
My Ailyyn
” Tuan nona sudah sampai rumah, sepertinya dia terlihat kesal!! kata Alex
" Baguslah, terus buat dia kesal seperti itu jawab Dexon
Alex tidak habis pikir kenapa tuan nya itu bisa berpikiran untuk membohongi istri polos nya itu, ini bahaya karena imbasnya pada dirinya, Nona nya akan mengira kalau dirinya seorang pembohong
Tuan sudah menghancurkan wibawa ku!! Batin Alex
Tapi dirinya tidak bisa berbuat apapun mengingat kalau dia hanya menjalankan tugas untuk tuan nya apapun dia lakukan karena sudah terlanjur setia menjadi sekretaris nya selama ini
* * *
Hari demi hari sudah Ailyyn lewati, kuliah nya semakin lancar bahkan dia banyak berkenalan dengan orang baru teman baru yang makin hari makin dekat dan bertambah
Begitupun dengan Dexon, perusahaan yang di pimpin nya semakin bertambah maju dengan pemasukan yang jumlahnya pantastis
Saat ini para rekan Dexon yang seusia dengan nya sedang merayakan hari kemenangan mereka karena sudah sangat sukses dengan perusahaan dan kerja sama yang sangat baik sejak lama itu
” Mari kita bersulam !! Ajak Dexon dan mereka mengangkat gelas nya tinggi menimbulkan suara gelas beradu
Alex si sekretaris anti alkohol itu hanya diam melihat tuan nya, lebih baik dia berjaga saja takut terjadi hal aneh nantinya, karena setelah perayaan seperti ini tuan nya itu akan minum banyak alkohol dan itu akan membuat nya mabuk, walau tidak mabuk parah tapi itu memalukan, tuan nya akan bernyanyi tidak jelas dan terus meracau menginginkan wanita!! malu-maluin emang
Baru saja Alex berpikir kalau tuan nya itu akan meracau saat sedang mabuk, di depan matanya saat ini Dexon meracau meminta seorang wanita padanya
” Hey Alex bawa gadis itu kehadapanku sekarang!! kata Dexon
” Maksud tuan gadis yang mana? tanya alex yang mengetahui wanita tuan nya itu sangat banyak
” Gadis kampung itu!! Seharus nya dia disini menemani saya!! kata Dexon
rupanya tuan sedang membicarakan nona, batin Alex
Karena tidak ingin semakin malu melihat tuan nya saat ini, terpaksa Alex harus memaksa nya pulang dan membawa Dexon
Badan Alex yang sama-sama gagahnya dengan sang tuan tidak merasa kesulitan saat sedang membopong tuan nya untuk masuk ke dalam mobil
lagi pula hal seperti ini sudah sering terjadi bukan
Mobil mewah memecah keheningan jalan, terlihat kilauan cahaya lampu menyorot tepat ke arah wajah tampan yang sedang mabuk itu
Sepertinya anda harus benar-benar ada yang mengurus tuan supaya tidak seperti ini terus!! anda terlihat sangat menyedihkan setelah kepergian nona Batin Alex
__ADS_1
Mata sayup itu perlahan mulai terpejam namun bibir itu tidak berhenti berbicara
Dua puluh menit kemudian
Mobil mewah itu sudah sampai di depan rumah yang sudah terlihat sedikit gelap di dalamnya, menandakan kalau penghuni rumah disana sudah terlelap dalam mimpi
Penjaga membantu sang tuan dan membawa nya ke dalam rumah, ibu pelayan yang masih terjaga melihat itu sudah terbiasa
” Bangunkan nona biar dia selanjutnya yang mengurus tuan pinta alex pada ibu pelayan
” Baik!! jawab ibu pelayan
kakinya melangkah ke arah pintu kamar Ailyyn
🚪 tok tok tok Ibu pelayan mengetuk pintu kamar
Tidak lama Ailyyn langsung membuka pintu masih memakai mukena baru selesai menunaikan sholat tahajud
” Iya ada apa bu? tanya Ailyyn
” Maaf nona mengganggu istirahat, tuan sudah pulang sebaiknya nona memeriksa nya sekarang kata ibu pelayan
