My Sugar Daddy : The Seperation

My Sugar Daddy : The Seperation
Bab 41


__ADS_3

Bali, Indonesia


Di negara Indonesia atau lebih tepatnya lagi di Bali.Terdapat seorang gadis yang tengah termenung menatap ke arah luar jendela sambil memegangi kertas di salah satu kamar hotel milik Willy's Corp.


'Kira-kira siapa yang di maksud pengirimnya ya? Siapa pengirimnya ya? Kenapa orangnya mengirimi ku pesan peringatan seperti ini? Memangnya ada hubungannya dengan ku? Kenapa tidak langsung saja mengirimnya ke orang yang di maksud?' Berbagai macam pertanyaan bermunculan begitu saja dalam benak Lysny, hingga membuatnya benar benar bingung apa yang harus di lakukannya.


Setaunya ada banyak orang tersohor di America. Mana ia ketahui siapa yang di maksudkan oleh pengirim pesan itu. Yang membuatnya semakin bingung adalah kenapa pengirimnya menuliskan pemilik hati mu.


Lamunan Lysny pun buyar seketika, kala mendengar suara ketukan dari pintu. Membuatnya segera bergegas berdiri dan membukakan pintu.


"Letakkan saja di meja" pinta Lysny yang melihat pelayan hotel membawakan makan malam pesanannya.


"Baik Nona" setelah nya pelayan tersebut pamit untuk undur diri.


Lysny pun langsung menyantap makan malamnya dan kembali dalam lamunannya lagi hingga makanan dalam piringnya tandas. Sampai sampai ia tidak menyadarinya.


Sampai satu nama terbesit dalam benaknya.

__ADS_1


Deg


"Jangan jangan pria yang di maksud nya adalah Jason Van Xander? Sugar daddy ku? Tidak ini tidak mungkin.Banyak orang yang tersohor di America. Tidak mungkin yang di maksudnya adalah pria itu",gumam Lysny pada dirinya sendiri. Karena sangking serunya ia bermonolog sendiri hingga ia tidak mendengar ponsel nya yang sedari tadi berbunyi.


Drtt.....Drt......Drt......


Hingga panggilan yang kesepuluh kalinya ia baru menyadarinya, "Oh...astaga aku tidak mendengar ada yang menelpon ku" Lysny segera mengambil ponselnya kemudian mengangkatnya.


Ia mengerutkan dahi karena tidak mengetahui siapa yang menelponnya."Halo?"


"Hei... hei apa maksudmu, aku tidak mengerti" Lysny baru menyelesaikan kalimatnya setelah panggilan telponnya di putuskan.


"Arghggg...... Aku sungguh tidak mengerti apa maksud ucapannya dan juga pesan ini. Mana mungkin orang itu sugar daddy ku, tidak ada yang memuja hati ku.Huh!" ucap Lysny sembari berteriak karena frustasi.


Sungguh menyedihkan


***

__ADS_1


America, New York


"Tuan, pekan depan ada acara penghargaan untuk CEO terbaik tahun ini" ucap Joe sembari menyeruput kopi hitam yang berada di depannya. Suasana ruang kerja Jason sudah santai tidak setegang dan mencekam seperti tadi. Hingga membuat Joe menumpahkan semua isi kepalanya.


"Hmmm.... Siapa saja yang diundang?" tanya Jason.


"Banyak Tuan, mulai dari CEO Efron Group, Sunny Corp, Gazzle Ent, hingga Willy's Corp. Semuanya di undang tuan"


"Hm..... Kau atur saja semuanya" Jason mulai beranjak dari kursinya dengan diikuti oleh Joe. "Aku sudah mengantuk aku akan pergi ke kamar ku sekarang.Kau pulanglah"


"Baik Tuan, selamat beristirahat"


Jason sudah berada di atas kasur empuknya yang harganya hingga ratusan juta, "Selamat malam Lys,semoga tidurmu nyenyak.Maaf aku menjauhi mu selama ini karena aku tidak menyadari perasaanmu dan juga ini demi keselamatanmu" kata Jason dengan tulus sembari melihat foto yang terpampang di ponselnya sebagai wallpaper .Kemudian menciumnya.


TBC


JANGAN LUPA BUAT LIKE,COMMENT,SHARE DAN VOTE YA💫

__ADS_1


__ADS_2