MY BODYGUARD PANJI

MY BODYGUARD PANJI
TEMAN WANITA


__ADS_3

Pagi ini, Agnes sedang sarapan pagi di meja makan nya,dia tidak lagi membuat Art mengantar makanan kekamar seperti sa'at beberapa bulan ini.


Dia tidak mau sampai Panji berkata seperti itu lagi,karena bagi Agnes mendengar Panji berkata seperti itu cukup menyakit kan hati nya.


Karena selama ini Agnes tidak pernah mendengar orang-orang berkata buruk tentang nya.


Walaupun Agnes berkata jahat kepada orang itu sekalipun.


Sa'at Agnes menikmati sarapan pagi nya.


Terdengar suara laki-laki yang sangat di kenal nya, sedang berbicara kepada seseorang dari arah luar menujuh arah Agnes.


"Oh..sungguh??baiklah kita masuk dulu ya"ucap Panji yang terdengar oleh Agnes.


Agnespun memfokus kan mendengaran dan penglihatan nya ke arah sumber suara yang menuju arah nya tersebut.


Tak lama muncullah sosok Panji bersama seorang wanita yang menggandeng lengan Panji mesrah.wanita itu sambil menepuk-nepuk sedikit bahu panji.


Agnes sedikit membeku melihat pemandangan itu dan menghentikan sarapan nya.


"Panji,kenapa kamu membawa seorang wanita?" Tanya Agnes sambil berdiri dan menunjuk wanita tersebut.


"Kenapa,Ada masalah dengan Anda nona"ucap Panji tanpa embel-embel Agnes atau kamu lagi seperti dulu.


"Tapi kamu adalah bodyguard ku Panji,dan ini rumah ku,bukan nya dulu kamu pernah bilang tidak ingin dekat dengan wanita manapun,tapi kenapa kamu malah memakan omongan mu sendiri,memang tidak bisa di percaya" ucap Agnes kecewa dengan sikap Panji yang tidak bisa memegang omongan nya sendiri.


"Aku tidak pernah menyuruh anda untuk percaya" Dan Panji berniat mengajak Wanita itu maauk ke kamar nya.

__ADS_1


"Berhenti" ucap Agnes sedikit berteriak karena tidak terima dengan sikap Panji yang seenak nya di rumah nya.


Lalu Panji menghentikan langkah nya begitu juga dengan perempuan itu.


"Bawah wanita itu keluar dari dalam rumah ku Panji,Rumah ku bukan tempat penampungan pel*c*r seperti dia".


Panji hanya sedikit menolehkan kepala nya dan berkata."Dia bukan pel*c*r,dia teman wanita ku,dan dia juga tidak merayu atau mencium ku duluan" ucap Panji sambil menyungging kan senyum devil nya.


Membuat Agnes kaget dan merasa tersinggung dengan kata-kata Panji yang sengaja menyindir diri nya.


Secara tidak langsung Panji menggap nya wanita m***h*n.


Agnes pun tidak terima dengan kata-kata Panji dan langsung menghampiri mereka.


Agnes langsung berdiri di depan Panji.


Panji tak membalas ucapan dan tatapan mata Agnes,dia mulai kembali melangkah kan kaki nya,namun Agnes menahan lengan Panji.


"Jawab Panji,jangan bersikap seperti ini pada ku"ucap Agnes denga air matanya yang mulai menetes di pipi Cantik Agnes.


"Tidak ada maksud apa-apa"sambil menarik paksa tangan nya dari pegangan Agnes.


Panji kembali melanjut kan jalan nya bersama wanita itu menuju kamar.


Tapi Agnes masih berusaha menghalangi nya dan berdiri di depan pintu kamar Panji.


lalu Agnes memangil orang-orang kepercayaan nya,untuk menyeret teman wanita Panji dari rumah nya.

__ADS_1


"Seret wanita ini dari dalam rumah ku"ucap Agnes kepada orang pengawal nya.


Mereka pun mulai ingin menyeret wanita itu, tapi Panji menghalangi.


"Jangan pernah menyentuh teman wanita ku,kalau tidak ingin berurusan dengan ku,"ucap panji kepada para pengawal itu.


Agnes tambah berang dengan sikap semena-mena Panji.


"Tapi ini rumah ku Panji"jawab Agnes dengan teriakan nya.


"Kalau tidak Suka anda boleh memecat saya hari juga"


Agnes pun terpaku mendengar ucapan Panji yang tidak takut kehilangan pekerjaan dari pada mengusir wanita itu keluar.


"Oke aku menyerah"ucap Agnes sambil menghapus air mata nya.


"Tapi tidak dengan wanita ini"sambung Agnes.


Agnes lalu menarik sendiri Wanita itu keluar dari rumah nya tanpa bantuan pangawal.walaupun wanita itu sedikit melawan tapi karena Agnes sudah di selimuti amarah nya,membuat dia lebih brutal dari wanita Panji.


Dia tidak peduli dengan larangan Panji,dan membuang wanita itu keluar kemudian menutup Pintu rumah nya.


"Ingat Panji kamu tidak akan pernah ku pecat"tunjuk Agnes di depan muka Panji,lalu pergi ke kamar nya.


Panji hanya terpaku dengan sikap keras Agnes,sebenar nya wanita itu hanya wanita bayaran untuk memanas-manasin Agnes,karena Panji tau Agnes menyukai nya,dan ingin menyakiti Agnes saja.


Usaha kecil Panji kali ini lumayan berhasil,dan akan terus berusaha menyakiti perasaan Agnes.

__ADS_1


Di kamar, Agnes masih kesal dengan sifat panji yang sangat membela wanita lain di depan nya,Agnes bertekad tidak akan pernah memecat Panji jadi bodyguard nya, dan dia akan mencari cara untuk menaklupkan Panji.


__ADS_2