
Lima belas menit Ailyyn belum ke luar kamar, hanya terdengar suara seseorang yang sedang melantunkan ayat suci al-quran, suara itu terdengar jelas merdu karena pintu kamar Ailyyn tidak di tutup sebelum nya ( chapter sebelumnya)
Ailyyn ke luar dari dalam kamar melihat Dexon Alex sedang menatap ke arah nya tanpa ekspresi
” m-maafkan saya tuan saya" Stttt Alex menyuruhnya diam
” Saya tau kamu sedang sholat kan kata Alex
” Maafkan saya dan tuan saya sudah menganggu ibadah kamu tadi, jadi sekarang kamu harus ikut tuan tidak boleh menolak karena itu tidak sopan kata Alex
” Tapi ini sudah malam jawab Ailyyn
”tidak perduli malam atau bukan kamu harus ikut, kata Dexon
” Tapi tuan mau mengajak saya kemana? tanya Ailyyn
” Ke club malam! jawab Dexon
” Hah club malam apa club malam itu tempat hiburan para wanita sexy dan disana banyak minuman, saya sering melihat nya ketika sedang nonton film jawab Ailyyn
" Betul sekali jawab Alex
” t-tapi!!
” sudah tuan biarkan dia tidak mau ikut ini hanya akan merusak acara tuan malam ini, saran Rachel
” ada benar nya juga apa kata Rachel barusan, klau dia seperti memohon pada gadis itu
” tunggu! apa kamu tidak akan membuka penutup wajah itu, saya risih melihat nya protes Dexon
__ADS_1
” maaf tuan bukan nya anda yang melarang saya untuk tidak membuka penutup wajah ini jawab Ailyyn
” kamu terlihat seperti power ranger memakai itu terus ledek Dexon
” Saya berjanji tidak akan terlihat seperti power ranger lagi, tapi ijinkan saya untuk terus memakai nya jawab Ailyyn
” terserah mu saya mau pergi, jawab Dexon dan segera pergi dari hadapan Ailyyn
* Sampai kapanpun aku tidak akan membuka penutup wajah ini di depan mu, batin Ailyyn
Dexon pergi dari rumah nya meninggalkan ailyyn yang menurut nya menyebalkan, Alex pergi mengikuti tuan nya, sedangkan Rachel menghampiri Ailyyn
” Lo emang pantes di rumah aja udik, ledek Rachel
” Saya Ailyyn mbak buka udik jawab nya
” Cih kampungan! Umpat Rachel lalu segera pergi meninggalkan Ailyyn
” Orang kota kenapa begitu ya, kalau babah tau anaknya keluar malam gini udah di cambuk, apalagi pergi ke club malam pasti aku udah di cincang habis, pergi kesana kan dosa! gumam Ailyyn
Dia pergi ke dapur membuat teh panas untuk meringankan beban pikirannya saat ini, Disana ada pelayan sedang membereskan dapur
” Nona biar saya yang buat, nona perlu apa? tanya pelayan
" Ah ga usah cuma bikin teh ko harus di buatin segala, ini sangat mudah dan saya sudah terbiasa jadi biarin saya bikin sendiri saja Oke! Ailyun memberi tanda 👌
" oh iya kenapa wajah nya ditutup seperti itu? tanya pelayan
” Oh ini tuan tidak boleh saya membuka nya, jawab Ailyyn
__ADS_1
” Kalau begitu nona bisa membuka nya sekarang karena disini sedang tidak ada tuan usul pelayan
” benar juga ya hihi, Ailyyn membuka penutup wajah nya dan pelayan sangat terkejut dengan kecantikan Ailyyn yang begitu natural tanpa olesan make up sedikit pun
” Nona kamu sangat cantik wajahmu sangat cantik nona, puji pelayan itu
" Benarkah mmmm saya rasa banyak yang lebih cantik dari saya, buktinya nona Rachel lebih cantik dari saya, jawab Ailyyn
” Tidak! disini nona paling cantik menurut saya, apa tuan belum wajahmu ini? tanya Pelayan
” tidak karena saya tidak akan membuka nya di depan tuan, saya akan membuka nya kalau dia jadi menikahi saya! jawab Ailyyn
* Tuan sepertinya anda harus melihat wajah nona ini* batin pelayan
” mmmmm apa ibu sudah lama bekerja disini? tanya Ailyyn
” Saya sudah sangat lama, Dulu saya hanya bertugas mencuci bajunya ketika tuan masih nge kost jawab pelayan
” Hah benarkah? tuan galak itu pernah tinggal di kostan? tanya Ailyyn keceplosan menyebut tuan nya galak
Pelayan itu hanya tersenyum melihat tingkah laku Ailyyn ” Tuan itu baik dan tidak galak, dia galak sama orang yang membuat nya marah saja! jawab pelayan
” Jadi saya membuat dia marah terus ya makanya dia galak sama saya? tanya Ailyyn
” Nona hanya perlu meluluhkan hatinya saja, semangat ucap pelayan
* Aku tidak butuh itu, aku butuh pulang * batin Ailyyn
setelah berbincang cukup lama mereka masuk ke dalam kamar masing-masing, Ailyyn segera menjalankan sholat isya nya, Tidak ada henti nya dia terus berdoa untuk kedua orangtua dan dirinya
__ADS_1
Air matanya tiba-tiba jatuh, merasakan sakit karena tidak pernah menyagka hidupnya akan seperti ini, bahkan dia benar-benar jauh dari kekasih nya saat ini, cintanya dengan badra sangat jauh dan tidak bisa di gapai
*Kang badra apa kita akan bertemu lagi, Batin Ailyyn