My Sugar Daddy : The Seperation

My Sugar Daddy : The Seperation
Bab 37


__ADS_3

Kini Lysny sudah tiba di mansion mewahnya, ia langsung di sambut para pelayan.


"Bawakan makan malam ku kemar, aku akan makan di sana" ucap Lysny.


"Baik nona" kemudian Lysny menuju ke kamarnya.


"Aku akan menghubungi Della setelah makan malam"


Lysny masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Kini ia sudah selesai mandi dan hanya menggunakan bathrobe. Setelahnya pelayan mengantar makan malam ke kamarnya menggunkan troli penaruh makanan.


"Halo?" Lysny merasa tidak asing dengan suara pria yang menyapanya.


"Halo? Dimana Della? Siapa ini?" tanya Della dengan waspada.


"Kau tidak mengenali ku kita akan segera menjadi keluarga?" Lysny semakin bingung saja mendengar perkataan lawan bicaranya yang tidak ia ketahui.


Tiba tiba ia mendengar suara yang ia kenali. "Siapa sayang?" tanya seorang perempuan.


"Hei, apa itu Della? Berikan ponsel ini padanya" pinta Lysny.


"Ya, ya baiklah" pria itu kemudian memberikan ponsel itu pada Della. "Ini bicara padanya".


"Halo?"


"Halo Della tadi itu siapa?"


"Oh...itu Jack. Astaga kau tidak mengenalinya?"


"Benarkah itu Jack?"

__ADS_1


"Iya, katakan pada ku ada apa, kenapa kau menelpon ku?" Della berusaha untuk mengubah topik pembicaraan.


"Tidak usah mengalihkan topik! Bagaimana ini semua bisa terjadi? Kau berutang penjelasan pada ku" akhirnya yang di takuti Della terjadi. "Ngomong-ngomong besok aku akan ke Bali"


"Bali?"


"Iya Bali, ada masalah dengan projectnya. Sebentar kenapa kau seperti terkejut? Jangan bilang kau sudah tidak di Bali? Ada di mana kau sekarang?"


"I...iya aku tidak di Bali..Aku dan Jack pergi ke Perancis"


"Untuk apa?" sambil mengambil semangkuk es krim kemudian memakannya.


"Jangan potong gaji ku ya, jika aku beritahu alasannya"


"Tergantung" kemudian tersenyum tipis.


"Kalau begitu aku tidak jadi memberitahukannya pada mu" Della mematikan telpon sebelum mendengar ucapan selanjutnya dari Lysny.


***


"Sayang apa kau merindukan ku? Kenapa memanggil ku kemari?" menyadari raut muka Velin pria itu pun bertanya. "Ada apa kenapa wajah mu cemas begitu?" tanya pria itu.


"Sudah berapa lama sejak kita melakukan hubungan ranjang?" tanya Velin dengan cemas.


"Dua minggu"


"Aku sudah telat satu minggu. Apakah aku hamil? Aku tidak mau hamil"


"Apa maksudmu tidak mau hamil? Kau tidak mau mengandung anakku begitu? Hah...?!" tanya pria itu yang kini sudah mencengkram tangan Velin.

__ADS_1


"Bu.....bukan begitu maksud ku. Lepaskan tanganku,kau menyakiti ku" Velin meringis kesakitan karena pria itu tak kunjung melepaskan cengkramannya.


Kemudian pria itu kembali ke alam sadarnya lagi.Perlahan lahan ia pun melepaskan cengkraman tangan Velin. "Aku mempunyai sebuah ide" pria itu ingin memeluk Velin, namun Velin menghindar.


"Tenanglah aku tidak akan menyakiti mu lagi" kemudian mereka pun berpelukan.


Kemudian pria itu pun menjelaskan rencana yang telah ia buat kepada Velin. "Apakah kau mengerti?"


***


"Bos, aku sudah melakukan tugas ku. Della ada dalam kendali ku" ucap Hans.


"Hans Velin sedang hamil anakku. Kita harus mengubah haluan rencananya. Aku tidak mau penerus ku terluka nantinya"


"Tapi bos, anak itu bisa berbahaya untuk rencana kita"


"Aku sudah punya rencana Hans. Minggu ini pernikahan Jason akan berubah menjadi hari pertumpahan darah"


"Baiklah bos, aku dan Della akan kembali ke America besok"


***


Bali, Indonesia


Setelah mendarat, Lysny langsung menuju hotel nya.Saat di dalam kamar hotelnya, ia menemukan selembar kertas.


"Lindungi lah pemilik hati mu. Berlian paling berharga keluarganya. Orang tersohor America. Pujaan hati mu"


-Unknown-

__ADS_1


TBC


JANGAN LUPA BUAT LIKE,COMMENT,SHARE DAN LIKE YA💫


__ADS_2