon


" Saya mengerti tuan, jawab Ailyyn yang sebenarnya dia menahan kesal karena laki-laki di depannya sangatlah bawel ( Maklum udah berumur jadi ribet wkwk)


” Apa kamu keberatan? tanya Dexon


” Tidak tuan saya sangat senang mengerjakan sesuatu yang tuan minta jawab Ailyyn mengalah sajalah ya


” Baguslah kamu bisa mulai dari sekarang! Jawab Dexon

__ADS_1


Ailyyn berjalan ke arah dapur, rambutnya yang basah sudah mengering dan sekarang dia mengikatnya dengan rapih karena mengingat pesan dari ibu pelayan tadi


” Nona apa yang anda lakukan lagi di dapur? tanya Ibu pelayan karena nonanya ini sangat sering berada di dapur, seharusnya kan nyonya besar bersantai saja atau setidaknya jalan-jalan menghabiskan uangnya


” Ini Bu, Tuan meminta saya untuk membuatkan mie rebus jawab Ailyyn


" Hah tuan minta mie rebus apa tidak salah? Tanya Ibu pelayan merasa aneh


” Memang nya sebelumnya tuan tidak pernah makan mie rebus? tanya Ailyyn


” Tidak pernah, bahkan dahulu saat masih ngebkostpun makanan paling sederhana nya ikan goreng jawab Ibu pelayan


” Itu mah bukan sederhana Bu, masih mampu jawab Ailyyn sedikit tersenyum


” Nona duduk saja biar saya yang memasak ini untuk tuan kata ibu pelayan


” Tidak usah Bu, lagian tuan yang meminta saya untuk membuatkan nya, ini bukan hal yang berat untuk saya jawab Ailyyn


" Nona ini benar-benar rajin dan tidak gengsi sama sekali, tuan sangat beruntung mempunyai istri seperti anda puji ibu pelayan


” Ibu ini kenapa harus gengsi segala sih banyak yang menjadi sukses dengan berjualan mie rebus jawab Ailyyn


" Iya nona, tapi anda jangan berpikir untuk jualan mie rebus nanti tuan bisa membeli pabriknya jawab ibu pelayan


” Sepertinya ide yang bagus hihi jawab Ailyyn, mereka sama-sama tertawa saat ini


Laki-laki yang sedang duduk di ruangan sana mendengar sedikit suara tertawa dari arah dapur


Sedangkan ibu pelayan pergi melanjutkan pekerjaannya untuk melihat pelayan yang lain, dan Ailyyn si nona besar itu masih menunggu mie instan untuk suaminya segera matang


Ibu pelayan bilang tuan sangat beruntung mempunyai istri seperti saya, huuum apa itu benar? kayaknya belum Karena terbukti dari dia yang belum sepenuhnya menganggap saya huuuh Ailyyn membatin membayangkan suaminya yang belum terlihat tanda-tanda ingin memiliki nya


Hampir sepuluh menit hidangan mie rebus permintaan sang suami sudah jadi, Ailyyn menatanya di atas meja makan dan berjalan menuju ruangan tv yang berada suaminya disana


" Maaf tuan mie nya sudah jadi, mau makan disini atau di meja makan tanya Ailyyn


" Disini saja, jawab Dexon yang sedang memakan potong buah mangga aromanis


" Baiklah, Ailyyn berjalan menuju meja makan dan membawa mie rebus itu di atas nampan supaya tidak terasa panas di tangan nya


" Silahkan tuan, mie rebus ini sudah menjadi sehat kata Ailyyn


" Benarkah, apa buktinya? tanya Dexon


” Saya menambah sayuran dan telor, mie rebus anti sakit perut karena tidak memakai cabe rawit, dan lurus karena saya merebusnya sampai benar-benar lurus jawab Ailyyn


" Baguslah, itu membuktikan kalau kamu pintar, duduklah dan makan buah itu, kata Dexon pada Ailyyn


Mereka menikmati pagi menjelang siang di ruangan tv, Dexon di temani mie rebus lurus tanpa cabe rawit yang dibuatkan oleh istrinya dan Ailyyn memakan potongan buah mangga karena Dexon yang meminta nya


Bersambung…

__ADS_1


__ADS_2