My Ailyyn

My Ailyyn
Makan malam Dexon


__ADS_3

Aroma masakan tercium sampai ke kamar nya Dexon yang saat itu sedang merebahkan dirinya terganggu oleh aroma masakan dari bawah sana


” Siapa yang melakukan ini apa mereka lupa menyalakan mesin penghisap asap? kata Dexon terbangun menuruni anak tangga


Dia melihat ailyyn sendang memasak disana dengan memakai celemek berwana abu-abu rambutnya digulung rapih Udah kaya ibu rumah tangga aja tu bocah!! Batin Dexon


” Kamu!! suara Dexon mengagetkan ailyyn yang sedang serius membuat makanan


" Tuan kenapa berteriak seperti itu saya sangat kaget jawab ailyyn


" nyalakan mesin penghisap itu, aroma masakanmu tercium sampai ke kamar ku dan itu menganggu!! kata Dexon


” Maaf tuan saya melupakan nya


" Cih maaf saja terus kamu tuh, lain kali lebih teliti jawab Dexon


Dia duduk di atas meja makan sambil memakan potongan buah yang sudah tersedia disana


" Siapa yang membuat ini tanya Dexon pada ailyyn


" Membuat apa tuan? jawab ailyyn


" Membuat buah ini? kenapa masih bertanya kata dexon


" Saya tidak membuatnya tuan, saya hanya memotong nya saja jawab ailyyn


" Maksud saya itu


” Oh iya tuan potongan buah itu saya yang menyiapkan nya, apa ada kekurangan? tanya ailyyn


" Tidak, potongan buah yang bagus dan rapih buah semangka ini memang kesukaan saya kamu harus ingat point ini kata Dexon


" Saya akan mengingat nya tuan


" Apa yang kamu masak? tanya Dexon

__ADS_1


” Saya mencoba membuat steak untuk makan malam anda tuan jawab ailyyn


" Cepat saya sudah lapar karena dari tadi mencium aroma masakan kata Dexon


Ailyyn berjalan membawa menu makan malam yang sudah dia masak dengan bersusah payah memikirkan harus menyiapkan apa untuk makan malam tuan nya, berkat ibu pelayan yang memberitahu nya kalau Dexon menyukai steak yang tidak banyak bumbu atau saus pada akhirnya ailyyn membuat masakan itu untuk sang suami



” Wow menu ini sangat cocok untuk saya, kamu pernah buat ini sebelumnya? tanya Dexon


” Sudah pernah tuan tapi sudah lama jawab ailyyn


” Kamu suka masak atau pernah ikut sekolah masak?


” Saya biasa masak sehari-hari di kampung untuk makan keluarga jawab ailyyn


” Besok buatkan saya menu yang sering kamu buat di kampung dulu saya mau mencoba nya kata dexon


” Tuan yakin? tapi masakan di kampung itu sangat sederhana saya ragu kalau tuan tidak akan menyukai nya


” Saya akan mencoba terlebih dahulu lagian masakan kamu cukup membuat selera makan saya bagus puji Dexon yang tidak pernah gengsi memuji kerja keras orang lain


" jangan lupa untuk sarapan besok pagi dan seterusnya harus yang sehat dan memenuhi gizi kata Dexon dan di angguki oleh ailyyn


Mereka menghabiskan makan malam bersama, ailyyn makan malam dengan menu yang sudah di buatkan oleh chef di rumah itu sebelumnya, dan Dexon makan dengan masakan istri nya, lidahnya mulai terbiasa dengan masakan yang selalu ailyyn buatkan untuk nya


Setelah beres dengan makan malamnya mereka kembali dengan aktifitas nya masing-masing, Ailyyn sedang asik menonton televisi di dalam kamar nya, Dexon menghabiskan malamnya dengan bermain game di ruangan kerja nya


” Sepertinya aku butuh hiburan malam ini ucap Dexon meninggalkan layar laptop nya yang masih menyala namun sudah dia kembalikan ke mode awal


Dia berjalan ke arah kamar ailyyn, pintu kamarnya sedikit terbuka disana ada ailyyn yang sedang tertawa kecil menonton tv yang berada di dinding kamar itu


