
Keesokan harinya.
VX Company
"Tuan,apa anda mau mengambil alih Brown.Ent ? Tuan Steven Brown tewas pada saat hari pernikahan anda dengan nona Velin. Kini perusahaan itu sedang kacau,bahkan terancam bangkrut karena tidak ada yang mengurusnya, bahkan beberapa investor menarik uang mereka kembali dan ada juga yang menjual saham mereka" tutur Joe.
"Apa keuntungan kita membeli perusahaan itu? Perusahaan itu bergerak dalam bidang fashion,dan kita bukan ahlinya"
"Tuan jika kita membeli perusahaan itu, nyonya Eve bisa mengurusnya tuan, bukannya ketika muda dulu beliau adalah seorang desainer?" Jason tampak menimbang nimbang saran Joe.
"Beli perusahaan itu, dan beli semua saham yang tersisa"
"Baik Tuan"
Joe sudah hampir memutar knock pintu ketika Jason memanggilnya kembali,"Cari tau tentang istri dan anak anaknya. Apa kau sudah tau di mana Lysny?"
"Akan segera saya cari tau Tuan, belum Tuan saya tidak mendapat informasi apa pun" kemudian Joe berlalu pergi.
Kenapa aku merasa istrinya itu ada hubungan dengan Lysny ya?
Jason kembali teringat tentang pertemuan antara keluarga Brown dan juga Lysny.
__ADS_1
Sudahlah mungkin aku terlalu merindukannya sehingga aku terus mengingat namanya.
Jason kembali berkutat dengan elektronik canggih yang bisa di lipat itu hingga hari kembali malam.
πππ
Paris, Perancis
Willy's Corp
Setelah beberapa hari pindah ke Paris, Lysny langsung bekerja, ia ingin mengalihkan pikirannya yang sudah terpenuhi dengan yang namanya tidak boleh di sebutkan oleh siapa pun.
Sama seperti dulu, sikap Lysny masih dingin kepada orang yang baru di kenalnya.
"Nona pekan depan adalah peresmian hotel yang berada di Bali, anda harus datang nona" Lysny tersentak kaget ketika mengetahui sang sekretaris sudah berada di depannya.
"Astaga Bob, kamu mengagetkan ku"
"Itu karena Nona Bella tidak mendengarkanku" Bob terkekeh. Sejak pindah ke Paris mereka sering bercanda di mana saja, Bob lakukan guna untuk mengusir kesedihan Lysny, ia tahu Lysny masih bersedih akan hal itu. Mereka layaknya saudara sungguhan tidak seperti atasan dan bawahan.
"Itu tidak benar, aku mendengarkan mu" bibir Lysny maju beberapa senti menandakan ia cemberut.
__ADS_1
"Apa Nona masih memikirkannya?" Lysny sudah menceritakan semuanya pada Bob.
"Tidak, aku tidak memikirkannya, itu hanya membuang waktu" Lysny mencoba tersenyum, "Jika sudah tidak ada lagi yang ingin di sampaikan silahkan keluar" Lysny menujuk ke arah pintu.
"Anda mengusir ku nona" Bob menautkan kedua alisnya.
Lysny mengendikkan bahunya, "Anggap saja begitu"
Bob tertawa geli, kemudian berlalu pergi dari ruangan Lysny.
Lysny memandang menatap keadaan kota melalui tembok ruangannya yang terbuat dari kaca anti peluru.
Di mana kamu Della? Aku merindukanmu, bukankah kamu di Paris? Aku sudah mencari mu tapi tidak kutemukan.
Lysny menghembuskan nafas secara kasar.
Semoga kita segera bertemu, ada banyak sekali hal yang ingin ku ceritakan pada mu.
TBC
HARI INI UDAH UP 2 YA,DI LANJUTKAN BESOK.SAMPAI JUMPA DI LAIN HARI.TERIMA KASIH KARENA SUDAH MENDUKUNG AUTHOR SAMPAI HARI INI.
__ADS_1