
Happy reading My Ailyyn
Ibu pelayan melangkah kan kakinya menaiki tangga menuju kamar sang tuan, terlihat di ruangan sebelah Dexon sedang duduk santai menatap layar ponsel miliknya
" Dilihat dari raut wajah tuan, sepertinya semua baik-baik saja, ada apa ini?? ibu pelayan bergumam dan langsung menghampiri Dexon
" Permisi tuan maaf mengganggu kata ibu pelayan
” Hmmmm
” Nona ada di depan jawab ibu pelayan
” Lalu? tanya Dexon
Apa tuan benar-benar mengusir nona, kejam sekali!! Batin ibu pelayan
" Nona ada di gerbang utama ingin pergi, nona berkata tuan yang meminta nya jawab Ibu pelayan lebih jelas
Mendengar jawaban dari pelayan Dexon menyimpan ponsel miliknya di atas meja
” Apa benar tuan meminta nona untuk pergi? tanya ibu pelayan
" Benar jawab Dexon
” Penjaga belum membuka pintu gerbangnya, sebaiknya tuan temui nona terlebih dahulu kata ibu pelayan
Dexon tidak menjawab apapun dia berdiri langsung menuruni anak tangga ingin melihat pertunjukan saat ini di depan sana, ibu pelayan mengikuti dari arah belakang
Ailyyn melihat kedatangan seseorang yang tidak lain itu adalah laki-laki yang sudah meminta nya pergi dari rumah ini
" Apa maksudmu, apa kamu berkata pada mereka saya mengusirmu cih kejam sekali kamu berkata seperti itu
" memang benar, Anda yang meminta saya pergi jawab Ailyyn tegas
" Cih, bawa dia masuk!! Dexon meminta bodyguard nya untuk membawa Ailyyn masuk ke dalam rumah
__ADS_1
Sekuat tenaga Ailyyn melawan badan besar yang menghimpit nya masuk ke dalam rumah itu hanya sia-sia, tenaga mereka terlalu kuat, Ailyyn hanya menggerakkan kakinya seperti sedang bergelantungan saat itu
Dexon menggerakkan kepalanya memberi tanda pada bodyguard dan ibu pelayan untuk segera pergi dari sana
Kini mereka sedang berada di kamar bawah, yakni di kamar yang biasa Ailyyn tempati
”Apa yang kamu lakukan di luar bikin malu saja!! Kata Dexon pada Ailyyn
" Saya hanya menuruti apa yang anda minta, yaitu pergi dari rumah ini!! Jawab Ailyyn
” Kasian sekali tidak bisa pergi, lihatlah apa kamu akan pergi seperti itu, tidak semudah itu pergi dari rumah ini kata Dexon
” Lalu untuk apa anda memudahkan saya untuk segera pergi, saya akan benar-benar pergi setelah anda yang menginginkan jawab Ailyyn
” Apa kamu benar-benar mengganggap bercandaan saya seserius itu? tanya Dexon
" Bercanda? Apa menurut anda itu bisa dikatakan dengan bercanda? ringan sekali jawaban anda!! kata Ailyyn
" Cih bicara mu itu tidak sopan!! kata Dexon
” Cih, manusia tidak tau terimakasih jawab Dexon
” Saya tau, anda sudah menampung saya disini karena saya berstatus sebagai istri anda, ingat hanya status, tapi saya tidak merasa kalau anda itu memperlakukan saya layaknya seorang istri, anda memperlakukan saya sebagai orang lain disini, tidak hanya disini di luaran pun anda mengenal saya sebagai orang lain bahkan untuk statuspu. anda tidak berani memberitahu kepada orang lain, kalau memang anda tidak begitu mengiginkan saya maka biarkan saya pergi, hiduplah seperti apa yang anda inginkan, kehidupan bebas dengan berganti wanita bahkan seorang istri harus menemani suaminya menemani wanita lain, wanita lain sangat di akui dan di hargai di depan seorang istri yang sedang mengantar anda, berhadapan dengan wanita lain bermesraan di depan saya, tapi saya seorang istri, bahkan sedikit pun anda tidak ingin mengakui itu depan mereka, cih laki-laki macam apa anda itu!! kata Ailyyn mengeluarkan semua yang dia rasakan saat itu
" Bahkan saat ini anda meminta saya untuk pergi demi wanita lain, saya memang menghormati anda sebagai suami, Tapi anda harus tau, saya lebih menghormati diri saya sendiri, jika anda tidak bisa menerima saya maka saya kan pergi!! ingatlah saya menghormati anda karena anda suami saya apa anda seorang suami pernah menghargai saya?? Tanya Ailyyn dengan suara yang berat berusaha setegar karang di laut..
