
Selepas pulang kerja, Jason mengunjungi gedung tempat di mana Jasper di tahan. Melihat Jasper menderita menjadi kesenangan baru bagi Jason.
Jasper terus saja di cambuki oleh para anak buah Jason hingga ia tak berdaya. Tidak hanya itu,badannya juga di lukai dengan pisau hingga badannya bercucuran darah, luka robek ada di mana mana.
Setelah di lukai dengan pisau, badan Jasper di sirami dengan cuka dan juga di taburi dengan garam. Ia terus saja mengeluh dan menjerit kesakitan, ini sudah ke sekian kalinya ia memohon maaf kepada Jason.
"Arghhhhh, ampun Jasonn"
Tapi bukan Jason nama nya jika ia memaafkan musuh dengan begitu mudah.
Jason berdicih melihat Jasper memohon maaf, "Cih...mudah sekali kau minta maaf, tidakkah kau pikirkan perbuatan mu sebelum meminta maaf? Aku akan mengorek semua bukti kejahatan mu, setelahnya aku serahkan pada FBI. Upsss aku lupa kalau kau adalah salah satu buronan mereka, jika saja aku memberitahu mereka sekarang, maka mereka akan langsung ke sini"
"TIDAK!! JANGAN LAKUKAN ITU, AKU MOHON, AKU TAHU AKU SALAH PADA MU" Semakin senang saja Jason melihat Jasper berteriak triak minta tolong.
"Salah mu tidak hanya pada ku, tapi banyak orang di luar sana yang sudah kau sakiti! Kau boleh jadi mafia,tapi tidak begini caranya. Perdagangan anak dan perempuan, narkoba, bahkan lebih para lagi kau memberikan narkoba pada anak kecil. Cih! Aku yang seorang mafia saja tidak begitu"
"Oh ya.... Kau memisahkan ku dengan Lysny, kini aku akan memisahkan kalian bertiga, yaitu kau, Velin mu itu, dan anak mu" Jason tersenyum mengejek,kemudian berlalu pergi dan pulang ke mansion pribadinya.
Jason membelah jalanan kota New York pada malam hari, jalanan malam ini cukup pada karena malam jumat. Butuh waktu sekitar 1 jam baginya untuk sampai dengan kecepatan sedang.
__ADS_1
Selepas Jason mandi, ia merebahkan tubuhnya yang lelah ke ranjang besarnya sejenak. Kemudian ia mengambil ponselnya, terlihat wallpapernya adalah gambar seorang wanita, yaitu Lysny.
"Dimana kaau? Aku merindukan mu sugar baby ku. Jika saja kau ku temukan, tidak ku lepaskan kau. Aku berjanji setelah kita bertemu kita akan menikah,walaupun aku harus memaksa dan mengancam mu. Biarlah kau membenci ku setelah itu, itu tidak masalah dengan ku karena kau sudah terikat dengan ku. Aku rela jika itu terjadi, karena sampai kapan pun kamu milik ku, hanya milikku. Aku mencintaimu. Aku bersumpah demi ibu ku, aku hanya akan menikahi mu"
Cup....Cup....Cup...
Jason mengecup layar ponselnya itu tiga kali, ia terus memandangi wanita nya hingga ia terlelap karena lelah setelah bekerja di kantor tadi.
πππ
Paris, Perancis
Mereka berbincang bincang layak sahabat, sejak awal sudah Lysny tegaskan jika di antara mereka tidak akan ada hubungan asmara. Ia masih belum melupakan orang itu sepenuhnya. Dan Maxime pun mengerti keadaan Lysny. Tidak ada rahasia diantara mereka, jika salah satunya sedang ada masalah maka yang lainnya akan mendengarkan, begitu pula sebaliknya.
Mereka memesan Rigatoni de 4 Formaggi dan homemade Pizza. Mereka tampak menikmati makan malam mereka. Setelah membuka cabang perusahaan di New York, Maxime kembali ke Paris.
Setelah selesai makan malam,mereka pun mengunjungi taman yang dekat dengan restoran itu sambil bergandengan tagan. Siapa pun yang melihatnya pasti akan mengira mereka adalah sepasang kekasih.
__ADS_1
"Max minggu depan aku ingin kamu menemani ku ke Bali" Max tampak mengerutkan keningnya.
"Kamu tidak takut? Bagaimana jika nanti dia melihatmu?"
"Aku tidak takut, setelah peresmiannya selesai aku akan langsung pergi dari sana. Aku juga akan membawa beberapa bodyguard, Bob juga akan ikut dengan kita"
Max mengendikkan bahunya,"Terserah pada mu saja" mereka pun berjalan menyusuri taman hingga hujan pun turun mengguyur kota Paris, membuat mereka segera belari menuju mobil mereka.
TBC
KALIAN TIM MANA?
TIM JASON LYSNY
ATAU
TIM MAXIME LYSNY?
MAU GA KALO LYSNY NYA SAMA MAX?
__ADS_1
KOMEN DI BAWAH YAπππ