
5 tahun yang lalu.
Pagi menjelang siang pada saat Lysny yang polos sedang duduk di taman, karena hari ini hari sabtu jadi ia tidak sekolah. Tiba-tiba ke dua saudari tirinya datang.
"Hei sedang apa kau di sini jelek?" Tanya Daisy yang tidak suka pada Lysny.
"Pergi cuci piring sana pelayan rumah sedang tidak datang hari ini kalau kau tidak mau mencucinya aku akan melapor pada mommy" Ancam Velin.
"Jangan, jangan melapor pada mommy mu aku mohon. Aku akan mencuci piringnya" kata Lysny sambil memohon.
Nasib Lysny dan ke dua saudari tirinya itu sangat berbeda. Ibu tirinya memperlakukan mereka berbeda.Bahkan Lysny sering tidak masuk sekolah karena sang ibu tiri yang sengaja menyuruh pelayan rumah untuk tidak datang.
Saat Lysny sedang mencuci piring tiba-tiba secara tidak sengaja menjatuhkan sebuah piring kaca yang design khusus oleh sang ayah. Iya keluarga Lysny cukup berada tapi uang jajan yang di berikan pada Lysny sangatlah sedikit berbeda dengan kedua saudari tirinya.
"Astaga aku harus bagaimana? Aku pasti akan dihukum ibu tiriku" gumam Lsyny.
"Lysny suara apa itu ?!" Tanya sang ibu tiri yang mulai curiga.
__ADS_1
Tidak lama kemudian pun ibu dan saudari tirinya pun datang menghampiri.
"Apa kau tidak bisa bekerja dengan baik? Kenapa cuci piring saja sampai menjatuhkannya. Memang kau itu tidak berguna. Sia-sia aku memberimu makan, tidak ada gunanya. Kau tau berapa harga piring itu? Itu sangat mahal kau tidak akan mampu untuk membayarnya!" Lsyny hanya diam mendengarkannya.tidak berani menjawab. Ia tidak berani membantah wanita yang 11 tahun telah menjadi istri ayahnya itu.Ibunya Lysny meninggal 10 hari setelah melahirkannya. Ia tidak tau bagaimana wujud ibunya.Tetapi ia selalu merasakan kehadiran ibunya disisinya.
"Hahahah. Mom dia harus di hukum hari ini... Dasar tidak berguna"
"Iya mom, Daisy benar mom dia harus di hukum" Timpal velin.
"Ja... jangan mom aku mohon maafkan aku. Aku tidak sengaja menjatuhkannya" mohon Lysny yang sudah menangis dan sedikit berteriak berharap ada yang mendengarkannya. Tapi sang ibu tiri tidak mempedulikannya dan menyeretnya mengarah pada gudang rumah yang gelap di bantu oleh kedua saudari tirinya.
"Rasain tu! Makanya kerja itu yang becus" cerca Velin.
"Ayok kak, mom. Biarin aja dia di sana biar rasain akibatnya karena telah memecahkan piring kesayangan mommy" mereka pun langsung pergi dari depan pintu gudang dan menuju ruang tamu.
"Daddy tolong aku!! Mom maafkan aku... Hiks,,,,hiks" Lysny memohon berharap ibunya memaafkannya. Kira-kira ia sudah berada di sana sekitar 3 jam. Sampai ia ketiduran dan sambil mengigau.
Sementara disisi lain
__ADS_1
"Mom kalau daddy pulang nanti kita mau jawab apa bu?"
"Iya mom... Kan daddy lebih sayang sama anak yang tidak becus bekerja itu. Kalau sampai ayah tau, bisa jadi kita di hukum juga" Velin sudah sedikit menghawatirkan apa yang akan dilakukan ayahnya jika sampai tau kejadian hari ini.
Ibu tidak menjawab hanya senyum-senyum saja dan langsung menuju kamarnya. Kedua putrinya pun terlihat bingung.
***
Malam pun sudah tiba.ayah mereka sudah pulang.
"Mom, daddy sudah pulang" triaknya agar mereka turun dan menyapa.
Saat sedang menuruni tangga ibu menasehati kedua putrinya itu agar bersikap biasa saja jika di tanya tentang Lysny. Kedua putrinya pun hanya mengangguk patuh.
TBC
JANGAN LUPA UNTUK VOTE,LIKE,COMMENT AND SHARE YA💫
__ADS_1