” Cih apa yang dia lakukan kenapa seperti orang tidak waras tertawa sendirian kata Dexon


” Apa kamu sudah gila!! Dexon menganggu kesenangan ailyyn malam ini

__ADS_1


" T-tuan kenapa? ada yang bisa saya bantu? tanya ailyyn


” Bersihkan kamarku dan isi air hangat ke dalam bak mandi, terus jangan lupa isikan air minum saya di dalam kamar dan ganti dengan yang baru, terus seprai dan sarung bantal jugs ganti, jangan lupa pel juga dan kasih pengharum ruangan kata Dexon


Buset nyuruh nya ga nanggung-nanggung batin ailyyn


” Karena kamu sudah menjadi istri dari Dexon rajendra tugas kamu sekarang adalah membersihkan kamar saya kata Dexon


Memang benar adanya setelah dia menikah dengan ailyyn tidak mengijinkan siapapun masuk ke dalam kamar prinadinya selain ibu pelayan, Dexon tidak menyukai kalau terlalu banyak orang lain masuk ke dalam kamar nya hanya orang tertentu saja


” harus selesai dalam satu jam, setelah itu beritahu saya kata dexon pada ailyyn


Ailyyn berjalan cepat dan segera naik ke atas untuk membersihkan kamar suaminya, untung saja dia sudah terbiasa melakukan pekerjaan yang seperti ini waktu masih di kampung dulu, hal sangat mudah untuknya


Langkah kakinya sudah masuk ke dalam kamar megah itu, tercium aroma maskulin yang sangat khas disana wanginya sangat enak dan membuat nyaman dan betah ” Hmmmmm harum sekali kamar mu ini tuan gumam ailyyn


" Eh Astagfirullah apa yang sedang aku pikirkan kenapa aku seperti ini, ailyyn merasa aneh dengan pikiran nya saat ini


” Kamar serapih ini kenapa dia memintaku untuk membersihkan nya? apa yang harus ku bersihkan bingung ailyyn saat ini


Dia membuka satu persatu sarung bantal dan seprei lalu memasukan nya ke dalam keranjang baju kotor


Ailyyn berjalan ke arah lemari untuk mencari sarung bantal dan seprei baru disana, banyak pilihan warna disana ailyyn memilih seprei warna navy dengan sarung bantal berwarna silver, namun saat ingin mengganti seperei dia merasa kesusahan kasur itu terlalu berat ailyyn tidak kuat mengangkat nya sendirian


” euuuuuh kenapa kasur ini sangat berat, seseorang tolong bantuin saya ini sangat berat, suara ailyyn tertahan karena beban berat di bawah sana


Seluruh tenaga dia keluarkan, keringat nya bercucuran mengangkat beban berat disana, terlalu berat untuk seorang wanita mengangkat benda berat seperti itu sudut demi sudut sudah terpasang dengan rapih, bantal guling sudah tertata rapih lantai sudah dia sapu dan rak dinding sudah terbebas dari debu, sekarang waktunya untuk mengepel lantai


kakinya berjalan mundur membersihkan kotoran dari dalam kamar itu, meskipun tidak ada debu sedikitpun tetap saja dia harus mengepel nya bukan?


setelah selesai ailyyn mengisi bak mandi dengan air hangat memberi aroma terapi disana supaya suaminya merasa nyaman, semuanya sudah beres waktunya memanggil tuan muda


” Oh aku melupakan sesuatu, pengharum ruangan!! aku belum mengganti nya, dia mencari pengharum ruangan dan mengisi ulang aroma citrus yang menyegarkan menurutnya itu akan cocok untuk Dexon yang menyukai aroma segar


Ailyyn berjalan menuruni anak tangga berniat akan memanggil suaminya, namun Dexon sudah keluar terlebih dahulu dari ruang kerja nya, itu bagus bukan? jadi dia tidak perlu memanggil pria itu

__ADS_1


Dexon hanya memandang ailyyn sebentar tanpa mengatakan apapun, dia mengabaikan ailyyn, kakinya melangkah meninggalkan istrinya di bawah sana Dasar pria aneh!!! batin ailyyn


Bersambung .....


__ADS_2