My Ailyyn

My Ailyyn
Meet up Ailyyn


__ADS_3

Happy reading My Ailyyn


Rutinitas pagi hari ini seperti biasanya, Ailyyn menyiapkan sarapan untuk suaminya yang akan berangkat kerja


” Selamat pagi!! sapa Dexon pada Ailyyn itu untuk pertama kalinya


” Mmmm selamat pagi tuan,jawab Ailyyn


Tumben sekali dia menyapa terlebih dahulu seperti itu? apa aku tidak salah dengar!! Batin Ailyyn


” Kenapa kamu tidak sarapan? tanya Dexon


" Saya nanti saja tuan, sebentar lagi jawab Ailyyn


” Ini makanlah dan sarapan bareng dengan ku Dexon meletakan potongan roti di atas piring Ailyyn


" Jangan tuan, biarkan saja saya bisa mengambil sendiri cegah Ailyyn tidak enak, lebih tepatnya dia merasa aneh


” Kenapa tidak, saya suami kamu wajar saja bukan? tanya Dexon


" I-iya tuan, terimakasih jawab Ailyyn terasa gugup


” Makan yang banyak dan bergizi, supaya makin berisi kata Dexon pada Ailyyn


Sebenarnya Dexon ingin meledek Ailyyn dengan tubuh kurusnya, tapi dia tahu kalau tubuh Ailyyn itu tidak terlihat kurus, dan tidak terlihat gendut juga, sangat pas saat di pandangi


” Tuan melihat apa? tanya Ailyyn karena mata Dexon sedang memperhatikan nya


” Melihat tubuhmu jawabnya tanpa malu


” Tubuh saya? kenapa dengan saya tuan, jawab Ailyyn mendekap tubuh bagian depan dengan kedua tangannya


” Iya, kamu hanya perlu membentuk nya sedikit dan itu akan terlihat sangat sempurna, kata Dexon


” Maksud tuan?


" tidak, jangan di pikirkan, jadilah diri kamu sendiri kata Dexon


Mendengar jawaban suaminya Ailyyn hanya mengangguk, dia tidak mengerti arah pembicaraan Dexon saat itu, Dexon membahas bentuk tubuhnya, padahal selama ini dia tidak pernah memperlihatkan lekuk tubuhnya, Ailyyn selalu memakai pakaian yang oversize


Dexon menghabiskan sarapan nya dengan cepat


” Saya berangkat dulu, jaga rumah baik-baik, kabarin saya kalau kamu akan keluar rumah, dan satu lagi, jangan lupa meminta supir untuk mengantar kamu nanti bertemu dengan teman-teman mu itu!! kata Dexon

__ADS_1


Ailyyn mengangguk kaku


” Tapi tuan saya tidak tahu harus menghubungi tuan lewat apa? kata Ailyyn


” Cih apa kamu belum menyimpan nomor ponsel ku? ini hubungi saya kesini Dexon memberikan kartu nama yang dia miliki pada Ailyyn


” Baiklah tuan jawab Ailyyn


” Salim, Dexon mengulurkan tangannya supaya Ailyyn mencium tangannya


” Ah iya tuan, Ailyyn memegang tangan suaminya dan mencium nya


” Baiklah, saya kerja dulu! selamat senang-senang hari ini bersama teman kamu, jangan tergoda dengan gadun, Duren seperti saya yang Tajir ini lebih mantap!! gumam Dexon ke telinga Ailyyn


Mendengar bisikan dari suaminya membuat Ailyyn menyipitkan matanya dia tidak mengerti yang di bicarakan oleh suaminya itu barusan


Ailyyn menundukkan kepalanya setelah Dexon membuka kaca mobil bagian belakang


” Lambaikan tanganmu, Seperti ini Dexon memeragakan nya pada Ailyyn


” Iya tuan, Ailyyn membalas lambaian tangan dari suaminya ” Melambaikan tangan saja harus di contoh kan, padahal aku sudah tau melambaikan tangan itu ya memang seperti itu gumam Ailyyn lalu masuk ke dalam


Ailyyn membuka ponselnya membuka grup chat bersama kedua temannya, dia memberitahu kalau dirinya bisa ikut bertemu mereka hari ini di mall yang sudah mereka bahas sebelumnya


