My Ailyyn

My Ailyyn
Membawa Mobil


__ADS_3

Happy reading my Ailyyn


Dexon keluar dari bawah ruangan itu, kakinya berjalan menuju halaman rumah, bibirnya masih terangkat sedikit membayangkan tindakan Ailyyn yang begitu keren saat itu


" Kenapa aku berjalan kesini? Dexon merasa aneh dia malah berjalan ke taman di bagian samping


” Aku baru tau ternyata bunga itu begitu cantik, kemana saja aku selama itu, terlalu sibuk dengan duniaku tanpa memperhatikan hal-hal yang lain, gumam Dexon memegang bunga rose saat ini


” Terlihat sangat cantik dan begitu anggun, tapi sebenarnya kamu itu berbahaya di penuhi banyak duri di setiap tangkai kata Dexon


Kakinya berjalan meninggalkan taman di samping itu, menuju ruangan kerja, saat hendak masuk ke ruangan kerja dia merasa ingin tau sesuatu


” Aku jadi ingin tau, apa yang dia lakukan setiap harinya di kamar itu, kata Dexon yang melihat pintu kamar Ailyyn sedikit terbuka terlihat dari kejauhan


kini kakinya bukan lagi menuju ruangan kerja, tapi sedang berjalan ke arah kamar Ailyyn


Dia mengintip sedikit, lalu segera masuk ke kamar itu


” Apa yang sedang kamu lakukan? Tanya Dexon mengagetkan Ailyyn yang langsung berhenti


” Tuan kenapa bisa masuk? tanya Ailyyn Langsung melepaskan headset yang menempel di telinga nya


” Ini kamarku jadi aku berhak masuk kesini jawab Dexon


” Tapi setidaknya tuan tau di kamar ini ada orang lain, Mungkin tuan bisa mengetuk pintu sebelum masuk kesini, jawab Ailyyn


" Cih pintu kamarmu sudah terbuka jadi itu tidak perlu dilakukan, aku akan mengetuk nya jika pintu kamar ini tertutup, jawab Dexon


Mencari pembenaran adalah jalan ninja anda tuan!! Batin Ailyyn


” Hhhmmm baiklah saya yang salah jawab Ailyyn menyerah karena tidak akan ada habisnya kalau dia terus menjawab


” Saya akan pergi mengambil mobil, kamu harus ikut!! kata Dexon


” Kenapa saya harus ikut? tanya Ailyyn


” Karena semalam kamu yang menyuruh mereka pulang, Saya harus tau yang mana saja orang nya jawab Dexon


” Apa kamu tidak mau ikut?


" Mau tuan jawab Ailyyn cepat, Sepertinya bukan ide yang buruk supaya dia bisa melihat keramaian kota ini lagi bukan


Mereka sudah pergi di antarkan oleh supir pribadi Dexon yang selalu mengantarkan kemampuan tuanya itu pergi


” Apa semalam kamu memarahi mereka? tanya Dexon pada Ailyyn hanya basa-basi saja karena sebenarnya dia sudah tau


" Tidak tuan saya tidak berani, jawab Ailyyn berbohong, terlihat jelas dari cara dia memalingkan wajahnya


" Apa kamu akan memulai jadi pembohong? tanya Dexon


" Maaf tuan saya tidak ada niat untuk seperti itu


" Apa susah nya bicara yang sebenarnya, kata Dexon

__ADS_1


" Maafkan saya tuan sudah lancang memarahi mereka, seharusnya tuan saja yang melakukan nya kata Ailyyn


” Kamu memang lancang, jawab Dexon membuat Ailyyn menundukkan kepalanya


" Maafkan saya tuan saya akan meminta maaf pada mereka jika perlu jawab Ailyyn


" Untuk apa? tanya Dexon


" Karena saya sudah memarahi mereka jawab Ailyyn


” Kamu memang lancang, tapi tindakan kamu itu benar, memberi pelajaran pada mereka karena sudah membuat saya mabuk, bahkan saya sampai tidak tahu kalau akan seprah itu jawab Dexon


” Kenapa tidak menolaknya? tanya Ailyyn


" Kamu tiday tahu apapun jawab Dexon


Ailyyn tidak tau kalau di dalam diri seorang lelaki saat sedang bersama wanita mainannya tidak ada kata untuk menolak di layani, gengsi mereka itu sangat besar karena mereka merasa tertantang dengan semua itu


Mereka tidak bisa menolak dan gengsi jika di hadapan perempuan lain, tapi apa mereka bisa kalau tidak menolak seorang istrinya? egois


Terkadang laki-laki itu mempunyai sifat egois yang sangat besar, rasa gengsi mereka mengalahkan segalanya


Kedua pasangan itu sudah sampai di tempat semalam yang Dexon datangi seorang diri, siang bolong begini terlihat sangat sepi, tapi menjelang malam akan ramai kembali, benda-benda malam menjadi siang dan siang menjadi malam untuk kehidupan mereka yang sudah terbiasa terikat dengan pergaulan bebas itu


Seorang penjaga menghampiri Dexon


" Selamat siang pak, ada yang bisa saya bantu? tanya Penjaga itu


” Saya mau mengambil mobil ini, jawab Dexon


" Kenapa harus tidak yakin? jawab Dexon


" Tolong bisa bapa pastikan kalau mobil ini benar bapak yang memiliki nya, kata penjaga


