
Happy reading my Ailyyn
Di dalam sangat hening, Ailyyn benar-benar kesal saat ini, bahkan dia tidak menjawab pertanyaan satupun dari mulut Dexon
” Kenapa denganmu? tanya Dexon karena Ailyyn diam menatap serius ke depan, kini dia memalingkan wajahnya ke arah samping kiri tidak ingin menjawab pertanyaan suaminya itu
” Apa kamu akan diam seperti itu terus? tanya Dexon
" Ailyyn kamu seperti anak kecil,,
Hah anak kecil dia bilang, jelas dia yang seperti anak kecil, Playboy tidak punya hati nurani tidak mau menghargai istrinya, Cih apa benar dia sangat membutuhkan belaian dan tubuh molek wanita itu, awas saja kalau memang benar!! Batin Ailyyn
" Apa pantas mendiamkan seorang suami seperti itu? tanya Dexon pada Ailyyn tapi tidak ada jawaban
Apa pantas seorang suami memandang tubuh perempuan lain di depan istrinya? Ailyyn bertanya dalam batin
” Menurut mu apa hukumnya jika seorang istri tidak menjawab pertanyaan dari suaminya? apa Kamu tau? tanya Dexon
Menurut mu apa hukumnya, jika seorang suami tertarik pada tubuh wanita lain, aku benar-benar kesal Batin Ailyyn
Dexon tidak kesal sama sekali pada wanita di sampingnya, dia senang melihat wajah Ailyyn nampak cemburu, wajahnya benar-benar imut, dia ingin melihat wajah itu setiap hari
Apa aku harus membuat nya marah setiap hari? ini terlihat sangat lucu. Batin Dexon
Dia tidak ingin aku marah, tapi selalu saja membuat ku marah, istri mana coba yang tidak marah melihat kelakuan suaminya yang seperti tadi, Aaaaa aku ingin berteriak kencang saat ini Batin Ailyyn, dia benar-benar tidak mengendalikan marah nya saat ini
Sedangkan laki-laki yang sedang memegang setir di sampingnya terlihat menahan senyumnya entah apa yang pria itu rasakan sekarang
Beberapa menit mobil Dexon suda tiba, tetapi tempat ini bukan yang Ailyyn kenal
Ailyyn tidak bertanya sedang dimana mereka saat ini, mungkin dengan tidak bertanya dia akan tau dengan sendirinya
” Ayo turun suruh Dexon pada Ailyyn dan wanita itu hanya terdiam saja
” Turun atau kamu akan saya kunci di dalam mobil ini biar terpanggang seperti daging bakar !! kata Dexon pada Ailyyn
Mendengar kata-kata akan di kunci di dalam mobil, Ailyyn langsung keluar menutup cepat pintu mobil suaminya
Dexon berjalan masuk Disana ada penjaga yang menyapanya dengan sopan, bahkan orang-orang yang berlalu-lalang ikut menyapanya sopan
” Selamat siang tuan sapa salah satu karyawan cantik pada Dexon dan dia membalas nya dengan mengangkat tangan kanan
Cih ga dimanapun selalu saja berhubungan dengan namanya wanita, apa tidak puas kalau wanita itu hanya aku saja!! Batin Ailyyn
__ADS_1
” Ayo naik, Dexon mengajak Ailyyn naik dan masuk ke dalam lift menuju tempat dimana dia akan menghabiskan waktu dalam sehari saat sedang bekerja
Disana ternyata ada Alex yang sedang di sibukkan dengan tanggung jawab membereskan semua pekerjaan tuanya hari ini
" Selamat siang tuan, selamat siang nona!! sapa Alex pada mereka
" Bagaimana Lex apa sudah beres tanya Dexon
” ini Tuan baru saja selesai dan tinggal mendatanginya saja jawan Alex
Terlalu banyak hiburan sampai kerjaan kantorpun harus sekretaris menyebalkan itu yang membereskan nya Batin Ailyyn
” Ailyyn duduklah apa kamu akan berdiri seperti itu? tanya Dexon
" Sekali lagi saya melihat kamu diam dan tidak menjawab pertanyaan saya, lihat saja akan saya hukum seberat-beratnya ancam Dexon
Mendengar ancaman itu jelas saja Ailyyn takut, dia takut kalau suaminya itu akan menghukumnya dengan hal yang aneh tidak masuk akal, lebih baik dia bersikap kembali seperti biasa saja, Sebegitu mudahkah dia tidak marah lagi?
