My Ailyyn

My Ailyyn
Shopping


__ADS_3

Happy reading My Ailyyn


Ailyyn dan ketiga temannya sedang berjalan ingin memasuki sebuah toko tas


” Ayo kita masuk sana ajak Sarah dan Nabila pada Ailyyn


” Sar kita harus buktikan apa si Ailyyn itu hanya minjam barang branded yang dia pakai dengan cara melihat dia berbelanja disini, kalau dia hanya diam berarti semua itu dia pinjam betul ga? bisik Nabila pada Sarah


” Ih ngapain sih Lo harus gitu segala? tanya Sarah


” Buat mastiin aja, kalau kere sekalipun sih gue gapapa ga masalah, tapi kalau dia sosoan kaya dengan memaksakan diri kan kasian dia juga, berasa kita nuntut banget kalau dia harus kaya gitu gumam Nabila


” kalau tu barang bener punya dia Lo mau gimana? tanya Sarah


” ya bagus dong, gue seneng punya temen sekaya itu kata Nabila


” kenapa Lo yang seneng?


” Senang karena temen gue beneran kaya ga cuma pura-pura kaya karena malu sama kita jawab Nabila


” Oh, kalau sebenarnya itu barang dia minjem gimana? tanya Sarah


” kita harus kasih tau dia, berteman dengan kita itu tidak perlu menajdi orang lain dengan berpura-pura, cukup jadi diri dia sendiri kan udah bagus jawab Nabila


” yaudah serah Lo aja, eh mana tuh anak, Sarah dan Nabila baru menyadarinya kalau Ailyyn tidak ada di dekat mereka


Ailyyn berjalan ke arah mereka


” Darimana Lo? tanya Nabila


” Dari toilet, kebelet banget tadi jawab Ailyyn


” kaget gue, kirain di culik sama om om kata Sarah


” Hussh om aku lebih kece ga mungkin mau lagi sama yang lain jawab Ailyyn


” Yakin Lo? Lo punya om juga ko kita gatau? atau jangan-jangan yang Lo pakai sekarang dari ujung rambut sampai ujung kaki dari om-om lagi? tanya Nabila


” kamu benar jawab Ailyyn tersenyum


” what!! Teriak Sarah dan Nabila barengan


” oh iya aku mau tanya, Duren sawit itu apa sih? tanya Ailyyn


” what siapa yang bilang kaya gitu sama Lo? tanya Sarah


” Mmmmm adalah jawan Ailyyn


” Sumpah ya Lo bener-bener polos, duren sawit itu, Duda Keren Sarang Duit, jawab Nabila


” Beneran? Tapi betul juga sih gumam Ailyyn

__ADS_1


” Siapa yang Lo maksud, jangan aneh-aneh Lo ya Lyyn kasian suami Lo!! sewot Nabila


” omongan kita semalam di chat itu cuma iseng jangan di anggap serius!! timpal Sarah


" Ih apa sih kalian ini, kata Ailyyn


” Itu Lo dapet duren dari mana? tanya Sarah


” Mmmm udah lama jawab Ailyyn


” Gila Lo ya, timpal Nabila


" Udah jangan di bahas, kita mau kemana sekarang tanya Ailyyn


Nabila dan Sarah masih menatap aneh ke arah Ailyyn, yang di tatap hanya mengedipkan kedua matanya


” Kita mau kemana? tanya Ailyyn tersenyum kecil


” Lo jawab dulu sama kita berdua, ngomong yang bener,kata Nabila


” Ya ampun kalian ini, su'udzon banget sama aku, Apa aku terlihat seperti itu? tanya Ailyyn pada kedua temannya


” IYA!! jawab Sarah dan Nabila


” Astaghfirullah Duren sawit itu ya suami aku sendirilah, masa suami orang kan gamungkin jawab Ailyyn jujur tapi kedua temannya masih tidak percaya dan diam saja


” Gue gapercaya sebelum gue liat suami Lo, kata Sarah


” itu tidak mungkin, dia sangat sibuk jawan Ailyyn


” Sibuk banget jawab Ailyyn


” Dih ni anak, serius Ailyyn kata Sarah


” aku serius, aku dan suami aku tuh perbedaan usianya sangat jauh, dia seorang duda dan istrinya sudah meninggal karena sakit, gimana udah jelas? kata Ailyyn