” Cih cara kamu memandang seseorang itu terlalu pendek, apa saya pernah mengatakan pada orang lain kalau kamu itu bukan istri saya? Apa kamu pernah mendengar itu? kata Dexon
Ailyyn mengingat nya, benar juga, selama ini yang selalu menjawab status mereka itu hanya Ailyyn saja, tapi bukannya semuy itu permintaan dia, dia sendiri yang tidak ingin orang lain tau
" Bukankah itu yang anda inginkan jawab Ailyyn..
” Ciih kenapa kamu ikut terbawa apa yang saya katakan, sekalipun kamu mengatakan kalau kita sudah menikah itu tidak akan membuat saya keberatan, saya senang jika kamu mengakui terlebih dahulu, pada dasarnya saya tidak ingin memaksa kamu dalam pernikahan ini kata Dexon
" Lalu untuk apa anda selalu meminta saya menemani anda menemui wanita di luar sana tanya Ailyyn
__ADS_1
” Apa Kamu pernah melarang saya untuk tidak bertemu dengan wanita-wanita itu? sepertinya kamu terlihat tidak keberatan saya dekat dengan wanita lain
" Saya sangat ingin melihat kamu melarang saya, tidak ada kemajuan di dalam perasaan kamu melarang saya dengan wanita lain, jawab Dexon
” Bukankah anda yang meminta saya untuk tidak melarang apapun kehidupan anda jawab Ailyyn
” Apa kamu tidak ingat, kamu itu sudah menjadi istri saya, memang seorang istri tidak berhak melarang suaminya, apa kamu pernah mencobanya melarang saya? tidak kan? jadi saya pikir kamu sangat tidak keberatan dan tidak ada rasa marah dalam dirimu, jawab Dexon
Ailyyn hanya diam mendengarkan apa yang keluar dari mulut suaminya itu
Kenapa jadi aku yang terpojokkan disini? dia sangat egois!! Batin Ailyyn
" Lain kali lebih tunjukkan rasa peduli mu itu terhadap saya, karena bagaimanapun saya, saya tetap akan mengakui kalau kamu itu istri saya, tanpa meminta persetujuan dulu dari kamu
Dexon pergi meninggalkan Ailyyn dari dalam kamar itu, dia berjalan naik ke dalam kamarnya menjelang malam dan di sibukkan dengan pertengkaran hari ini bersama Ailyyn membuat lelah, bahkan rasa lapar yang menyelimuti perutnya kian menghilang bersama amarah itu
” Dia hanya memandang ku dari segi kejelekan nya saja, tapi dia sendiri tidak ingin di katakan seperti itu, cih perempuan itu benar-benar menyepelekan ku!! Gumam Dexon
Apa yang bisa di lihat dari pertengkaran sepasang suami-istri itu?
Sepertinya mereka berdua sama-sama gengsi untuk saling menunjukkan bahwa sebenarnya mereka itu sudah saling ingin memiliki
Rasa gengsi itu mengalahkan segalanya, hingga mereka saling menuntut Untuk melihat pasangan nya membuktikan lebih jauh
Bukankah sebuah pernikahan itu harus melengkapi? kenapa harus saling menuntut perasaan masing-masing, kenapa sangat susah membuktikan perasaan yang sebenarnya
Ailyyn yang belum mempunyai pengalaman menuntut perhatian lebih dan pengakuan dari sang suami, sedangkan Dexon yang sudah tahu bagaimana sebuah rumah tangga ingin melihat seberapa Ailyyn mengiginkan nya huuuh akankah mereka saling menuntut kembali? atau akan lebih baik setelah tau apa yang sudah mereka bicarakan tadi
Bercadaan Dexon yang menyakiti hati Ailyyn ada baiknya juga, karena itu mereka jadi saling tau isi hati masing-masing
Ailyyn lebih tunjukkanlah rasa tulusmu pada suami mu
Dexon, Cukuplah pujian itu kamu katakan pada istrimu jangan mengatakan pada perempuan lain, karena dengan begitu istrimu akan merasa sangat di hargai, mungkin dia ragu menunjukkan rasa sayang nya karena melihat kamu yang masih suka bermain-main
Bersambung…
__ADS_1