My Sugar Daddy : The Seperation

My Sugar Daddy : The Seperation
Bab 25


__ADS_3

Setelah Velin sampai di mall yang di katakan Jason,mereka langsung menuju ke lantai yang terdapat bioskop. Sepanjang perjalanannya Velin mengandeng mesra lengan Jason, seakan berkata Jason adalah miliknya. Walaupun Jason sudah menatapnya dengan tajam.


Selama filmnya di putar, Velin mencari kesempatan dalam kesempitan. Seperti memeluk dan mencium Jason secara tiba tiba. Karena filmnya bergenre horor,ia seakan takut saat hantu dalam film itu keluar secara tiba-tiba. Padahal ia tidak taku sama sekali, hanya mencari perhatian saja.


Setelah menyelesaikan filmnya,Jason langsung mengajak Velin untuk pulang.Tapi Velin tidak mau,ia memutar otak agar Jason tidak langsung membawanya pulang. Velin harus menyelesaikan tugasnya dengan membuat Jason menjadi miliknya.


"Ayo pulang,mau apa lagi" Kata Jason dengan nada sedikit sinis.Ya menurut Jason ni cewek mau apalagi.Udah di ajak nonton juga.


Velin terdiam selama beberapa saat."Aku mau makan di restoran, aku lapar" ucapnya dengan nada memohon.


Melihat Jason masih bergeming,kemudian Velin mengatakan "Aku tidak bisa menahan lapar, aku punya penyakit mag" bohongnya. "Jika terjadi sesuatu pada ku, maka kau orang pertama yang akan disalahkan," lanjutnya.


Dengan terpaksa Jason membawa Velin ke restoran di sekitaran mall.


Kini mereka sudah tiba di restoran dari sebuah hotel.Mereka memilih tempat duduk di samping jendela.Dengan begitu mereka bisa melihat pemandangan di senja hari.


Kemudian seorang pelayan datang menghampiri mereka, memberikan buku menu dan bersiap untuk mencatat pesanan.


"Selamat datang Tuan, Nona. Anda mau pesan apa?" tanya pelayan itu dengan sopan.


"Salmon cury with rice" kata Velin.

__ADS_1


"Minumnya?" tanya pelayan itu lagi.


"Frapucino latte" Velin mentap ke arah Jason. "Kau tidak memesan Jason?"


"Berikan aku setengah botol scott" ucap Jason.


"Baik Tuan, Nona pesanan anda akan segera tiba" ucap pelayan itu, kemudian pergi meninggalkan mereka"


Sekitar lima menit pelyan itu meninggalkan mereka,Velin membuka suara terlebih dulu. "Aku permisi ke toilet dulu" di sertai anggukan oleh Jason.


Velin mencari pelayan tadi,setelah ia menemukannya ia memanggilnya. "Hei, kemarilah"


Velin mengeluarkan dua bungkus bungkusan kecil yang isinya bubuk. "Campurkan ini ke dalam scott itu"


"Tapi ini apa Nona? Saya tidak boleh sembarangan mencampurkan barang lain dengan makanan yang akan di sajikan" jawab pelayan itu masih dengan nada yang sopan.


"Lakukan saja apa yang ku suruh, atau tidak aku akan membuat mu di pecat!" Velin puas melihat wajah ketakutan pelayan yang berada di depannya.


"Jangan Nona, saya mohon. Baiklah, saya akan melakukan apa yang anda minta" jawab pelayan itu dengan terpaksa. Tanpa mereka sadari,seseorang melihat interaksi mereka dari awal hingga akhir.


Setelah Velin pergi, orang itu mendekati pelayan tadi."Apa pesanan di meja itu" sembari menunjuk ke meja tempat Velin dan Jason berada.

__ADS_1


"Tapi ada apa nona? Anda siapa?" mendengar kata pelayan itu, orang itu langsung menunjukkan tanda pengenal.


Seketika wajah pelayan itu menunduk takut "Ba - baik Nona, akan saya ambilkan" kemudian pelayan itu berlalu pergi.


Beberapa saat kemudian ia kembali dengan apa yang di minta "Ini nona"


Orang itu melihat satu persatu apa yang di pesan oleh Velin dan Jason.


"Tambahkan ini ke dalam salmon cury with rice" memberikan sebuah botol kepada pelayan itu.


"Baik Nona, akan saya lakukan" ucap pelayan itu tanpa adanya penolakan.


TBC


JANGAN LUPA BUAT LIKE,COMMENT,SHARE DAN VOTE YA💫


TIDAK UP SETIAP HARI🙏


MAAF JIKA CERITANYA TIDAK MENARIK ATAU MEMBOSANKAN.TOLONG KASIH SARAN YA


TERIMA KASIH

__ADS_1


__ADS_2