” Sumpah gue jadi penasaran, kata Nabila


Melihat wajah kebingungan dua teman di depannya membuat Ailyyn menahan senyum, lucu sekali melihat ekspresi aneh dari wajah teman nya itu


” Ayo kan kita mau belanja, gue jadi lupa ah gara-gara Lo!! Kata Nabila pada Ailyyn


Kini mereka melangkah memasuki toko yang berada di depan matanya saat itu


Sarah dan Nabila terlihat kebingungan memilih tas dan sepatu branded yang begitu menggiurkan di depan mereka saat ini, bahkan mereka sudah mempunyai banyak pilihan dan entah mana yang akan mereka ambil nantinya


Sedangkan Ailyyn hanya diam saja, dia sangat menyayangkan uang nya hanya karena harus membeli barang-barang mahal itu, menurut nya itu tidak perlu


” Kenapa kamu hanya diam tanya Nabila


” Mmmm semua barang disini sangat mahal, jawab Ailyyn

__ADS_1


” Sepatu yang kamu pakai saat ini lebih mahal, bahkan disini tidak ada, Jawab Sarah


” Aku tidak membuang uangku, jawab Ailyyn


” Baiklah tidak usah, yang ini, kamu bisa pilih yang disana, itu harganya lebih murah di bawah lima juta jawab Sarah


” Ish itu masih terlalu mahal buatku jawab Ailyyn


” What?? memang murah yang seperti apa menurut Lo? tanya Nabila


” Di bawan lima ratus ribu itu versi murah buat ku Jawab Ailyyn


” HAH!!! Sarah dan Nabila hanya menggelengkan kepalanya heran


” Ailyyn disini ga ada harga sepatu yang limaratus ribu, paling murah di bawah lima juta jawab Nabila


” Yasudah kita yang belikan kamu saja, kata Sarah


” hmmm itu benar, pilih saja biar nanti kita berdua yang bayar


Sarah dan Nabila itu terlahir dari keluarga berada, tapi entah kenapa mereka tidak suka memakai uang dari orangtuanya untuk belanja, mereka lebih memilih untuk menabung nya, kalau untuk belanja, tentu saja dari kekasihnya mereka yang usianya benar-benar cocok untuk menjadi ayah!!!


” Tidak usah aku akan pilih sendiri, aku akan bayar jawab Ailyyn


” Ga usah, simpan saja uang kamu itu dan tabunglah, kita berdua banyak pemasukan ko jawab Nabila


Ailyyn hanya diam tidak menjawab


Hampir satu jam mereka berada di dalam toko tersebut, Tas dan sepatu mewah sudah berada di tangan mereka saat ini, Ailyyn masih melihat sesuatu dan menurut nya itu sangat indah


” Sepertinya ini sangat cocok untuk Tuan, aku akan membelikan nya, walaupun tidak terlalu mahal dengan yang tuan punya, Semoga saja dia suka gumam Ailyyn


Kakinya berjalan menghampiri kedua temannya yang sedang berada di depan kasir untuk membayar


” Lyn Lo udah pilih tas sama sepatunya? tanya Nabila


” Udah ko, aku mau bayar jawab Ailyyn


” Udah kita bilang kita aja yang bayar kata Sarah


” gpp soalnya aku beli ini juga buat Suami aku, jawab Ailyyn menunjukkan barang yang dia beli untuk suaminya


” Lo yakin tu barang lumayan harganya Lyn duapuluh juta apa ga sayang uang Lo? tanya Sarah


” Udah gapapa Sar, mungkin dia udah nyiapin dari jauh hari buat kasih Suaminya, Kata Nabila


” Oke deh, Jawab Sarah, mereka berdua berpikir Mungkin Ailyyn cukup mampu untuk membeli nya


Sarah dan Nabila sudah selesai membayar belanjaan mereka hari ini, Mereka berdua Masih melihat ke arah Ailyyn, takut kalau nantinya uang temannya itu akan kurang saat sedang membayar belanjaan nya dan mereka bersedia buat nambahin itu


Ailyyn mengeluarkan kartu yang suaminya berikan lewat Alex waktu itu, ini untuk pertama kalinya Ailyyn berbelanja menggunakan kartu tersebut

__ADS_1


Kartu Black card di tangan Ailyyn dia berikan pada kasir di depannya, Kedua mata temannya melotot dan hampir keluar bahkan mereka tidak berkata apapun saat itu sampai Ailyyn selesai membayar belanjaan miliknya


Bersambung …


__ADS_2