My Sugar Daddy : The Seperation

My Sugar Daddy : The Seperation
Bab 42


__ADS_3

Jason sudah berada di atas kasur empuknya yang harganya hingga ratusan juta, "Selamat malam Lys,semoga tidurmu nyenyak. Maaf aku menjauhi mu selama ini karena aku tidak menyadari perasaanmu dan juga ini demi keselamatanmu" kata Jason dengan tulus sembari melihat foto yang terpampang di ponselnya sebagai wallpaper. Kemudian menciumnya.


***


Pagi hari telah tiba, sinar mentari masuk melalui cela cela gorden membuat sang empu mengeliat pelan karena cahaya yang masuk, kemudian terbangun.Jason segera bangun kemudian mandi. Setelahnya ia sarapan di meja makan lantai bawah. Jason mulai memakan sarapannya sampai ia mendapat telpon dari sang asisten. Ia pun mengerutkan dahi,ada apa asitennya menelpon pagi pagi sekali menurutnya.Padahal jarum jam sudah menunjukkan jam sebelas.


"Halo, ada apa Joe. Kenapa kau menelpon ku pagi pagi sekali?" Jason menghimpit ponselnya dia anatar telinga dan juga lengannya, karena kesulitan untuk makan.


Joe terdengar kesal, padahal sudah jam sebelas dan pria yang di seberang nga mengatakan masih pagi? Ini sudah hampir siang." Bos apa kau tidak salah meilhat jam? ini sudah hampir jam dua belas bos"


Jason yang mendengarnya hanya mendengus."Aku bilang kalau pagi ya masih pagi, tidak usah membantah"


"Yaya bos selalu benar dan bawahan selalu salah" gumamnya pelan tapi masih bisa terdengar. "Apa kau bilang!" tanya Jason menyelidik.

__ADS_1


"Eh... tidak ada bos"


"Ya sudah cepat katakan ada apa, kau menganggu sarapan ku saja"


"Oh iya, aku baru mau mengatakan kalau mafia itu juga bekerja sama dengan orang yang kau kenal bos. Aku akan menceritakannya dan menunjukkan buktinya padamu jika sudah sampai di kantor" Jason merasa puas dengan kinerja yang di miliki asistennya itu.


"Aku akan segera kesana" kemudian mematikan sambungan telponnya. Beranjak dari kursinya tanpa menyelesaikan sarapannya yang masih tersisa banyak.Ia sudah kenyang mendengar berita baik yang akan di dengarnya sebentar lagi.


"Ini bos" Joe menyerahkan beberapa lembar kertas sebagai bukti yang di dapatnya. Jason langsung menyambutnya dengan senang hati. Ia mulai membaca satu satu persatu dan juga mengamatinya sampai dua kalimat yang terdengar dari mulutnya. "Aku mengasihani mu tapi kau sepertinya ingin bermain main dengan ku ya baiklah kita lanjutkan saja permainan ini. Joe percepat pernikahannya atur acaranya sehari setelah penghargaan CEO terbaik tahun ini"


"Baik bos, aku akan segera melaksanakan tugasku" Joe langsung pamit setelah mengucapkan satu kalimat. Ia merasa sangat senang karena telah membuat sang atasan puas dengan hasil kerjanya.


Setelah sepeningalan Joe, Jason kembali mendapatkan panggilan telpon yang berasala dari mommynya, "Halo ada apa mom?"

__ADS_1


"......"


"Ya baiklah aku akan ke sana malam ini" jawab Jason dengan senyum menyeringai yang membuat siapa saja akan merinding jika melihatnya. "Mom aku tutup dulu, banyak pekerjaan yang harus aku siapkan"


Setelah mengakhiri panggilannya dan sang mommy,Jason menelpon sang Grandpa. "Grandpa apa kau malam ini datang ke rumah inti?" tanya Jason tanpa basa basi.


"Iya, mommy mu menyuruhku kesana, ada apa?"


"Tidak ada, nanti saja aku menceritakannya" Jason mengakhirinya tanpa mendengar jawaban sang grandpa yang mana membuatnya mendengus kesal."Dasar cucu kurang ajar, aku belum sempat bicara dia sudah menutupnya. Huh!"


TBC


JANGAN LUPA BUAT LIKE,COMMENT,SHARE DAN VOTE YA💫

__ADS_1


__ADS_2