MY BOYFRIEND POSESIF

MY BOYFRIEND POSESIF
EPISODE 10


__ADS_3

SMA Sangjaya sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan Pameran yang akan diselenggarakan besok. Panggung dan tenda sudah didirikan dan sedang dihiasi agar kelihatan lebih menarik Pangeran notabene tidak suka keramaian memisahkan diri dan Duduk di salah satu bangku kantin


Zea sedang sibuk mengurusi grup dance-nya latihan ini mengurusi kostum ini, Properti itu. Pangeran jadi kesepian dan bosan karenanya


Aneh ya ? Padahal dari dulu Pangeran selalu suka sendirian Tetapi semenjak ia menembak Zea dengan Paksa Pangeran selalu ingin bersama dengan Cewek yang berambut Panjang itu.


...Zea...


...P...


Pangeran tersenyum tipis ketika mendapati Ponselnya berbunyi karena chat dari Zea


...Pangeran...


...Apa Yang ?...


...Zea...


...Yang, yang Pala Lo peang...


...Pangeran...


...Zea kok kasar banget sih sama Pangeran ? tega, ya sama Pacar sendiri...


...Zea...


...Pangeran lebay ah jijik tau enggak kesurupan jin mana Coba elo jadi lebay kek gini...


...Pangeran...


...Emangnya biasanya kayak gimana...


...Zea...


...Biasa aja enggak lebay...


...Pangeran...


...Kok tau ? Merhatiin aku ya...


...Zea...


...PANGERAN...


...Pangeran...


...ha. ha kamu kenapa ngirim Chat tadi...

__ADS_1


...Zea...


...kamu enggak bantuin aku ? Ada keperluan dance yang belum selesai...


...Pangeran...


...Pasti ? Maksudnya aku disuruh benerin kostum...


...Zea...


...Enggak gitu Pangeran kamu jadi seksi dokumentasi aja lah ya aku di ruang dance, Cepet ke sini. Tapi tolong bawain tas aku yang ada di kelas, soalnya kamera aku ada di sana...


Pangeran menaikkan alisnya. jadi Pembantu enggak apa-apa lah ya. Di suruh Pacar juga


...Pangeran...


...wait a minute baby...


...Zea...


...Najisun...


Pangeran hanya tertawa Pelan ketika membaca Chat dari Zea


Hanya Pada Zea ia menunjukkan sisi kepribadiannya yang lain, yang mungkin tidak akan di perlihatkan kepada siapa pun. karena menurutnya, hanya orang spesial yang bisa mendapatkan perhatian lebih dari ini


Dan Pangeran benar-benar menjadi seperti Pembantu. Di suruh bantu menggantung kostum buat besok tampil, memindahkan properti dance ke lapangan sampai tugas Utamanya memfoto kegiatan anak dance


Anggota klub dance ada yang cekikikan tidak jelas, menatap Pangeran heran sampai yang mencoba membantu biar bisa berdekatan pun ada. kebanyakan dari mereka sih salut, Zea bisa menyuruh Pangeran, bad boy Paling dikagumi di sekolah sekarang jadi babu sehari kayak begini


Zea Sendiri malah acuh tak acuh. lumayan kan punya pacar bisa disuruh-suruh


" Eh, Zea kasian Pangeran elah," Celetuk Sheila dengan tangan yang sibuk menyusun topi di atas meja


" Elo,mah kalo nyuruh suka enggak nanggung-nanggung," timpal Rani


" Yee ... lumayan lah Punya Pacar di suruh-suruh, " sewot Zea kemudian


Pangeran yang baru pertama kali membantu segala urusan grup dance seperti ini diam-diam merasa Capek juga


" Pangeran, kamu Udah Foto-fotonya, " Pengin liat coba


Zea menghampiri Pangeran yang sedang duduk dan menunduk melihat hasil tangkapan lensa kamera. Cowok itu tampak Tertawa tidak jelas, Ada yang lucu, ya ?


Zea menatap layar kecil yang menujukkan hasil kamera Di sana tampak dirinya yang sedang memegang Pipinya


__ADS_1


" PANGERAN ! KOK LOH MALAH FOTO GUE SIH ? KAYAK GITU LAGI HAPUS ENGGAK, "


Semua perhatian siswa yang ada di sana langsung beralih karena Teriakan kencang Zea


" Apaan sih Zea ? Cantik kok,"


Ucapan Pangeran itu langsung di sambut beragam reaksi Ada yang bersiul, tertawa mengomentari yang macam-macam sampai Rani berdehem


Pangeran tertawa kecil dibuatnya. Tingkah Zea memang selalu menggemaskan ia tidak peduli dengan tingkah Zea yang kadang urakan dan tidak jelas, yang penting Senyumnya Zea hanya untuknya


" kapan selesainya , "


" Nanti sore, "


Pangeran mengganguk


tiba-tiba ada. seorang siswa laki-laki menghampiri Zea, yang langsung di sambut Pelototan horor Pangeran


" Ngapain nyamperin Cewek gue,"


Pertanyaan sinis Pangeran membuat nyali Siswa itu menciut ia Pikir Pangeran tidak akan marah jika ia menghampiri Zea


Zea yang melihat Perlakuan Pangeran yang cukup kasar itu segera memukul tangan Pangeran sedikit keras


" Kok sewot ? Dia anggota gue, Pangeran Ada apa Dek , " Zea menatap adik kelasnya itu dengan ramah, sedangkan Pangeran mendengus kesal


" Hmmm kata Kak Marrisa tolongin bawa kardus minuman buat besok di kantin, "


Zea mengganguk


" Udah sana ? Pergi, " usir Pangeran


" kamu apa-apaan sih Pangeran ? Sikap, kamu itu, kasar tau, enggak,"


" Aku enggak suka ada cowok lain yang berinteraksi sama kamu, apalagi di hadapan aku langsung kayak tadi, "


Zea menghela nafasnya dalam, " Tapi kan tadi dia Cuma ngomong gitu doang,"


" Aku itu sayang sama kamu Zea, jadi kamu jangan heran kalo aku kasar ke Cowok lain yang berinteraksi sama kamu,"


" kalo kamu sayang sama aku, mending kamu bantuin aku bawain kardus air mineral buat besok daripada marah-marah enggak jelas Kayak tadi,"


" aku enggak marah-marah, " Protes Pangeran


" Terserah kamu aja, lah, " Zea mengibaskan tangannya luwes


Dalam hatinya. Zea terus-menerus mengomel. Mengapa Pangeran sampai Bertingkah berlebihan seperti itu ? apa dia tidak bisa mengontrol emosinya Mungkin mulai sekarang ? Zea harus siap dengan sifat Pangeran yang emosian, Pencemburu dan Posesif

__ADS_1


__ADS_2