” Baiklah bi, jawab Ailyyn masuk sebentar ke dalam kamar dan melepaskan mukena yang dia kenakan
Apalagi yang dia perbuat, kenapa hampir setiap hari seperti ini apa tidak bosan!! Batin Ailyyn
Saat hendak masuk ke dalam kamar, dia berpapasan dengan sekretaris yang selalu membuatnya kesal
” Selamat malam nona!! sapa alex
Ailyyn tidak menjawab dia memalingkan wajah nya memperlihatkan pada alex kalau dirinya sedang kesal pada laki-laki di depan nya itu
Sudah kuduga!! pasti nona kesal padaku karena pesan tadi siang batin Alex
" Kenapa kamu tidak membawa nya langsung pulang saja !! Ailyyn bertanya walaupun masih kesal pada Alex
” Saya tidak melarang kesenangan tuan karena itu tidak sopan jawab Alex
” Melarang untuk kebaikan itu tidak ada salahnya kata Ailyyn
” Urus saja diri anda sendiri nona! jawab Alex
” Dasar kulkas si pembohong!! gumam Ailyyn
__ADS_1
Alex mendengar apa yang di katakan nona nya barusan, namun sikap nya biasa saja seperti tidak mendengar apapun
Bukan nya serem malah imut!! Batin nya
Ailyyn memeriksa keadaan suaminya saat ini yang sedang terbaring di atas kasur
” Apa anda akan berdiri terus disana? tanya Ailyyn pada Alex yang masih berdiri di ambang pintu kamar
” Apa nona membutuhkan bantuan? tanya Alex
” Tidak, anda pulang saja sudah larut malam, biar saya saja yang mengurus nya, ini sudah biasa!! kata Ailyyn
Alex yang mengerti dan mempercayakan nya pada istri tuan nya itu akhirnya segera pergi dan berpamitan untuk pulang meninggalkan Tuan dan Nona nya
” Cih lihatlah wajah dia sangat watados (Wajah Tanpa Dosa) Ailyyn selalu kesal kalau sedang berhadapan dengan sekretaris suaminya itu
Seperti tidak ada rasa kesal disana, justru dia merasa kasian pada laki-laki yang saat ini sedang di gantikan bajunya oleh Ailyyn ( Sudah tidak punya malu lagi dan tidak canggung)
lagi-lagi Ailyyn melihat belalai milik Dexon, Malu benar-benar malu berhadapan dengan belalai seperti itu!!Apa dia tidak sadar kalau miliknya itu sering aku lihat? batin Ailyyn ( Wkwk)
Sampai kapan mereka akan seperti ini? Entahlah hanya hati mereka yang tau
Bahkan Ailyyn sendiri merasa dosa dengan pernikahan seperti ini, salah satu alasan dirinya yang selalu siap dan ikhlas melakukan aktifitas seperti sekarang ini supaya dia merasa punya kewajiban disana
" Dengan seperti ini mungkin aku merasa berguna menjadi istri, karena aku selalu mengurus mu dan menerima mu tuan, hanya satu yang masih dia jaga!! itulah pokoknya
Ailyyn tidak berani mencari tau titik terang kisah suaminya itu, kenapa dia bisa menjadi duda?
apa karena dia suka mempermainkan wanita lalu di tinggal istrinya?
Atau karena hal lain, bahkan ibu pelayan saja tidak memberitahu apapun perihal ini
Aku akan mencari tahu
Selesai dengan rutinitas nya, Ailyyn berdiam diri di bibir tempat tidur, di tatapnya wajah pria dewasa dan tampan itu selalu terlihat damai saat dia diam seperti ini, hatinya mulai terenyuh memegang tangan suaminya dan mengelus nya, tersenyum tipis
***Apa kuliah ku ini benar-benar akan mengubah hidupku? kalau aku kuliah apa rumah tanggaku akan ada kemajuan?
Aku sudah menikah lalu selanjutnya apa yang akan aku lakukan setelah beres kuliah nanti, apa aku akan pergi mengakhiri pernikahan ini, Astagfirullah Bukankah itu dosa, belum apa-apa aku sudah memikirkan yang aneh***!! Ailyyn membatin dengan lamunan nya
* * * *
**Kalau menurut kalian gimana ni ? Kalian lebih setuju Ailyyn kuliah atau tidak?
__ADS_1
Bersambung**…