Karena waktu yang masih cukup lama, Ailyyn membersihkan tubuhnya terlebih dahulu, tamu bulanannya sudah tidak lagi dan dia sudah bisa menunaikan ibadah sholat lima waktu yang sudah tidak dia kerjakan selama tujuh hari


Setelah lama Ailyyn menunggu, sekarang waktunya dia untuk bersiap-siap, mengganti pakaian dengan memakai high heels yang di belikan oleh Dexon waktu itu


” Apa ini tidak berlebihan, sepertinya aku harus mempunyai sepatu cats


Ailyyn berjalan ke luar rumah, memakai dress semata kaki dengan lengan pendek berwarna biru tua


” Nona apa anda akan berangkat sekarang? tanya supir saat itu


” Mmmm bapak tau darimana saya akan pergi?


” Tuan sudah berpesan pada saya, kalau hari ini nona akan pergi, jika nona menolak di antar maka tuan akan memecat saya kata supir itu


” Hah, Tidak!! saya tidak menolak nya, ayo kita pergi sekarang kata Ailyyn


” baiklah nona, Jawab supir membuka pintu mobil untuk Ailyyn


Padahal aku sangat ingin naik angkutan umum tapi dia memaksaku, ini sangat berlebihan,. Batin Ailyyn

__ADS_1


Mobil berjalan meninggalkan rumah ketempat tujuan, bahkan supirpun sudah tau, ke tempat mana Nona nya itu akan pergi hari ini


Beberapa menit kemudian mobil sudah sampai di tempat tujuan, mall mewah itu terlihat sangat luas dari luar, Ailyyn sampai terpesona karena di kampung nya tidak ada tempat seperti ini


" pak terimakasih saya masuk dulu, kata Ailyyn


" Baiklah nona hati-hati, apa nona perlu bantuan? saya akan menemani nona masuk ke dalam mall ini, kata supir


" Tidak usah pak, saya bisa sendiri, jawab Ailyyn segera pergi karena tidak ingin kalau dia akan mendengar ancaman berikut nya dari mulut supir nya itu


Aku harus cepat, bisa saja supir itu mengatakan kalau tidak mau di antar ke dalam mall dia akan di pecat, bagaimana kalau benar? ah biar itu menjadi urusanku, kalau perlu aku akan bersujud pada suamiku, yang terpenting sekarang aku menghampiri teman-temanku


" Dimana mereka, ini tempat yang benar


Ailyyn mencoba menghubungi kedua temannya, mereka sedang menunggu di meja nomor 208 dan Ailyyn langsung mencari nya


Tidak lama akhirnya mereka sudah bertemu


” Hai Ailyyn apa kabar Lo? kata kedua temannya


" Aku baik-baik saja jawan Ailyyn


" kenapa tiba-tiba Lo mau ketemu, apa tidak sayang meninggalkan pekerjaan kamu, nanti kamu bisa kena marah, kata Nabila


" Tidak apa-apa suamiku mengijinkan aku buat bertemu dengan kalian jawab Ailyyn


” Wah apa suami kamu yang meminta ijin pada atasan? tanya Sarah


” Mmmm hehe Ailyyn hanya tersenyum


" Tidak apa-apa, tandanya dia ingin istrinya bersenang-senang bukan? kata Sarah tersenyum


" eh tunggu!! itu high heels yang Lo pake ga salah? itu mahal banget, gue aja ga sanggup beli, lemitid edition gila ko Lo bisa punya? tanya Nabila


” Mmmm ini suamiku yang membelikan nya saat itu, jawab Ailyyn


" Benarkah? berapa taun menabung? mungkin selama ini dia jutek karena ingin membelikan kamu hadiah sesuatu berupa sepatu itu? bisa jadi ga sih? kata Sarah


" Bisa jadi, atau sebenarnya suami Lo itu kaya cuman dia ingin hidup sederhana saja, biasanya sih kaya gitu, namanya kaya tapi pelit kata Nabila


" Kalau suami dia pelit gamungkin beliin istrinya sepatu mahal ini, gila sih ini keren banget gue juga mau kali di gituin kata Sarah


” Sudah jangan membahas sepatuku terus, kita disini kan mau bersenang-senang kata Ailyyn

__ADS_1


Mereka bertiga tertawa karena merasa aneh terhipnotis dengan penampilan dari seorang Ailyyn


Bersambung…


__ADS_2