
Happy reading My Ailyyn
Di hari Minggu pagi Ailyyn tidak ada di rumah Dexon mencari nya kesetiap sudut ruangan
” Kemana bocah itu? apa dia kabur, tidak mungkin, dia tidak akan bisa kabur sendirian keluar luar rumah ini kata Dexon
Ada seorang pelayan wanita yang sedang berjalan ke arah ruangan belakang
” Pelayan? panggil nya
Pelayan tersebut berjalan menunduk sopan pada sang Tuan yang kini memanggil nya
” Apa Tuan butuh sesuatu? tanya Pelayan itu
” Kamu melihat Nona Ailyyn? tanya Dexon
” Nona sedang pergi ke luar bersama ibu pelayan jawab nya
” Baiklah jawab Dexon segera pergi
” Saya permisi tuan pamit pelayan lalu segera pergi
Mendengar jawaban pelayan tersebut membuat Dexon lega, ternyata gadis kecil nya itu tidak kabur darinya
” Untuk apa dia pergi ke luar bersama ibu pelayan? Dexon bertanya
” Tidak apalah karena dia pergi bersama ibu pelayan jadi aku tidak usah khawatir
Dexon berjalan menaiki lantai tiga, disana ada tempat gym yang biasa dia gunakan untuk berolahraga di akhir liburan nya, supaya badannya terlihat kuat karena besok akan kembali di sibukkan lagi oleh segudang kesibukan nya
Satu jam sudah dia ruangan itu, keringatnya bercucuran di seluruh badan, setelah menunggu beberapa menit untuk duduk di kursi dia melompat ke dalam kolam renang air hangat yang berdekatan dengan tempat gym
byuurr 🏊 Badannya benar-benar merasa rileks di pagi hari seperti ini,
Di lantai bawah sana Ailyyn sudah pulang bersama ibu pelayan, penjaga membantu membawa belanjaan yang mereka beli hari ini
Mereka focus menata belanja bulanan ke dalam kulkas dan lemari persediaan
” Apa tuan belum bangun ya Bu? tanya Ailyyn
” Nona sudah saja biar ini ibu yang lanjutkan coba lihat tuan kata ibu pelayan
” Baiklah Bu, saya ke atas dulu ya, kata Ailyyn
Gadis itu menaiki tangga dan membuka kamar suaminya
__ADS_1
” Kemana dia kenapa tidak ada di kamar Ailyyn mencari kesetiap sudut ruangan
Karena suaminya tidak ada Ailyyn memutuskan untuk mencari ke tempat lain
Di atas sana Ailyyn mendengar suara cipratan air, karena penasaran dia melihat nya ke atas menaiki tangga tersebut
” Tempat apa disini kenapa aku baru tau, waah ini tempat untuk olahraga
” Tapi dimana tuan? Tadi aku mendengar suara gemericik air di dalam kolam ini tidak ada siapa-siapa kata Ailyyn
Ailyyn duduk di pinggir kolam renang itu, memasukan kakinya dan memainkannya
Grep ada yang memegang kakinya di bawah kolam itu, ” eh ini apa kenapa ada yang memegang kakiku Ailyyn beteriak
Byur Dexon menarik Ailyyn ke dalam kolam renang bersamanya
” Ah tuan anda mengagetkan saya, tolong jangan lepaskan say Ailyyn memohon
" Kenapa? tanya Dexon
” Saya tidak bisa berenang tuan jawab Ailyyn
Cih menyesal aku menarik nya, bikin repot saja. Batin Dexon
Dengan cepat Ailyyn memegang bahu kekar laki-laki itu Wow ototnya sangat kekar Batin Ailyyn
" Apa yang kamu pikirkan? tanya Dexon
" Tidak ada tuan jawab Ailyyn cepat'
Ailyyn begitu kuat berpegang pada bahu suaminya
” Kkkk Apa kau mau membunuh ku, Lepaskan tangan mu dari leher ku kata Dexon kesal
" Maaf tuan saya terlalu takut jawab Ailyyn
Bukannya kesal Dexon sangat terhibur melihat wajah takut seorang Ailyyn
Dexon membantu Ailyyn naik ke atas permukaan kolam renang, mereka sudah duduk di kursi sana
” Sana masuk ke ruangan itu! tunjuk Dexon
” Ruangan apa itu tuan? tanya Ailyyn
