
"Baiklah malam ini juga kita akan kesana. Siapakan jetnya" tutur kakek Jullius pada anak buahnya.
"Kakek, aku juga ikut dengan mu. Aku akan membantu menemukan Jason, dia sahabat terbaikku yang pernah ada. Kita juga harus menyusun rencana" kemudian kakek Jullius mengangguk.
Setelah menempuh beberapa jam perjalanan, menggunakan jet mewah mereka. Kini mereka sudah tiba di Paris, Perancis. Beserta dengan pasukan mereka, untuk mengantisipasi penyerangan yang di lakukan anak buah Jasper, jika mereka sampai ketahuan.
Keberadaan mereka tak jauh dari markas Jasper berada, " Kakek aku akan memancing musuh lewat depan, setelah mereka teralihkan kakek masuk ke dalam. Akan ada pasukan kita lewat belakang, jadi mereka terkepung. Jika jumlah pasukan kita kurang,akan ada pasukan yang datang lagi" Felix menyerahkan sebuah alat komunikasi walkie talkie kepada kakek Jullius. " Pakailah ini kakek, ini akan memudahkan kita untuk berkomunikasi"
Aku harus menyelamatkan cucuku, bagaimana pun caranya. Dan aku hancurkan baj*ngan itu nanti yang sudah menyekap Jason!
Sementara di dalam markas.
Ibunya Jason, Eve mengernyitkan keningnya melihat Jason tersenyum sendiri. " Ada apa Jason, kenapa kamu tersenyum sendiri?" tanyanya pada sang anak.
Jason membalas perkataan ibunya dengan senyuman," Mom, sebentar lagi kita akan bebas. Aku merasa grandpa ada di sekitar kita" ketiganya ikut tersenyum,akhirnya mereka akan bebas setelah bertahun tahun di tempat ini.
__ADS_1
"Akhirnya kita akan bebas, aku tidak sabar ingin melihat dunia luar, eum sekarang ini tahun berapa ya? Aku sudah berumur berapa?" Jack, adik Jason merasa bingung dengan umurnya sekarang, karena saking lamanya mereka terkurung.
"Sekarang ini tahun 2021, dan kau berusia 20 tahun, wahai adik kecil" Jason terkekeh ketika memanggil adiknya dengan sebutan adik kecil begitu juga dengan Jack.
"Wahhh... Itu artinya kita sudah terkurung di sini selama 6 tahun" Jack masih tidak percaya jika ia sudah tidak melihat dunia luar selama itu.
"Kenapa kau tidak percaya? Lihat saja kumis mu dan kau juga ada jenggot" Jason pun tertawa terbahak-bahak meski mereka dalam posisi yang sulit.
"Dad lihat, kakak meledekku" Jack mengerucutkan bibirnya.
"Sudah-sudah kalian ini setiap bertemu tidak pernah akrab" ujar sang ayah, Marcus, menengahi pertengkaran kedua putranya.
"Huh! Bagaimana bisa orang itu menyamar menjadi aku, pasti dia tidak setampan aku kan. Asal kakak tahu saja, aku ini lebih tampan dari mu kak!" Jason yang mendengarnya pun terkekeh geli mendengar penuturan adiknya itu.
"Bagaimana keadaan kakek mu Jason?" tanya Marcus yang merindukan ayahnya itu.
__ADS_1
"Grandpa sangat baik, ia tidak terlihat seperti 60 tahun. Ia sangat bugar bahkan lebih bugar lebih dari mu Dad" Jason terkekeh mendengar ejekannya kepada sang ayah.
"Hei kau ini! Masih sama kurang ajar seperti dulu. Aku kira dalam keadaan kita seperti ini kau akan serius" Jason terdiam mendengar perkataan ayahnya.
"Aku sudah lama tidak seperti ini Dad. Asal Dad tahu setelah aku mendengar kecelakaan mengenaimu, aku tidak pernah bercanda lagi seperti ini"
"Apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu?" Jason pun mulai bertanya karena penasaran.
"Saat itu aku sedang dalam perjalanan pulang,kemudian tiba-tiba muncul sebuah truk dari arah berlawanan saat itu aku masih dalam keadaan sadar. Tapi beberapa detik kemudian, aku terjatuh pingsan setelahnya aku tidak tahu lagi apa yang terjadi" Jason menyimak apa yang dikatakan oleh ayahnya, kemudian beralih bertanya pada sang ibu.
"Lalu bagaimana dengan Mom dan Jack?"
"Pada hari itu kami diculik setelah aku mendengar kabar bahwa Jack ditabrak, kemudian sang penabrak memberitahu keberadaan Jack. Setelah aku sampai di lokasi yang dikirim penabrak, kepala ku dipukul dari belakang"
Jadi semua ini sudah direncanakan dari lama, lihat saja kau nanti Jasper, aku tidak akan melepaskanmu!
__ADS_1
TBC
KEMUNGKINAN BULAN INI AKAN JARANG UP MUNGKIN HANYA 1-2 HINGGA BULAN DEPAN YA,KARENA AUTHOR PUNYA KESIBUKAN SENDIRI,JADI TOLONG DI MAKHLUMI YA🙏