
Happy reading My Ailyyn
Sinar matahari sudah mau mencapai puncak lagi, laki-laki berbadan kekar itu masih terjaga lelap dalam tidurnya, Semua bantal guling berserakan dia tendang ke bawah sana
” ish kenapa berantakan sekali? entah keberapa kalinya Ailyyn masuk ke dalam kamar suaminya untuk sekedar membangunkan nya tapi tidak kunjung bangun juga dan sekarang dia sudah di sambut dengan bantal guling yang berserakan di bawahlantai
Wanita itu langsung membereskan nya dan meletakkan kembali ke atas temt tidur
" Tuan kenapa tidur anda seperti ini, Ailyyn mengusap kepala suamiya dengan lembut
” Selamat siang tuan, ayo bangunlah ini sudah sangat siang, entah sudah keberapa kalinya saya mengatakan ini huuh Ailyyn mulai meyerah membangun laki-laki itu
Mungkin Ailyyn tidak tau, sebelum suaminya masuk ke dalam gedung tempat hiburan itu, dia memberikan kabar terlebih dahulu pada sekretaris nya untuk menghandle semua pekerjaan nya hari ini, karena dia sangat yakin akan terlambat masuk kerja hari ini, bukan terlambat lagi mungkin tidak akan
” Tuan bangunlah ini sudah siang, perut anda harus di isi oleh makanan kata Ailyyn
Yang di bangunkan mulai sedikit terusik menggerakkan badany, walaupun hanya sekedar bergerak Ailyyn merasa lega, setidaknya laki-laki itu sudah mendengar nya
" Tuan ayo bangunlah, ini sudah siang, apa anda tidak akan bekerja? tanya Ailyyn
" Kamu itu sangat berisik!! Keluarlah, nanti aku akan bangun jawab Dexon kembali tidur menyembunyikan wajahnya di bawah bantal
Ailyyn hanya tersenyum melihat tingkah suaminya yang marah seperti anak remaja yang sedang susah di bangunkan
" Baiklah tuan, segeralah bangun dan turun ke bawah untuk mengisi perut anda, kalau gitu saya keluar dulu ya, Ailyyn berkata sambil mengusap lembut rambut suaminya, yang di usap malah makin mengantuk
Kenapa dia mengelus rambut ku,, Batin Dexon
Ailyyn pergi meninggalkan kamar Dexon menutup pintu kamarnya kembali segera turun ke lantai bawah, perutnya sangat lapar karena menunggu terlalu lama suaminya untuk segera makan siang
" Sebaiknya aku makan duluan saja, Ailyyn mengambil makan siang nya meletakan nya di atas piring tidak lupa untuk berdoa
Gadis itu memakan ayam goreng bersama sayuran kesukaannya, menu makanan di meja itu sangat lengkap dia bingung harus memakan yang mana terlebih dahulu, matanya hanya tertuju pada ayam goreng yang menggugah selera nya
Setelah habis Ailyyn membawa piring kotor itu dan menyimpan nya dalam wastafel segera mencuci nya karena dia tau, suaminya tidak suka melihat piring kotor disana, Meskipun tidak pernah masuk ke dapur tapi Dexon selalu iseng melihat kebersihan di rumahnya itu
” Apa yang sedang kamu lakukan disitu, tiba-tiba saja Dexon sudah duduk di atas meja makan
” Tuan? sapa Ailyyn , Kapan dia datang, kenapa tidak terdengar suara langkah kakinya, apa dia terbang, Batin Ailyyn
” Saya sedang mencuci piring jawab Ailyyn
” Cih untuk apa, sudah saya bilang itu bukan tugas kamu kata Dexon
" Tapi tuan ini piring bekas saya cuma satu jawab Ailyyn
__ADS_1
" Tetap saja mau satu mau setengah tetap cuci piring, lain kali tidak usah, pekerjaan itu sudah ada pelayan disini kata Dexon
" Baik tuan, Ailyyn berjalan ke arahnya
” Apa tuan ingin makan sesuatu? tanya Ailyyn
” Hmmm, apa ada menu berkuah?, kepala saya terasa berat, tenggorokan saya kering ingin sesuatu yang bisa membuat saya kembali segar kata Dexon
” Ada sup sapi sama sup jagung, jawab Ailyyn
” Saya mau keduanya, jawab Dexon
Ailyyn langsung mengambil sup ayam dan sup jagung ke dalam mangkok kecil secara terpisah lalu memberikan nya kepada Dexon
” Apa tuan ingin nasi? tanya Ailyyn
" Tidak usah! ini saja dulu jawab Dexon
" Baiklah
" Duduklah apa kamu sudah makan? tanya Dexon
