
Sejak pertikaian terjadi,antara Panji dan Agnes.
Agnes selalu memantau Panji,dan memastikan Panji tidur di rumah nya.
Dalam beberapa Bulan ini,mungkin Agnes acuh dengan sikap semena-mena Panji di rumah nya,Mulai dari sering keluar rumah,tidak tidur di rumah dan sampai berani membawa wanita kedalam rumah nya.
Sekarang Agnes lebih memantau Panji.
Seakan sekarang Agnes yang menjadi bodyguard Panji.
Setiap malam Agnes selalu keluar dari kamar nya menuju kamar Panji,guna memastikan bahwa Panji berada di rumah itu.
"Tok.. tok...tok..Panji"pangilan Agnes dari luar pintu Panji.
karena tidak ada jawaban dari Panji,Agnes menempel kan telinga nya ke daun pintu,memastikan ada suara dari dalam atau tidak.
"Apa Panji tidak berada di dalam ya"gumam Agnes dan masih menempel kan telinga nya di pintu kamar Panji.
"Tok..tok...tok.."Agnes kembali mengetok pintu kamar Panji,karena belum mendapat kan sahutan dari Panji.
Karena belum juga ada suara dari Panji,Agnes membuka Pintu kamar Panji.
Dan memang tidak menemukan Panji Di sana.
"Huhhh....Kemana si tanpan ku Pergi malam ini??" ucap Agnes sambil berbaring di Ranjang Panji.
dia membolak balik kan badan nya kesana kemari sambil memeluk guling Panji.
Sebentar-sebentar dia mencium wangi guling Panji,yang membuat Agnes menghayal kalau dia sedang memeluk tubuh Panji tanpa baju.
"Ummmm....wangi sekali bau badan si tampan ku"Agnes mencium guling itu berulang-ulang sambil menutup mata nya.
__ADS_1
"kreettt..." Suara pintu kamar Panji terbuka dan mengaget kan Agnes yang sedang memejam kan mata sambil memeluk erat guling Panji.
"Panji"ucap Agnes sambil bangun dari ranjang Panji.
Panji pun menatap Agnes sekilas lalu berniat pergi ke kamar mandi sambil membuka baju nya di depan Agnes.
"Woow...."Ucap Agnes dengan mata centil nya sambil menatap tubuh kekar Panji.
"Keluar lah,Apa yang anda lakukan di kamar saya"ucap Panji dengan sikap dingin nya.
Tapi Agnes tidak peduli dengan itu,dia mendekat ke arah Panji.
"Haaapp.." Agnes memeluk Panji dari depan dengan erat.
Lalu menempel kan tubuh nya ke tubuh Panji yang polos bagian atas nya.
"Apa yang kamu lakukan Agnes?" ucap Panji dengan panggilan lama nya,membuat Agnes yang menempel kan badan nya ke dada Panji tersenyum.
Panji berusaha melepas kan pelukan Agnes yang menempel seperti lintah di tubuh nya.
Semakin Panji ingin melepaskan,semakin erat Pula Agnes memeluk nya,dan terjadi lah tarik dorong antara Panji dan Agnes,dan mereka semakin bergerak kesana kemari.
karena Agnes semakin mundur ke arah Ranjang dan sengaja menjatuh kan tubuh nya keranjang,terjadilah hal yang tidak di ingin kan Panji,tapi sangat di inginkan oleh Agnes.
Panji menindih tubuh indah Agnes.
Secara langsung dada kekar Panji bertemu dengan dada montok Agnes,yang hanya menggunakan gaun tidur pendek dan bertali kecil.
Panji masih berusaha melepas kan tangan Agnes dari pelukan nya,tapi Agnes dengan berani nya menarik tengkuk Panji,dan mencium Panji,sikap l**r Agnes sekarang sudah kembali.
Agnes juga melingkar kan kaki nya ke pinggang Panji dan mesih mencium Panji.
__ADS_1
Terpaksa Panji sedikit keras menarik tangan Agnes,dan memenggang kedua tangan Agnes lalu menaruh nya si atas kepala Agnes.Napas mereka terengah-engah karena pergelutan yang cukup menguras tenaga.
Panji masih dengan kondisi nya tadi,memegang kedua tangan Agnes di atas kepala sambil menatap mata Agnes yang indah.dengan tatapan mata Agnes yang indah membuat pertahanan Panji runtuh, dan dia pun menc****h bibir Agnes dalam.
Panji memejam kan matanya sambil menikmati ciuman mereka,dan lebih liar lagi.
Tangan Panji yang tadi nya memegang tangan Agnes,sekarang mulai turun menuju lapisan gaun tipis nan pendek Agnes.
Dan memasuki tangan nya menuju dada Agnes dan mulai menyentuh barang itu,dan sedikit meremas nya.
"Emmmhhh" desah Agnes karena Panji menyentuh bagian sensitif atas nya,dan mereka pun semakin tak terkendali lagi,dan sekarang Panji lah yang memegang kendali atas tubuh Agnes.
Agnes benar-benar sudah lupa akan sebuah dosa yang mereka lakukan,Sampai panji dan Agnes hampir Polos.
Tiba-tiba suara Hape Panji mengagetkan nya,tapi tidak dengan Agnes yang masih bertahan di posisi nya.
Panji lalu menarik selimut dan mengulung Agnes dengan selimut itu.
Kemudian dia bangun dari atas tubuh Agnes langsung menuju kamar mandi,dan mengunci nya dari dalam,Panji langsung mandi air dingin untuk mengobati rasa yang tertunda karena dering hape nya yang mengaget kan Panji.
Agnes yang di gulung Panji tadi pun tersenyum bahagia,karena dia merasa sudah bisa menguasai hati Panji.dia menunggu Panji cukup lama,tapi Panji tak kunjung keluar dari kamar mandi.
"Panji"ucap suara merdu Agnes.
"Kembali lah kekamar mu sekarang Agnes,"Ucap Panji dari dalam.
"Kalau aku tidak mau,kamu mau apa?"jawab Agnes dengan senyum nya.
"Aku tidak akan keluar dari dalam kamar mandi" jawab Panji,yang membuat Agnes sedikit mencebik kan bibir nya kesal,dan menghentak kan kaki nya beberapa kali ke lantai.
Lalu Agnes Pun keluar dari kamar Panji.
__ADS_1
Yang membuat Panji bisa bernapas lega dan keluar dari dalam kamar mandi itu.