" Itu kamar mandi untuk membilas badan disana sudah ada handuk kimono tersedia banyak, kata Dexon
__ADS_1
Ailyyn berjalan ke arah kamar mandi, Dexon menatap nya dalam, melihat lekuk tubuh Ailyyn yang tercetak jelas terkena air kolam
" Glek laki-laki itu menelan ludahnya kasar, dia benar-benar terpancing oleh lekuk tubuh wanita yang sudah masuk ke dalam kamar mandi itu
” Apa tubuhnya seindah itu? kenapa aku baru melihatnya
” Cih dia hebat menjaga baik-baik tubuhnya, ah tapi belum tentu, dia kan gadis polos, sudah punya sebelumnya pasti sudaaahh ah sudahlah bukan urusanku Dexon kesal sendiri membayangkan hal buruk pada wanita itu
Setelah selesai Ailyyn keluar dari kamar mandi itu, Dexon masih duduk di tepi kolam renang, Ailyyn enggan berjalan dia malah takut melihat laki-laki yang kini sedang berjalan ke arahnya menatap nya dengan intens
Karena merasa risih dan takut dengan laki-laki yang kini sedang berjalan ke arahnya Ailyyn berlari dengan cepat menuju ke lantai bawah
” Kenapa dia berlari seperti itu, menatap ku seperti ketakutan? memang nya dia pikir aku ini hantu? Cih menyebalkan gumam Dexon lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk membilas tubuhnya
Sedangkan wanita yang berlari tadi sudah sampai di depan pintu kamarnya, dia menutup pintu kamarnya keras dan sangat rapat, mengunci nya sampai mentok,kalau ada gembok sama rante kayanya bakal di pake
" Apa-apaan dia menatap mesum seperti itu pada tubuh ku, gumam Ailyyn
” Menyeramkan sekali seperti buaya yang sedang kelaparan hiiih ngeri, kembang desa mau di mangsa buaya gumam Ailyyn
Mendengar perkataan kembang desa!! Sangat pantas bukan? kalau di kampung sana dia adalah perempuan tercantik di rebutin para laki-laki, tapi sayangnya mereka hanya bisa memandang tanpa bisa mendekati, protokol penjagaan sang kembang desa sangat ketat ya bosqu !!
Apa suaminya itu sudah tau kalau istrinya yang sering di anggap bocah itu seorang kembang desa di kampung nya?
Terlalu ngeri dengan tatapan Dexon tadi dan membuat Ailyyn terbayang sampai sekarang, dia memang wanita yang ramah, tapi melihat laki-laki menatap nya seperti tadi sungguh mengerikan, rasanya pengen menghilang saja dari rumah itu kalau bisa itu juga kan penjaga nya banyak wkwk
Setelah selesai ganti baju Ailyyn keluar dari dalam kamarnya, moodnya hari ini sangat baik dia ingin membuat cemilan yang biasa dia buatkan saat di kampung dulu
” Nona sedang apa? tanya ibu pelayan
" Mau bikin cemilan Bu, jawab Ailyyn
” Nona itu rambutnya masih basah kenapa tidak di keringkan terlebih dahulu? tanya ibu pelayan melihat rambut nona nya masih basah dan terurai
” Ah iya Bu, saya tidak mau terus menerus menggunakan hairdryer karena rambut saya jadi kering jawab Ailyyn
” Berjemurlah dahulu di bawah sinar matahari Sampai rambut nona benar-benar kering, tuan akan marah kalau melihat seseorang sedang masak dengan rambutnya seperti ini, dia takut kalau nantia da rambut yang akan jatuh terkena makanan nya Kata ibu pelayan
” Baiklah bi, kalau gitu, bikin cemilan nya nanti saja buat cemilan sore, kata Ailyyn
” Iya sana pergilah dan berjemur terlebih dahulu, kata Ibu pelayan
Ailyyn pergi ke halaman yang berada di samping untuk berjemur, ada baiknya juga karena dia bisa melihat bunga cantiknya dan bisa berjemur bersama bukan?
Bersambung…
__ADS_1