My Ailyyn

My Ailyyn
Nomor Baru


__ADS_3

happy Reading My Ailyyn


Pagi ini baik Ailyyn maupun Dexon sedang bersiap karena akan pergi ke sebuah tempat


Sekarang kedua sejoli itu sudah beres, Dexon menuruni tangga menggunakan setelah sehari-hari nya, Sedangkan Ailyyn masih di dalam sedang mengepang rambut panjang nya


Langkah kaki Dexon berjalan ke arah kamar Ailyyn karena ingin melihat apakah dia sudah selesai atau malah tidur!! Kebo banget emang


untung saja Ailyyn tidak mengunci pintu itu


Tok tok tok ceklek tanpa menunggu penghuni kamar membuka nya, Dexon sudah membuka pintu kamar itu terlebih dahulu, lantas saja kelakuan nya itu membuat Ailyyn terperanjak kaget


” Tuan kenapa tiba-tiba masuk tanya Ailyyn


” Saya sudah mengetuk pintu jawab Dexon


” tapi saya belum membuka nya kata Ailyyn


” Terserah saya ini kamar saya jawab Dexon


Tetap saja walaupun kamar anda kan di dalam nya ada penghuni, bagaimana kalau seandainya aku tidak menggunakan baju tadi huuuh. batin Ailyyn


” Suruh siapa tidak mengunci pintu!! kata Dexon


Benar juga, kalau tidak mau orang lain sembarang masuk kenapa pintu kamarnya tidak di kunci saja?


Ahsudahlah sudah terlanjur kebuka juga kan :)


” Apa masih lama? tanya Dexon sudah berdiri di belakang Ailyyn nampaknya gadis itu sedang kesusahan mengepang rambut panjang nya


" Sini ku bantu!! Dexon merebut alih tangan Ailyyn membantu nya, terlihat hebat dan cukup luwes


Sudah lama sekali aku tidak melakukan ini pada istriku, dulu aku sering membantu mengepang rambutnya setiap hari, aaah momen ini mengingatkan ku lagi padanya!!! Batin Dexon


” Sudah Ayo cepat saya tidak mau menunggu lama !! kata Dexon berjalan ke luar kamar Ailyyn


" Terimakasih tuan ucap Ailyyn


" Dia sangat hebat, kepangan nya sangat bagus dan rapih hihi Ailyyn sedang bahagia saat ini


Setelah memberi aroma parfum yang menyegarkan tubuhnya Ailyyn segera keluar mengambil tasnya di atas kasur lalu menghampiri suaminya


Mereka berdua masuk ke dalam mobil di ikuti oleh Alex di belakang bersama ketiga bodyguard nya


” harum apa ini? Dexon bertanya pada Ailyyn


” Harum? Mmmm maaf tuan tadi aku memakai parfum jawab Ailyyn


" Kenapa meminta maaf? Parfum kamu sangat harus bisa menyegarkan hidung saya jawab Dexon ternyata masih saja tidak gengsi memuji wanita, ya kalau buaya kan memang begitu tidak pernah gengsi 😝


Ailyyn tersenyum senang karena suaminya selalu memuji nya ketika dia melakukan apa yang di sukainya


” Tuan terlihat tampan! puji Ailyyn tiba-tiba

__ADS_1


” Apa? Dexon bertanya sekali lagi


” Apa tuan tidak mendengar nya? tanya Ailyyn


” Tidak!! Coba katakan lagi saya tadi sedang fokus menyetir kata Dexon


” Mmmmm Itu Ailyyn merasa malu untuk mengulang nya


” Cih kenapa wajah mu merah seperti itu? tanya Dexon yang melihat wanita di samping kirinya terlihat malu dan salah tingkah


” Tuan terlihat tampan Ailyyn mengatakan dengan nada malu-malu namun terdengar jelas oleh pria di sampingnya


” Cih Mati-matian Dexon menahan senyum di bibirnya, hidung nya kembang kempis dengan tangan kiri yang menutup bibirnya takut kalau dia tidak bisa menahan senyum itu


Baru kali ini Ailyyn memujinya dan itu benar-benar membuat Dexon sangat gemas melihat wajah Ailyyn yang begitu imut saat mengatakan nya


Setelah saling memuji mereka saling berdiam diri dengan pikirannya masing-masing


” tuan kita akan kemana? tanya Ailyyn karena merasa kepo


” ke suatu tempat nanti juga kamu akan tahu jawab Dexon


Di sela-sela pembicaraan mereka di dalam mobil tiba-tiba saja handphone Ailyyn bergetar


Ailyyn melihat siapa yang memanggil nya


nomor baru dan Ailyyn tidak mengenal nya


” Siapa? angkat saja siapa tau penting kata Dexon


” Angkat saja, memang nya kenapa kalau nomor baru kami takut kalau itu penagih hutang? tanya Dexon


” Saya tidak punya hutang!! jawab Ailyyn


penelpon itu terus saja menghubungi Ailyyn seperti tidak menyerah


📱 Ailyyn : Hallo dengan siapa?


