My Ailyyn

My Ailyyn
Menjelang pernikahan


__ADS_3

***Kalian yang mampir dari daerah mana saja?


Salam kenal saya dari bandung :)


Selamat membaca maaf kalau masih banyak typo bertebaran***,


✨ Langkah kaki terdengar dari suara sepatu yang sedang menuju kursi kesayangan nya di halaman belakang


” Tuan apa anda mau minum sesuatu? tanya Ailyyn


” Apa kamu pelayan disini? tanya Dexon kesal pada Ailyyn


” Memang nya kenapa tuan?


” Kamu duduk saja temani saya biar pelayan yang mengerjakan tugas itu jawab Dexon


” Duduk saja nona dan temani tuan ngobrol disini suruh alex


” m-maaf tuan memang nya hanya pelayan saja yang harus menawarkan minum? tanya Ailyyn


” Kamu calon istri saya dan kamu harus menjadi ratu di rumah ini tapi ingat sopan santun tetap nomor satu disini jawab Dexon


mendengar pengakuan dexon barusan membuat ailyyn merasa aneh karena sebelumnya dia tidak pernah mendengar perkataan seperti itu


Ailyyn duduk di kursi sebelah kanan Dexon dengan Alex yang duduk di kursi terpisah agak jauh dari mereka


” Kamu sudah makan? tanya Dexon


” Sudah tuan, apa tuan lapar mau makan? tanya Ailyyn


” Tidak!! saya hanya memastikan kamu tidak kelaparan dan telat makan karena itu akan sangat merepotkan saya nantinya kata Dexon


" Terimakasih tuan sudah mengkhawatirkan saya jawab Ailyyn senang


” Tentu saja khwatir karena kamu tinggal di rumah ini, kalau terjadi apa-apa saya yang harus tanggung jawab! kata Dexon dan di angguki oleh Ailyyn


” Kamu sudah siap dua hari lagi kita akan menikah? tanya Dexon membuat Ailyyn terkejut


” S-siap tuan, jawab Ailyyn terbata


” Di hari pernikahan hanya akan ada kelurga mu dan rekan terdekatku saja, karena saya belum berniat akan mempublik nya! kata Dexon


” Apa tuan malu meniakh dengan saya? tanya Ailyyn


” Saya tidak malu, kalau sudah saatnya saya akan memberitahu dunia bahwa kita sudah menikah jadi saat di depan orang lain berpura-puralah menjadi adik ku kata Dexon

__ADS_1


Ailyyn mengagguk menurutnya itu tidak masalah dari pada dia tidak di anggap sama sekali oleh lelaki di depan nya


” kenapa kamu setuju dengan permintaan saya kalau kamu hanya akan di anggap sebagai adik saja? apa kamu tidak keberatan sama sekali? tanya Dexon pada ailyyn


” Apapun permintaan tuan saya akan memenuhinya karena tuan saya bisa kuliah jawab Ailyyn


” Kenapa dulu tidak meminta kuliah pada orangtuamu? tanya Dexon


” Babah sama ibu tidak ingin saya jauh dari mereka tuan jawab Ailyyn


” Cih bahkan sekarang kamu lagi jauh dari mereka, dan mereka juga rela meninggalkan kamu sendiri disini memilih uang yang saya berikan ledek Dexon


” Mungkin karena mereka percaya kalau tuan itu orang baik makannya orangtua saya rela meninggalkan saya disini


” Bagaimana kalau saya jahat dan berniat akan menjualmu? tanya Dexon


” Apa tuan benar-benar akan menjual saya? Apa saya disini hanya beban? tanya Ailyyn


” Kamu bukan beban, saya yang memilih kuda kamu dan kamu pemiliknya, kalau kamu merasa beban nya saya berarti kamu rela menjalankan tugas tambahan dari saya? tanya Dexon


" Apa itu tuan?


” Nanti saja kamu akan tau dan itu sangat mudah!! jawab Dexon


Ailyyn hanya diam, dia tau kalau dirinya tidak begitu di butuhkan jadi dengan mengikuti apa yang Dexon mau mungkin bisa mempermudah hidupnya selama disini, lagian dia akan sedikit bebas dan akan banyak tau setelah nanti dia kuliah, dengan begitu dia tidak akan kesepian dan akan mempunyai teman baru


Alex sedang sibuk mengatur gedung untuk acara tuan nya besok malam, keluarga Ailyyn di kampung sudah di hubungi dan mereka sedang menuju hotel tempatnya tidak jauh dari gedung tersebut


Gedung dengan dekorasi yang terlihat megah, meskipun hanya orang terdekat saja namun Dexon meminta pernikahan nya terlihat megah karena tidak ingin melihat ailyyn yang merasa di rendahkan nantinya dengan begitu keluarga Ailyyn akan percaya kalau Dexon benar-benar serius menikahi putri nya yang rela mereka tinggalkan karena dk beri banyak uang


Ailyyn sangat senang karena dia akan bertemu keluarga nya hari ini


” Kamu suda siap bertemu keluarga mu malam ini? tanya Dexon


” Siap tuan!!