” Cih panggil pemilik tempat ini, suruh Dexon


" maaf pak, siang begini mereka sedang tidur, jawab penjaga


" lalu apa peduliku


Penjaga itu terlihat ketakutan melihat perubahan wajah kesal laki-laki berbadan tinggi kesal, dengan cepat dia berlari ke dalam memanggil pemilik club tersebut


Di dalam club itu benar-benar hening, penjaga naik ke lantai atas yang biasa di pakai mereka untuk beristirahat Disana


Sangat kebetulan, Shelly sedang berjalan ke arah kamar tidurnya menggunakan baju tidur yang cukup Sexy, penjaga yang melihat nya sudah sangat terbiasa


” mba panggil penjaga itu


” Kenapa pa? jawab Shelly


” Di bawah ada seorang laki-laki dan perempuan ingin mengambil mobil yang terparkir di depan sana, kata penjaga


” Hah?? Shelly berteriak lalu menutup mulutnya kembali

__ADS_1


" Bukan hah mba, cepat lihat terlebih dahulu, apa benar dia pemilik mobil itu, kata penjaga


" Mati aku harus bertemu lagi sama orang kaya gitu, baru kali ini takut menemui pria kaya seperti dia, gumam Shelly, walaupun berat menemui mereka terpaksa Shelly harus melakukan nya karena kalau dirinya bersembunyi mungkin akan lebih rumit


Shelly berjalan ke lantai bawah menemui Dexon dan Ailyyn yang sudah menunggu nya di sana, Dexon bersandar di dekat mobil miliknya menggunakan kacamata hitam pekat, sedangkan Ailyyn tengah duduk di bangku


Mendengar suara langkah kaki Dexon tidak bergeming sedikitpun, Shelly mendekat ke arah mereka


” Selamat siang nona sapa Shelly yang sudah tau pada wajah Ailyyn


Melihat penampilan Shelly berpakaian seksi menerawang membuat Ailyyn memalingkan wajahnya malu


Astaghfirullah ini cewe ga ada malu-malu nya apa?? Batin Ailyyn, dia lebih memilih menjauh


Dexon yang sudah mengetahui ada suara lain akhirnya terbangun dari atas mobilnya lalu berjalan ke arah sumber suara


Dexon melihat dengan jelas tubuh wanita itu, dia membuka kacamatanya perlahan memperhatikan tubuh molek seorang Shelly


” Wow Dexon terpesona dengan tubuh wanita di depannya


" Tuan!! bukankah tujuan anda kesini untuk mengambil mobil saja, cepatlah!! kata Ailyyn kesal melihat mata suaminya itu sangat jelalatan, buaya memang begitu, jangankan buaya, kucing hello Kitty pun mungkin akan tertarik


" Sebentar sangat mubasir jika di abaikan begitu saja jawab dexy dengan mata yang masih memandangi tubuh Shelly, yang di pandangi diam saja nampak senang


” Apa kamu tidak punya baju lain? tanya Ailyyn pada Shelly


" Ini baju tidur nona, kebanyakan baju saya seperti ini jawab Shelly


” Lain kali jika mau bertemu dengan orang lain lebih sopanlah menggunakan pakaian kamu supaya tidak di anggap terlalu murahan kata Ailyyn


Mendengar perkataan Ailyyn Shelly sedikit malu, dia merasa takut pada wanita itu karena wajahnya yang begitu jutek, tidak ada senyum sedikitpun dari bibir wanita itu


Pantas saja lakinya nakal begini, orang istrinya galak kaya gitu, mana ada yang betah sama wanita galak seperti itu!! Batin Shelly


” Tuan apa anda mau membawa mobil itu? tanya Shelly pada Dexon, sungguh wanita itu tidak bisa fokus kalau berhadapan dengan Dexon, tubuh kekar nya membuat dia ingin menggapai nya


Kalau kesini nya sendiri mungkin sudah aku culik ke dalam kamar ku!! Batin Shelly, matanya sedikit menggoda Dexon, bibirnya dia Gigit kecil untuk menarik perhatian sang lelaki


” Tidak perlu menggoda Suami orang lain seperti itu, apa kamu buta? Disini ada saya istrinya kata Ailyyn


” Mmmm maaf jawab Shelly


” Lain kali lebih lembutlah nona seperti nya suami anda sangat membutuhkan kelembutan atau semacam belaian Jawab Shelly


" Apa maksudmu berkata seperti itu, Ailyyn meninggikan suaranya merasa malu


" Kamu benar cantik, saya memang membutuhkan belaian itu jawab Dexon


" Kalian berdua ini tidak ada rasa malunya apa, cepatlah tuan, saya panas berada disini, Ailyyn kesal dan meninggalkan kedua orang itu


" Daah saya permisi dulu!! Kata Dexon pada Shelly


Shelly membalas nya dengan begitu genit, bahkan dia memberikan playing kiss pada Dexon

__ADS_1


” Laki-laki itu memang sangat munafik, semalam dia meminta ku untuk tidak bekerja seperti ini, tapi dia sangat tergoda oleh tubuh ku ini, cih aku menghormati mu karena semalam kamu sangat bersikap baik, kita lihat saja kedepannya!! kata Shelly berjalan masuk ke dalam kamarnya


Bersambung…


__ADS_2