My Sugar Daddy : The Seperation

My Sugar Daddy : The Seperation
Bab 67


__ADS_3

Bali, Indonesia


Kini Lysny, Bob dan kelima bodyguard sudah tiba di Bali. Sedangkan Maxime akan menyusul besok. Sebelumnya Lysny tidak henti hentinya merengek agar Maxime ikut pergi dengannya hari ini juga. Namun Maxime berjanji pada Lysny, jika besok ia akan menyusulnya.


Sikap Lysny kini sedikit berubah, sikapnya mulai tidak sabaran, sedikit pemaksa dan tidak mau mendengar apa kata orang.


Bob,sang asisten geleng geleng kepala dibuatnya,pasalnya ia kuawalahan untuk melayani Lysny. Sedangkan pekerjaannya di kantor masih banyak,bahkan menumpuk.


Mereka sekarang berada di salah satu hotel milik Willy's.Corp. Setibanya mereka, Lysny menggunakan lift dan naik ke kamar khusus untuknya.


Ketika di depan pintu ia mematung, kala memori malam malam panas kembali memutar seperti film dalam benaknya.


"Kontrak itu" gumamnya pelan.


"Kontrak itu belum habis, kontrak itu baru berjalan 2 bulan lebih, dan besok sudah 3 bulan. Saat itu dia berjanji akan membatalkannya saat sudah 8 bulan. Masih ada 5 bulan"


"Aduhhh bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan jika tiba tiba saja ia menuntut ku karena tidak mengikuti peraturannya. Kenapa bisa aku sampai lupa tentang kontrak itu. Bagaimana cara ku untuk membatalkannya? Apa aku harus pura pura baik padanya, kemudian saat aku mengetahui di mana berkasnya berada aku pergi? Tapi aku tidak bisa melakukannya,bahkan sekarang melihat wajahnya saja sudah membuat ku kesal" Lysny benar benar frustasi,tidak tau apa yang harus dilakukannya.


Jika dia seperti ini setiap hari mungkin saja dia akan menjadi stress. "Sudahlah ku lupakan saja, jika nanti kita bertemu dan dia membicarakan perjanjian itu, aku pura pura amnesia saja"

__ADS_1


Tak mau pikir panjang, akhirnya Lysny memutuskannya dengan mudah, dengan berpura pura amnesia jika berbicara tentang perjanjian itu.


Sebenarnya Lysny itu lain di mulut, lain juga di hati. Padahal disudut hatinya yang paling dalam ia merindukan pria itu, tapi ia tak mau mengakuinya. Kenangan mereka juga tidak banyak, bisa dibilang juga tidak ada. Karena malam itu terjadi karena bukan keinginan mereka, Lysny hanya menyelamatkannya saja, tapi berujung seperti itu akhirnya.


πŸƒπŸƒπŸƒ


America, New York


Jason sudah pulang dari kota Roma, kini sedang dalam perjalanan menuju mansionnya dengan mobil yang dikendarai oleh sopirnya dan di temani oleh Joe,asistennya.


"Apa si Collin itu sudah kau beri pada Simba?"


"Sudah, Simba terlihat senang sekali mendapat santapan lezat"


"Wahhh, Simba pasti akan bertambah senang"


"Tapi sebelumnya siksa dia terlebih dulu, kemudian baru diberi ke Simba kesayangan ku. Aku juga ingin kedua anaknya itu jadi pelayan ku di mansion"


"Sesuai keinginan mu tuan"

__ADS_1


"Apakah si Levin itu benar keguguran" tiba tiba Jason merasa tidak asing ketika menyebut nama Velin dengan salah. Dimana aku pernah mengatakannya ya?


"Maksudnya Velin tuan?"


"Iya"


"Benar tuan, dia keguguran. Setelah kejadian itu dia seperti orang stress, hanya diam saja, dan sekali kali berteriak tentang anaknya"


"Hahahah, ini karma orang jahat. Salah mereka sendiri" ucap Jason acuh.


"Benar tuan itu salah mereka, tapi tidak seharusnya tuan berbuat seperti itu. Bagaimana jika yang saya ucapkan tentang nona Lysny benar benar akan terjadi padamu tuan?" seketika mata tajam Jason menatap Joe dengan tatapan nyalang.


TBC


LIKE DONG


COMMENT DONG


VOTE DONG

__ADS_1


KASIH HADIAH DONG


JANGAN BACA TRUS DILEWATIN AJA


__ADS_2