📱 Penelpon : Aku Satria


📱 Ailyyn : Satria? mengeraskan suaranya karena merasa kaget


📱 Satria : Kenapa tidak masuk kuliah? apa kamu sakit?


📱 Ailyyn : Aku baik-baik saja, nanti saja ngobrol nya aku sedang di jalan


📱Satria : Apa kamu sedang sibuk?


📱 Ailyyn : iya, maaf banget nanti aku kabarin lagi kalau tidak sibuk


tanpa persetujuan penelpon, Ailyyn langsung mematikan sebelah pihak


Dexon yang mendengar percakapan mereka terutama suara pria itu terdiam

__ADS_1


” Apa dia kekasih mu? tanya Dexon spontan


” ah tidak tuan, dia teman saya di kampus mana mungkin punya kekasih saya sudah bersuami


” Kenapa dia bisa menghubungi kamu? apa kamu memberikan nomor itu padanya? tanya Dexon


” Saya tidak memberikan nya pada dia, saya lupa menanyakan nya darimana dia dapat nomor handphone ini jawab Ailyyn


” Saya tidak perduli tidak usah di lanjutkan, kata Dexon laki-laki ini memang gengsi kalau soal cemburu!! Apa Dexon benar sedang cemburu saat ini?


Bukannya dia yang bertanya tadi? ah iya benar buat apa dia perduli, wanita nya saja banyak!! Batin Ailyyn


Setengah jam berlalu mobil itu sudah sampai di tempat tujuan yang Dexon maksud tadi, Ailyyn turun dari dalam mobil melihat tebing tinggi namun ada pintu gerbang mewah di ujung sana


Langkah kakinya mengikuti arah kemana Dexon berjalan, tempat itu banyak bunga di setiap penjuru tembok besar


” Makam? untuk apa tuan membaku kesini? Mungkin dia akan melihat orang tuanya kesini kata Ailyyn


Kini laki-laki di depannya itu sudah berjongkok di pinggir sebuah makan di penuhi taburan bunga yang sudah mengering


Putri Ashira Binti Hermawan tertulis jelas di atas batu nisan yang tertancap


” Siapa itu? Apa itu ibunya Tuan Batin Ailyyn


Dexon mengelus makan itu seperti sedang menumpahkan kerinduan mendalam, tatap matanya sangat dalam dan tulus


Alex mengikuti di arah belakang membawa sebuket bunga lalu memberikan nya pada tuan nya


” Bunga untukmu istriku, aku sangat merindukan mu !! Ucap Dexon


” istri? Apa tadi istri? Apa mungkin ini makan istri tuan? Istri tuan sudah meninggal? Ailyyn membatin bertanya-tanya


Ailyyn hanya diam menatap makan di depannya itu, tangan Dexon yang tidak lepas terus menyentuh batu nisan mengusap nya dengan penuh kasih sayang


Tidak lama Dexon berdiri dan berjalan Ailyyn bersama sekretaris nya mengikuti dari arah belakang


” Hey? Ailyyn menyapa pada Alex


" Iya nona? apa anda menyapa saya? tanya Alex


” Iya masa aku menyapa hantu!! jawab Ailyyn


” Nona ingin sesuatu? kata Alex


” Iya, Apa maksudnya tadi, istri? istri siapa itu yang ada di dalam kuburan tadi? tanya Ailyyn pada Alex


” Istri Tuan sudah meninggal sejak lama jawab Alex


” Hah Aku tidak percaya ini, kata Ailyyn


” Itu memang benar, istri tuan meninggal karena sebuah penyakit, dan karena tuan merasa sangat terpukul dia melampiaskan nya dengan berganti wanita setiap hari jawab Akex


Ailyyn terdiam, dia ingin bertanya lebih tapi itu tidak mungkin karena merasa tidak sopan menanyakan masalalu orang lain bukan? mungkin cerita pendek barusan dari sekretaris itu sangat cukup ke intinya

__ADS_1


Tapi pikiran nya saat itu benar-benar sangat ingin tahu, Sudahlah aku akan mengetahui nya tapi mungkin tidak sekarang, Tuan maafakan saya, karena saya mengira anda mempunyai istri dua. Batin Ailyyn


Bersambung…


__ADS_2