My Sugar Daddy : The Seperation

My Sugar Daddy : The Seperation
Bab 46


__ADS_3

Tepuk tangan meriah pun tidak lupa di berikan para tamu, acara pun berakhir. Satu persatu tamu undangan melangkahkan kaki meninggalkan gedung.


"Grandpa, ada sesuatu yang harus ku urus, aku sudah memanggil sopir untuk menjemput grandpa" ujar Jason kepada sang kakek.


"Pergilah, grandpa mengerti, kau harus menyakinkannya" ucap Jullius sembari menepuk pelan bahu sang cucu tersayang. Tak lama pun sopir yang di maksud datang untuk menjemputnya.


Jason menghampiri Lysny ketika wanita itu sedang berkrumunan dengan beberapa orang untuk bercengkrama ria. Sesampainya di sana Jason menarik pelan lengan Lysny, "Kita harus bicara"


"Kau siapanya?" tanya Maxime yang masih di sana.Jason hanya menatapnya dengan wajah datarnya, tidak ingin membuat ribut, Lysny mengangguk menyanggupi untuk berbicara dengan Jason. "Dia hanya rekan kerja" Lysny sengaja menekan kan kata rekan kerja agar tidak ada orang yang curiga.


Jason membawa Lysny ke dalam mobil dan melajukannya dengan kecepatan sedang, jarak antara mansion Jason tidak jauh dari tempat acara tadi, hanya memerlukan waktu 15 menit mereka sudah sampai di sana.


Kini mereka berada dalam kamar Jason,sepanjang perjalanan Lysny terus memperhatikan mansion itu,memperhatikan dengan detail. "Sepertinya aku pernah kemari" gumamnya pelan.


Jason memecah keheningan yang sejak tadi melanda mereka ketika di mobil hinnga mansion, "Kau tau apa kesalahanmu?" Lysny bingung akan pertanyaan yang di ajukan Jason.


"Maksudmu?" muka Jason masih terlihat tenang,melupakan sejenak cemburunya sejak tadi.


"Karena kau tidak mengerti maka akan aku jelaskan secara rinci, sebenarnya kau sudah melanggar 2 pertauran dalam perjanjian kita"

__ADS_1


"Yang pertama sudah dua bulan lebih,t api kau belum juga pindah kemari dan tinggal dengan ku, artinya kau sudah melanggar peraturan nomor 2" Lysny masih menyimak apa yang akan Jason katakan.


"Yang ke dua kau sudah melanggar peraturan nomor satu yaitu mempunyai hubungan dengan pria lain.Contohnya saja di acara tadi" sontak saja Lysny kaget dengan tuduhan yang di berikan Jason padanya.


"Apa apaan kau ini? Kau menuduhku? Baiklah anggap saja begitu, lalu bagaimana dengan mu? Kau akan menikah besok, bukannya menemani calon istrimu, tapi kau malah membawa wanita lain ke rumah mu"


"Lagi-lagi kau melanggar peraturan lain, yaitu atuaran ke 4"


"Persetan dengan perjanjian itu! Aku tidak mau menjadi perusak hubungan orang. Kau sangat egois! Calon istri mu sedang mengandung darah dagingmu,tapi kau malah lebih mementingkan perjanjian itu? Asal kau tahu saja aku tidak sudi menjadi simpanan mu atau sugar baby mu" Lysny mengatakan isi hatinya dengan berapi api, ia sudah tidak tahan lagi menyimpannya seorang diri.


Bagaimana ia tahu Velin sedang hamil?


Tentu saja karena perempuan itu mengiriminya pesan dan juga peringatan untuk menjauhi Jason.


"Itu tidak penting, yang penting sekarang aku ingin kau merobek perjanjian sialan itu!" air mata tak terbendung lagi, tanpa seijin pemiliknya, butiran bening itu mengalir membasahi pipinya.


"Itu semua tidak benar, itu bukan anak ku"


"Tapi aku memiliki buktinya" ujar Lysny.

__ADS_1


"Kau akan tau di saat yang tepat nanti, aku mohon jangan menangis lagi" Lysny tidak menghiraukan apa yang dikatakan Jason. Ia masih terduduk di lantai,menangis sesugukan, buliran bening terus saja mengalir dan menetes.


Saat ia tahu Velin sedang hamil, perasaannya antara hancur dan juga lega.


Ia pikir dengan hamilnya Velin, Jason akan bahagia dan akan melupakannya dan juga mengakhiri perjanjian mereka.


Ia merasa hancur, karena hatinya sudah sebgaian menginginkan Jason sejak percintaan panas mereka.


Tidak ada lagi yang tersisa sekarang, hanya ada persaan yang hancur.


TBC


JANGAN LUPA BUAT


LIKE


COMMENT


VOTE

__ADS_1


DAN KASIH HADIAHNYA


SEMUANYA GRATIS TIDAK BAYAR💫


__ADS_2