MY BOYFRIEND POSESIF

MY BOYFRIEND POSESIF
Episode 39


__ADS_3

" Zea, kamu kok keliatan seneng banget Ada apa sih


mendongak setelah memasukkan ponselnya ke dalam tas


Enggak, aku Cuma seneng aja kamu boleh Pulang sekarang berarti kondisi kamu mulai membaik, "


" Seseneng itu ya ,


kan libur beberapa hari. ya aku seneng- lah "


Pangeran langsung mengerucutkan bibirnya,


" Tadi kamu ngomong apa ","


" lah aku pusing ujian, " berlebihan untuk mengharap ayahnya itu datang dan mengantarnya pulang ke rumah setelah hampir satu bulan di rumah sakit ?


kecewa menghinggapi hatinya. Memang selama ini ayahnya itu rutin datang setiap beberapa hari sekali. Awalnya terasa canggung ketika mereka berbicara kembali, tetapi setelah ayah Pangeran meminta maaf suasananya menjadi lebih baik. Mereka mulai Akrab lagi Setelah sebelumnya selalu saling memakai topeng dinginnya masing-masing


" kelas tiga, " balas Zea sambil mengibaskan tangannya dengan luwes


ea," keluh Pangeran Cowok itu turun dari tempat tidur lalu merebut tas Zea untuk menggendongnya


" kok tas aku malah kamu gendong ? kalo Punggung kamu sakit terus ngerasa sesak gimana, "


" Tapi aku enggak yakin kamu udah kuat, siniin, " Zea mengulurkan tangannya berusaha menarik tas hitamnya yang di gendong Pangeran, tetapi tidak berhasil


" Enggak usah gombal


" Ya udah kalo kamu maksa, "


" Sekarang kita Pulang, "


" Taun depan. Ya sekarang lah,"

__ADS_1


" Bisa jadi,"


" Kok bisa


semua badan usaha dari restoran sampai sekolah yang tergabung di


" Enggak Cuma mau tau aja," ujar wanita itu


" kamu makin suka sama aku, enggak,"


, " Maksudnya,"


" setelah tau hal tadi siapa tau kamu makin suka sama aku, "


" enggak ngerti, Pangeran,"


" Cewek kan gitu. Biasanya selalu makin suka kalua tau si cowok punya ini-itu,"


" kamu Pikir kamu itu" keduanya masuk ke dalam lift


" Zea tungguin aku Kaki aku sakit kalo jalanya cepet-cepet,"


berbalik dan kembali menghampiri Pangeran


" Lagian kamu bikin aku kesel aku sih Pola Pikir kamu sempit banget,"


hanya tersenyum tipis, " Maaf iya"


kemudian menoleh ketika seorang laki-laki Paruh baya memanggil Melihat seragamnya Pangeran maupun Zea menebak bahwa dia adalah orang yang disuruh Ayah Pangeran untuk menjemput mereka


Pangeran mengangguk


lau begitu Aden sama Non masuk ke dalam mobil kita Pulang ke rumah" lanjutnya dengan sunda yang sangat kental

__ADS_1


" aku mau nanya sama kamu, " kata Pangeran setelah mobil mulai melaju


" Apa, "


Zea terbelalak mendengar Pertanyaan Pangeran yang tidak basa-basi


Pangeran ih! kok kamu bikin aku malu," Zea menunjuk sopir dengan dagunya, " lagian kalau iya emangnya kenapa kamu mau marah ? kesel, "


" Emang dulu aku gimana,"


" Ya siapa tau kamu nyuruh aku buat beli "


Zea memasang wajah kesalnya lagi


" Gak lah aku kan sayang kamu Pangeran


" beneran nih iya iya sayang


" aku juga sayang kamu Pangeran


" Dan kamu harus janji sama aku kamu harus setia sama aku dan tak Pernah menduakan aku


" iya Pangeran kalau gitu kita Pergi ya "


" aku juga Pun sama aku tidak pernah meninggalkan kamu Zea Iya walaupun banyak Perempuan yang mendekati itu aku pun sama iya Zea aku juga sama


" sekali lagi ngomong kayak gitu kita Putus aja deh


" gak mau "


" iya Pangeran "


" dan sekarang aku mau kamu harus janji hahaha

__ADS_1


" gak gitu juga aku hahahaha"


__ADS_2