” Kamu harus yakinkan mereka kalau hubungan kita ini sudah sangat dekat kamu bisa kan? tanya Dexon pada Ailyyn


” Saya bisa tuan tapi maaf apa nanti kita akan berpegangan tangan? tanya Ailyyn


” Kamu sangat ingin berpegangan tangan dengan saya?


” Bukan begitu tuan, saya hanya ingin tau saja


” Kamu mau berpegangan dengan saya?

__ADS_1


” Tidak tuan itu tidak akan mungkin karena saya tidak seberani itu jawab Ailyyn


” jadi kamu tidak ingin berpegangan tangan dengan saya? kita lihat saja nanti saya tidak suka merencanakan sesuatu, saya lebih suka kejutan kata Dexon


Jantung Ailyyn saat ini sedang tidak karuan, badan nya panas nafasnya sangat berat seperti takut kalau nantinya Dexon akan melakukan hal aneh di depan keluarga nya, Aku harus tetap menghindari nya tapi tetap harus terlihat dekat di depan keluarga ku nanti, aaah gimana sih jadi bingung gini, ya allah lindungi hambamu ini, maafkan hambamu ini karena akan berbohong di depan keluarga hamba Batin Ailyyn


Pasti dia sedang ketakutan sekarang, Batin Dexon


Ailyyn masuk ke dalam kamarnya dan segera mengambil air wudhu menunaikan ibdahnya yang tidak pernah dia lewati, dia berharap setelah berserah diri hatinya akan merasa tenang dia berdoa supaya dia bisa di kuatkan di depan keluarga nanti


Setelah cukup lama Ailyyn melipat sejadahnya dengan mukena nya yang dia pinjam dari ibu pelayan untuk di gunakan setiap hari, Ailyyn mengganti pakaian nya rapih dan tertutup mungkin malam ini dia akan sedikit berlebihan karena akan bertemu keluarga nya dia harus benar-benar terlihat sangat bahagia


Setelah selesai Ailyyn keluar dari kamar nya menunggu tuan nya yang belum turun ke bawah menemuinya


Suara sepatu sudah terdengar menuruni anak tangga, Wajah yang terlihat sangat tampan itu membuat Ailyyn sedikit terhipnotis melihat pria di depan nya saat ini Astagfirullah ya Allah kenapa dengan saya, tidak seharusnya memandang pria terlalu lama!! batin Ailyyn


” Kenapa kamu belum melihat pria setampan saya? tanya Dexon


Hah apa? kenapa dia seperti itu pertanyaan nya, merusak wibawa nya saja, orang tampan itu di akui bukan mengakui Batin Ailyyn


” Tidak ada yang lebih tampan dari nabi Muhammad jawab Ailyyn dan Dexon hanya menyipitkan matanya saja dengan jawaban Ailyyn


Mereka melangkah kaki menuju pintu keluar, disana sudah ada ibu pelayan dan supir sedang menunggu mereka


" Nona anda sangat cantik puji ibu pelayan


” Bu semua perempuan itu memang cantik bukan jawab ailyyn dengan senyuman


” Anda memang luar biasa nona sudah baik rendah hati pula kata ibu pelayan


Mereka masuk ke dalam mobil segera menuju hotel tempat dimana kelurga Ailyyn berada


Setelah duapuluh menit mereka sudah sampai di hotel bintang lima yang megah dan besar itu, Hati Ailyyn semakin di buat berdebar mengingat apa yang akan Dexon lakukan nantinya


Alex sudah menunggu di sana tepat di mana mobil mereka berhenti saat ini, Membuka pintu mobil untuk tuan nya dan menunduk sopan


” Selamat malam tuan dan nona sapa alex


” Malam jawab mereka barengan


” Apa kamu sudah membereskan semuanya? tanya Dexon


” Sudah tuan sesuai dengan yang tuan inginkan


” Mereka menunggu dimana? tanya Dexon

__ADS_1


” Mereka sedang berada di lantai paling atas menunggu kehadiran tuan saat ini


***TBC ☀***


__ADS_2