My Sugar Daddy : The Seperation

My Sugar Daddy : The Seperation
Bab 60


__ADS_3

Max mengendikkan bahunya, "Terserah pada mu saja" mereka pun berjalan menyusuri taman hingga hujan pun turun mengguyur kota Paris, membuat mereka segera belari menuju mobil mereka.


Max mengantarkan Lysny pulang terlebih dulu, barulah ia pulang ke apartemennya sendiri.


Sesampainya di rumah Lysny membersihkan diri,karena tadi rambut dan tubuhnya terkena hujan.


Lysny memandangi tubuhnya sendiri di cermin besar yang berada di kamarnya.


Kenapa aku merasa ada yang aneh dengan tubuh ku ya? Atau ini hanya perasaan ku saja? Ahh sudah lah pasti ini hanya perasaan ku saja.


Setelah puas menatap dirinya di cermin besarnya Lysny pun naik ke atas ranjangnya dan perlahan ia pun menuju alam mimpi.


***


America, New York.


Sang mentari sudah bersinar dengan terang,menandakan kegiatan manusia di bumi sudah di mulai. Seorang pria dengan iris birunya perlahan terbuka, pria itu terbangun dari tidurnya. Dengan segera Jason membersihkan diri setelah nya ia bersarapan kemudian pergi ke kantor.

__ADS_1


Mungkin kegiatannya akan sedikit berbeda jika ia sudah mempunyai kekasih atau seorang istri.


Pertama, pada saat ia bangun, mungkin orang pertama yang akan ia hubungi adalah kekasihnya.


Atau saja mengecupi kening istrinya saat ia sudah terbangun.


Kedua, jika ia sedang malas bekerja mungkin saja ia akan mendatangi kekasihnya itu.


Sedangkan jika ia memiliki istri mungkin ia tidak akan membiarkan istrinya itu turun dari ranjang mereka. Ya kalian pasti tau apa artinya, tidak perlu di jelaskan secara rinci.


Kembali ke Jason.


Jason menggunakan lift khusus untuk ia gunakan untuk sampai di ruangannya.


Jason memasuki ruangannya dengan di ikuti oleh Joe,sekretarisnya. Tangan Joe memegang sebuah berkas,yang ia yakani tuannya akan berbuat sesuatu nantinya.


"Tuan pekan depan adalah peresmian hotel di Bali Tuan, itu adalah project kita bersama dengan Willy's Corp" Hati Jason senangnya bukan main, itu artinya ia akan menemui wanitanya, Lysny. Sudut bibirnya tertarik, membentuk sebuah senyuman yang mengembang.

__ADS_1


"Tuan ini adalah berkas tentang istri dan anak tiri tuan Steven Brown" Joe meletakkannya diatas meja Jason,yang menumpuk banyak dokumen penting.


Jason memberi tanda Joe untuk segera keluar. Perlahan Jason mengeluarkan isi berkas itu. Kemudian ia membacanya dengan seksama.


Ternyata kalian ini jahat sekali ya, sekarang aku mengerti kenapa kalian menatapnya dengan api yang membara di mata kalian saat bertemu dengannya. Tunggu saja kalian, akan ku balas karena pernah menyakitinya.


"Joe segera masuk ke ruangan ku" Jason kembali memanggil Joe.


"Ada apa Tuan? Ada yang bisa ku bantu"


"Bawa mereka bertiga ke tempat yang sama dengan si br3*gs3k itu. Buat mereka menderita seperti si Collin"


"Tuan, bukankah nona Velin sedang mengandung?"


"Terus kenapa? Gara gara orang tuanya dan dia (dia itu maksudnya anaknya Velin) aku dan Lysny berpisah. Kenapa kau berani membantah ku Joe?!"


"Ti-tidak Tuan bukan itu maksudku, baiklah akan segera ku bawa mereka ke gedung, kebetulan nona Velin sudah kembali ke New York"

__ADS_1


"Hmm... Kerjakan tugasmu, aku ingin semuanya segera selesai" Joe mengangguk kemudian berlalu pergi dari ruangan yang atmosfernya sudah mencekam, secara tidak sengaja ia sudah memancing amarah singa jantan tadi.


TBC


__ADS_2