My Ailyyn

My Ailyyn
Terbiasa tanpa kamu


__ADS_3

”Aduh kenapa bisa kesiangan sih biasanya aku tidak seperti ini, ya tuhan maafkan aku kesal Ailyyn pada dirinya sendiri karena sudah melewatkan sholat subuh nya hari ini


Ailyyn terus saja mondar mandir dan merutuki dirinya atas kebodohan ini andai saja dia tidak asik chatting bersama kekasihnya sungguh dia merasa berdosa hari ini melewatkan hal sangat penting bagi dirinya


🍁 ❤ ❤


waktu sudah menunjuk ke jam sembilan pagi Alex sudah berada di rumah tuan nya sepagi ini


” Selamat pagi nona sapa alex pada Ailyyn yang sedang menyiram tanaman


” Pagi !! jawabnya sambil terus menyiram tanaman mood nya sedang tidak baik-baik saja hari ini


Alex masuk ke dalam rumah menghampiri ibu pelayan yang sedang melihat chef di rumah itu memasak ” Pagi bu!! sapa Alex


” pagi juga jawab ibu pelayan tersenyum


” Apa tuan sudah bangun? tanya Alex


” Biasanya di hari yang membuat sedih seperti ini tuan sudah bangun dan dia akan duduk di balkon rumah jawab ibu pelayan


Alex langsung menaiki anak tangga secara perlahan, melangkahkan kakinya menuju tempat yang ibu pelayan maksud tadi, dia sangat tau suasana hati tuan nya hari ini

__ADS_1


” Selamat pagi tuan, sapa alex dengan hati-hati


” Hmmm Dexon sedang meminum coffee sambil melihat ke arah luar


” Tuan mau berangkat jam berapa hari ini tanya Alex


” Sebentar lagi dan kamu tunggu saja di bawah nanti saya turun jawab Dexon tanpa menoleh


Alex segera pergi dan dia melihat sepertinya tuan nya itu sudah berubah dia tidak seburuk dulu saat dimana hari meninggal istrinya, sekarang dia terlihat sudah bisa menerima dan berusaha kalau semua ini memang nyata


Dulu di hari meninggal istri kesayangan nya, Dexon akan menjadi orang yang paling terpukul saat itu, menangis seharian dan berdiam diri balkon atas memandangi foto istrinya


setelah menunggu cukup lama akhirnya Dexon turun ke bawah menggunakan stelan serba hitam dengan blazer yang dia bawa di tangan nya berwarna hitam juga


” Tidak bu saya sudah kenyang jawab Dexon langsung menuju mobil miliknya


Alex sudah berada di sana dan membuka pintu mobil mempersilahkan nya untuk masuk, Ailyyn melihat kepergian Dexon yang tanpa menoleh ke arah manapun, mobil mewah itu berjalan menuju gerbang rumah


” Tuan apa anda baik-baik saja? tanya Alex yang melihat Dexon diam tanpa bersuara, lebih baik dia melihat tuan nya menangis di dalam mobil karena dia akan sangat tau apa yang sedang tuan nya rasakan, tidak dengan Dexon yang hari ini hanya diam membuat alex menengang seketika


Perjalanan mereka sudah tiba di tempat tujuan hari ini, tempat pemakan mewah yang biasa dexon datangi setahun sekali sebenarnya dia sangat ingin datang kesitu setiap hari namun dia tidak sanggup kalau setiap harinya harus menangis

__ADS_1


Hembusan angin menerpa bagian tubuhnya harum bunga tercium ke dalam hidung nya saat dia sudah mendekati pemakaman istrinya seperti benar-benar sedang menyambut kedatangan nya begitu hangat seperti mendapat pelukan dari seseorang yang sangat merindukan nya


” Apa kabar? aku sangat merindukan mu Dexon mengusap batu nisan dan mencium nya sangat lama ternyata dia begitu merindukan sang istri saat ini


” Maaf aku tidak sering mengunjungimu karena aku tidak sanggup kalau setiap hari harus menangis, Sekarang aku tidak akan menangis gumam Dexon dengan air mata yang berkaca


Alex yang sedang memayungipun selalu terbawa suasana di saat tuan nya sedang seperti ini, dia akan ikut menangis betapa sakit melihat orang yang tuan nya sayangi sudah tiada, Bahkan sang istri tuanpun sudah sangat dekat dengan Alex mereka sudah seperti saudara


Ada rasa lega di hati alex hari ini karena melihat Dexon yang tidak terlihat sangat terpukul seperti tahun sebelumnya, Dexon menaruh bunga dan sekali lagi dia mencium lama batu nissan itu setetes air mata terjatuh ke atas batu nissan milik istrinya


” Aku tidak ingin berlama-lama disini karena ini akan membuatku sangat tersiksa dan menangis, hari ini aku sudah menemui rasa rinduku sudah tersampaikan tapi tenanglah saat aku melangkah dari sini kamu tetap nomor satu! Ucap Dexon memperlihatkan senyum nya pada kuburan di depan nya


Tuan sepertinya sekarang anda sudah berusaha iklas dan kuat dengan tiadanya nona !! batin Alex


Mereka melangkah pergi meninggalkan pemakaman, berjalan dengan kedua kaki yang terasa berat hati berkecamuk dengan perasaan yang masih di liputi rasa bersalah namun Dexon menahan nya dengan sekuat hati saat ini moodnya benar-benar sedang tidak baik


Mereka memasuki mobil Alex menjalankan mobilnya seperti biasa matanya tidak berhenti melihat ke arah belakang dari cermin di depan, melihat tuan nya yang masih terdiam dengan raut wajah yang sulit di artikan


” Tuan apa hari ini akan langsung ke rumah saja? tanya alex dengan hati-hati tidak ingin merusak mood tuan nya


” makan di lua saja jawab Dexon

__ADS_1


Aku sudah terbiasa tanpa kamu, tapi aku belum terbiasa kehilangan kasih sayang kamu, aku akan membiasakan semunya tanpa kamu, semoga kamu tenang dan damai sayangku Batin Dexon


__ADS_2