
Di sebuah rumah sederhana di pinggiran kota. Keluarga LESMANA sedang menikmati sarapan pagi bersama istri beserta ketiga anak nya,sambil bercerita dan bercanda.tak luput juga kadang suara gelak tawa mereka terdengar di setiap sudut rumah sederhana itu.
"Panji..!,cepat habis kan sarapan mu nak,sebentar lagi kita berangkat sekolah" ucap sang ayah.
"Iya ayah"jawab Panji sambil tegesa memhabis kan saraapan nya.
Begitu juga dengan kedua kakak panji,juga sudah bersiap untuk berangkat sekolah dan bekerja.
Ibu Panji memberes kan meja makan dan membawa piring kotor ke belakang.
Sa'at ayah panji ingin membuka pintu,Panji berkata"Ayah tunggu sebentar,ada buku panji yang tertinggal" Panji langsung berlari ke arah kamar nya untuk mengambil buku tersebut,sang ayah sedikit mengurung kan niat untuk membuka pintu,begitu juga kedua kakak panji yang masih memberes kan tas masing-masing di meja makan.
Tak berselang lama terdengar suara ketokan pintu dang langsung gebrakan dari luar,oleh orang yang tak di kenal LESMANA.
LESMANA yang kaget pun langsung berteriak menyuruh kedua anak nya untuk lari dari tempat itu.
"Dorrr... doorr...,"suara tembakan menggelegar di sudut rumah sederhana LESMANA.
Kedua anak perempuna LESMANA berteriak melihat ayah nya di tembak secara tiba-tiba.
kedua kaki LESMANA di tembak oleh orang-orang tersebut.
Orang yang memakai pakaian serba hitam itu.
"Mohon.!!! Jangan ganggu keluarga ku"ucap LESMANA dengan suara gemetar nya.
__ADS_1
"bawak aku saja sebagai ganti nya"
"Siapa yang mengizinkan mu untuk memrontak dan keluar dari kelompok Pak tua,dan membocor kan Rahasia"ucap salah satu penembak tersebut.
Karena mendengar suara tembakan tersebut,membuat Panji kaget dan berniat keluar dari kamar nya.Panji sedikit membuka pintu dan mengintip dari pintu kamar nya.
"dorr...dorr..."terdengar kembali suara tembakan.
"Tidak..."reriakan sang ibu Panji yang menyaksikan kedua anak nya yang ikut di tembak oleh orang-orang berbaju hitam tersebut.
kemudian ayah Panji yang ikut di tembak,memuat rumah sederhana LESMANA yang selama ini aman dan bahagia,menjadi rumah yang penuh pertumpahan dara.
Panji msih ketakutan tapi masih tetap dengan posisi tadi,mengintip dari pintu yang di bukak nya sedikit.
Melihat ibunya yang sedang menangis histeris di depan jenazah kedua anak dan suami nya.
Mereka mulai mencari keberadaan Panji yang hanya tinggal satu-satu nya keturunan LESMANA.
Panji kecil berusaha melarikan diri dan kabur dari rumah itu.Dia kabur melewati jendela kamar nya menuju jalan raya,guna meminta bantuan,namun tidak ada stu pun orang yang berniat menolong Panji,Panji terus lari menelusuri jalan dan sampai lah dia di hutan pinggiran jalan raya.
Dengan rasa takut nya di berusaha sembuyi dari kejaran orang-orang berbaju hitam itu.
Dan masuk ke dalam hutan.
Panji terus berjalan ke dalam hutan dan menemukan sebuah gubuk reyot dan sembuyi di sana,dengan rasa takut nya Panji terus berada di dalam gubuk itu sampai dia merasa aman dari kejaran.
__ADS_1
hari sudah tak lagi menampakkan cahaya nya,dan Panji juga berusaha keluar dari gubuk itu untuk kembali ke rumah nya.dari kejauhan Panji melihat keadaan rumah yang sudah gelap.dan berusaha masuk ke dalam nya.
Tapi sayang nya keluarga nya sudah tertebak tadi sudah tidak ada di dalam rumah itu lagi,begitu juga dengan darah-darah yang berceceran sudah tidak ada bekas sama sekali.
Di sana sengaja di tinggal sebuah surat dan dan sebuah rekaman tentang pembunuhan orang tua panji,dan surat berisi tentang pesan dan siapa pembunuh sebenar nya orang tua dan saudara nya.
Saat Panji sedang memegang surat dan rekaman itu,terlihat lah cahaya dari luar dan membuat Panji penasaran dan keluar melihat nya.
Dan ternyata rumah bagian depan telah di bakar oleh Orang yang tak di kenal.
Panji pun lari kembali guna menyelamat kan diri dari kebakaran itu,dia melihat dari kejauhan rumah nya yang mulai habis di lahap api.
Dia hanya membawa Pakaian yang di pakai saja dan kertas beserta rekaman di tangan nya.di mulai berjalan kembali menelusuri jalan dan angin malam yang dingin.
dia pun bingung harus pergi arah mana dan tidur di mana.malam sudah semakin larut, perut panji pun mulai terasa sangat lapar,karena perut nya hanya terisi pagi hari, sebelum terjadi kejadian yang membunuh seluruh keluarga nya.
Panji melihat seseorang yang membuang sisa makanan di tong sampah pun berniat untuk memungut nya setelah orang tersebut pergi.
Hari-hari pun berlalu di lewati Panji, dengan hidup di jalanan yang tak jelas,dengan makan sisa-sisa makanan dari tong sampah.
Sampai Panji di temukan oleh seorang relawan dan memasuki Panji ke Panti asuhan.
dan Panji melewati hari -hari nya di Panti Asuhan,dan kembali bisa menikmati sekolah dan makanan yang layak.
Panji bertekad dan berniat sekolah dengan Baik sampai dia bisa mendapat kan beasiswa untuk sekolah terbaik nya.
__ADS_1
Dia pun masih menyimpan bukti-bukti pembunuhan keluarga nya tanpa di ketahui oleh siapa pun,dan berniat membalas kan dendam nya di masa depan.
Tahun demi tahun pun berlalu,begitulah kehidupan pahit Panji berlalu,dan kehidupan nya pun berubah.taoi tidak dengan dendam nya yang semakin bergejolak dan berkembang di hati nya.dan kini sa'at nya di mulai.