” Biak tuan!! Ailyyn berani bersuara meskipun pelan tapi terdengar oleh Dexon
” Cih apa kamu sedang belajar berbicara denganku, bicara yang sopan supaya saya bisa mendengar nya dengan jelas, kata Dexon
” Baiklah tuan maafkan saya, kata Ailyyn suara dari mulutnya kembali normal
Kenapa harus aku lagi yang meminta maaf padanya, seharusnya dia yang melakukan ini padaku, meminta maaf pada seorang istri karena sudah melakukan kesalahan, bukannya harus begitu? Batin Ailyyn
Kenapa dengan tuan dan nona, sepertinya mereka sedang ada masalah tapi tidak terlalu serius, dilihat dari raut wajah mereka tentu saja tuan yang mempunyai salah, biarkan lah, masalah nya tidak seberat itu dan terlihat sepele, Batin Alex (Sepele gundulmu Lex, tuanmu ituloh jelalatan plis deh)
Dexon sedang mendatangani berkas yang sudah di berikan oleh sekretaris nya itu, sedangkan dengan Ailyyn melihat-lihat barang yang serba mewah di dalam ruangan kantor suaminya itu
” Akhir-akhir ini kita akan di sibukkan dengan pekerjaan kantor, banyak rapat yang harus segera kita selesaikan, selain itu juga banyak perusahaan baru yang masuk ingin bekerja sama dengan perusahaan ini kata Alex pada tuan nya
" Kamu urus saja, dan pilih perusahaan terbaik untuk bekerjasama dengan kita, jawab Dexon tangan nya sibuk mendatangani berkas penting itu
Ailyyn terlihat serius menatap satu persatu panjanga yang terbuat dari bahan kristal tersebut, pantulan wajahnya terlihat disana, Tapi seperti ada pantulan wajah lain di sana
” Ah tuan mengagetkan saja, kenapa tiba-tiba ada di belakang saya tanya Ailyyn pada suaminya yang sedang meniru gerakan nya memajukan kepalanya ke arah depan
” Apa kamu tidak pernah melihat Kristal di depan seperti ini? tanya Dexon, cara kamu memandang nya seperti tidak pernah melihat, ledek Dexon pada Ailyyn
” Saya pernah melihatnya tapi lupa dimana, jawab Ailyyn
” Benarkah? Dimana? tanya Dexon
__ADS_1
” Mmmm sepertinya di rumah nenek dan kakek saya dulu jawab Ailyyn
” Dimana rumah mereka? tanya Dexon
” Rumah mereka masih ada tidak di tempati jawab Ailyyn
” Dimana mereka? tanya Dexon
” Sudah meninggal limatahun yang lalu jawab Ailyyn
” Siapa yang duluan meninggal, tanya Dexon, pertanyaan mulai aneh
” Nenek terlebih dahulu, mereka sama-sama sakit, setelah tiga hari nenek meninggal, kake menyusulnya jawab Ailyyn
” Kenapa bisa seperti itu? tanya Dexon
” Kakek dan nenek saling mencintai mereka saling melengkapi satu sama lain seperti tidak ada yang bisa memisahkan mereka, Semua itu sudah takdir jawab Ailyyn
” Aku dan Ashira saling mencintai tapi kenapa aku tidak menyusul nya saat dia meninggal jawab Dexon
” Apa tuan sangat ingin menyusul Istri tuan? tanya Ailyyn
” Apa maksud mu, dari nada bicara mu seperti nya sangat senang? kata Dexon
” Tidak begitu tuan, saya hanya bertanya kata Ailyyn
” Dulu sangat ingin, tapi sekarang Sepertinya tidak, jawab Dexon
” Kenapa? tanya Ailyyn
” Kalau dulu saya menyusul Ashira, saya tidak akan bisa mengerjai kamu dan meminta kamu menemani saya bertemu dengan wanita-wanita itu jawab Dexon menyeringai
” Bukan begitu, itu tandanya tuan di beri kesempatan untuk menjadi lebih baik lagi, jawab Ailyyn secara lancang tanpa ada rem di mulutnya
” Saya memang tidak sebaik itu, di balik kekurangan saya, sangat banyak orang yang menghormati saya, dan lihat itu, saya selalu mendapat penghargaan perusahaan terbaik dengan julukan pemimpin yang bersifat dermawan jawab Dexon
Sayang sekali tuan suka mempermainkan wanita!! Batin Ailyyn
” Setiap kekurangan pasti ada kelebihan, bukankan begitu? tanya Dexon pada Ailyyn
Ailyyn hanya diam mendengarkan Jawaban dari Dexon saat itu, dia merasa walaupun dirinya merasa rajin beribadah apa sebaik itu Dimata orang lain?
Aku berkata seolah-olah aku lebih baik dari tuan, itu sangat tidak sopan, memangnya aku sebaik apa? sampai harus mengatakan orang lain harus berubah lebih baik, sebaiknya aku introspeksi diri sendiri saja Batin Ailyyn
__ADS_1
Bersambung…