" Mmmm maaf tuan saya sudah makan duluan dan baru saja selesai, jawab Ailyyn Merasa tidak enak
Ailyyn duduk menemani suami nya yang sedang makan
" Cih kenapa aku tidak berselera seperti ini Dexon melepaskan sendok nya
" Kenapa tuan apa masakan nya kurang enak, Ailyyn bertanya karena Dexon tiba-tiba berhenti makan
Dexon berjalan ke ruangan kerjanya tanpa menjawab pertanyaan dari Ailyyn, entah apa yang laki-laki itu pikirkan, kenapa tidak menghargai Ailyyn sebagai istrinya
" Huum mungkin tuan sedang lelah, aku akan membujuknya, Ailyyn menyusul Dexon karena merasa khawatir pada suaminya yang tiba-tiba saja mogok makan, dia tidak mau kalau nantinya Dexon malah sakit
” Untuk apa mengikuti ku? tanya Dexon
” Mmmmm maaf tuan, tapi saya merasa khawatir kalau anda tidak makan, setidaknya habiskan sup ini saja, Ailyyn menatap sup yang dia bawa di atas nampan
” Tuan duduk saja disitu, biar saya yang menyuapi tuan, kata Ailyyn, dia langsung duduk di depan kursi yang berhadapan dengan Dexon
Dexon tidak menjawab matanya focus menatap layar komputer
” Tuan tinggal membuka mulut saja ketika saya mendekatkan sendok ini kata Ailyyn
Entah ada angin apa, Dexon yang awaly masih kesal kini mendengar saja apa yang dikatakan istrinya itu
__ADS_1
" Aku tidak ingin sup sapi itu, sup jagung saja kata Dexon pada Ailyyn
mendengar perkataan suaminya Ailyyn senang menahan senyumnya, ternyata laki-laki itu lebih memilih sup buatan nya
Dengan telaten Ailyyn menyuapi suaminya dengan penuh kesabaran, sabar ya mama Ailyyn, kalau Uda tua kan gitu kembali lagi ke anak-anak upss!! wkwk
Sup jagung di dalam mangkok itu sudah habis tak tersisa, Dexon sendiri merasa heran, tadi dia sangat tidak ingin makan, tapi setelah Ailyyn menyuapinya ***** makannya kembali seperti biasa bahkan sepertinya dia ketagihan dengan suapan Ailyyn ahiw
” Kenapa saya bisa sampai di rumah ini? tanya Dexon pada Ailyyn
” Semalam tuan terlalu banyak minum, dua orang perempuan dan satu penjaga laki-laki mengantarkan tuan kesini jawab Ailyyn jujur
" Dimana mereka sekarang? tanya Dexon karena dia sudah tau, ketika orang asing yang tidak di kenal oleh penjaga dan bodyguard masuk ke dalam rumah nya maka di pastikan akan sulit untuk keluar rumah lagi
" Mereka sudah pulang, jawab Ailyyn
" Kenapa bisa pulang? tanya nya lagi
" Maaf tuan saya yang menyuruhnya, jawab Ailyyn
” Hmmm Baiklah tidak apa-apa karena yang menyuruh mereka pulang adalah seorang istri Dexon Rajendra maka sudah bisa di pastikan kalau semua baik-baik saja bukan? jawab Dexon
" I-iya tuan, Ailyyn sedikit ragu karena dia takut membuat kesalahan setelah membebaskan mereka
Karena rasa penasaran yang membuat nya kepikiran kini Dexon pergi keruang cctv, dia kalau orang yang mengantarkan nya semalam pasti masuk terlebih dahulu di bawa ke ruangan bawah
Disana ada ibu pelayan yang sedang menatap serius ke arah cctv
" Tuan selamat siang sapa ibu pelayan dan penjaga cctv
" Apa tuan membutuhkan sesuatu? tanya Ibu pelayan yang sebenarnya sudah tau tujuannya
" Saya mau melihat ketiga orang yang mengantarkan saya kesini, tolong sertakan bersama rekaman suaranya juga, kata Dexon
" Baiklah tuan kata penjaga cctv itu
Matanya menatap serius bahkan tidak ingin berkedip sedikitpun saat melihat kedatangan Ailyyn datang ke ruangan bawah dengan gayanya yang di buat segalak mungkin
Cih dia benar-benar keren kalau galak seperti itu batin Dexon
Dexon mendegarkan semua apa yang Ailyyn katakan, bibirnya tersenyum tipis, hatinya memuji istrinya betapa keren istri kecilnya itu saat sedang berada di mode serius seperti itu, tidak salah selama ini memilih nya, benar-benar bisa di andalkan
Bersambung…
Mohon maaf menyambut weekend enggak update dulu :)
__ADS_1