
Bali, Indonesia
Pukul 5 sore.
Jason memutuskan untuk tetap pergi ke Bali, Karena ia merasa mempunyai tanggung jawab di sana yang harus ia selesaikan. Dan ia menyuruh tangan kanan,asisten, sekaligus orang kepercayaannya yaitu Joe yang menyelidiki bencana yang akan terjadi dalam hidupnya.
Setelah mendarat di bandara dengan menggunakan jet privat ia langsung menuju lokasi hotel yang sedang di bangun.
Kemudian Jason mengendarai mobilnya membelah jalanan kota yang sedikit padat karena jam pulang kerja. Membutuhkan waktu hampir sekitar satu jam baru ia bisa sampai pada hotel.
Jason turun dari mobil kemudian membuka kaca mata yang menghalanhi matanya. Dilihat dari sudut pandang Jason, hotel yang adalah projectnya sedikit hancur karena bencana alam yang terjadi. Ia hanya membuang nafas dengan kasar. Ia mengerti tidak ada yang bisa menghindar dari bencana alam. Karena apa yang terjadi adalah bagian dari nasibnya.
Hotel yang sudah hampir selesai harus di bangun hampirn setengah nya lagi. Membuat kerugian bagi para investor maupun pembuat project.
Setelah urusannya telah uasi dengan hotel Jason pergi dari sana dan menuju ke hotel terdekat. Dalam perjalanan ia mulai memikirkan Lysny,karena tidak melihat nya di hotel tadi. Ketika ia bertanya mereka mangatakan Lysny pergi karena ada urusan mendadak.
Tiba tiba ia mendapat panggilan dari Joe. "Joe,apa kau sudah mengetahuinya?" tanya Jason dengan sedikit tidak sabaran.
"Sudah Tuan"
"Baiklah, malam ini juga aku kembali ke New York. Kita harus menyusun rencana untuk membalas orang itu" Jawab Jason dengan senyum smirk nya. Setelahnya ia mematikan panggilannya. Kereta besi yang ia kendarai tidak jadi menuju hotel melainkan menuju bandara.
__ADS_1
Jason sudah tidak sabar untuk mengetahui siapa yang merencanakan konspirasi terhadapnya. Yang pasti ia tidak akan melepaskannya siapa pun itu. Menurutnya seorang penghianat tetaplah penghianat. Jika ada yang berbuat jahat padanya pasti akan di hukumnya. Ia benci dengan penghianat. Jason terkenal karena kedinginannya kepada siapa saja terutama wanita.
Para wanita menginginkannya hanya karena kekayaan dan juga ketampanannya. Selain itu ia yakin mereka tidak benar-benar mencintainya. Rumor juga beredar bahwa ia seseorang yang kejam. Ia tidak memberi ampun kepada musuh. Jason terkenal menghukum musuhnya dengan apa yang musuhnya inginkan.
Pernah suatu hari sekretaris nya menggodanya di ruangan kerja nya. Jason sudah memperingatinya, tapi saat Jason sudah kehilangan kesabaran, tidak ada seorang pun yang bisa menghentikannya.
***
Flashback on
Tok....tok....tok
"Masuk" pinta Jason.
Setelah Jason menandatanganinya, sang sekretaris masih bergeming di tempatnya berdiri. Ia merasa kesal karena Jason tidak melihatnya. "Tuan sepertinya anda sedang capek dengan urusan kantor sepertinya anda perlu sedikit hiburan" dengan berani sang sekretaris meraba raba tubuh Jason, kemudian duduk di pangkuannya.
"Pergilah Scarlet" Kata Jason masih berusaha sabar menghadapi sikap sekretarisnya yang kurang ajar,menatap langit langit ruagan dengan memutar matanya jengah.
"Tuan aku yakin kau juga menginginkan ku, ayolah tidak usah berpura-pura" kesabaran Jason kini sudah habis.
"Baiklah temui aku di rumah mu, malam ini aku ke sana" kata Jason dengan lembut, tapi berbeda dengan dirinya yang jiwa mafia nya sudah keluar.
__ADS_1
Malam pun tiba kini Jason sudah berada di rumah Scarlet. Ia pun segera mempersilahkan Jason masuk."Silahkan masuk Tuan" Jason pun melangkah masuk ke dalamnya.
"Baiklah, sekarang katakan padaku kau ingin melakukannya di mana"
"Bolehkah aku memanggilmu sayang,Tuan?" tanya Scarlet.
"Tentu kenapa tidak" ucap Jason dengan senyum liciknya.
"Terserah padamu Tuan ingin melakukannya di mana" Jason langsung merobek baju Scarlet. "Ternyata kau sangat liar Tuan" setelahnya ia merobek rok mini Scarlet.
Kemudian mereka mulai melakukan hubungan badan awalnya Scarlet merasa sangat senang tetapi sesaat kemudian Jason mulai memukul, menjambak dan menamparnya secara membabi buta. Scarlet pun merasa bingung, kenapa ia di perlakukan demikian.
"Tuan apa yang kau lakukan?"
"Aku sudah memberi apa yang kau mau, sekarang giliran ku menghukummu karena sudah berani menggodaku"
Setelah beberapa hari kamtian sang sekretaris pun terdengar. Ia meninggal karena kelaparan dan kahausan.Sebelumnya Jason membawanya ke salah satu gudangnya untuk menyiksa Scarlet.
Flashback off
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA BUAT LIKE,COMMENT,VOTE DAN JUGA SHARE YA💫