
Jason sedang merebahkan tubuhnya di kasur empuk yang berharaga jutaan dolar. Ia mencoba memejamkan matanya agar segera terbang ke alam mimpi. Tapi sudah ia lakukan selama puluhan menit,tidak juga berhasil.
Pikirannya terus saja mengarah pada Lysny. Dan juga bertanya tanya siapa pria itu, karena ia tidak dapat melihat wajah pria tadi.
Tapi jika ia terus kembali pada apa yang ia lihat tadi,amarah nya akan kembali muncul seperti tadi.
Ia sudah sangat ingin tau, sebenarnya siapa pria tadi.Dengan segera ia menghubungi asistennya. "Joe,cepat kau cari tau siapa yang bersama pemilik Willy's Corp di restoran X tadi. Aku mau data lengkapnya segera.Aku juga mau kau terus mengawasinya, kapan, dimana, bersama siapa, setiap waktunya" kemudian ia mematikan panggilannya tanpa mendengar ucapan sekretarisnya itu.
"Ada apa dengannya? Apakah ia sudah menemukan tambatan hatinya lagi? Semoga saja agar ia tidak terus menganggu ku lagi" batin Joe.
"Ada apa dengan ku sebenarnya. Kenapa aku terus saja memikirkannya. Apakah aku sudah jatuh cinta padanya hanya karena beberapa kali pertemuan. Aku rasa aku sudah gila karena Lysny. Dulu aku tidak begitu dengan Alice" batin Jason kemudian ia tersenyum.
***
Fajar telah tiba, sang mentari telah menyinarkan cahayanya ke bumi. Pagi ini Lysny sedang bersiap siap untuk pergi ke kantor.Saat sedang asik bersarapan,i a di kejutkan dengan suara deringan ponselnya.
__ADS_1
📞Della is calling....
"Halo, sahabat ku Lysny?"
"Ya ada apa, apa kau berencana kembali atau tidak?" tanya Lysny dengan sedikit ketus.
"Kenapa, kau sudah merindukanku ya?"
"Tidak! Katakan ada apa, langsung ke intinya saja" ucap Lysny yang tidak mau berbasa basi karena sedang di kejar waktu.
Siapa Della? Bukankah seharusnya Lysny lah yang harus memerintahnya, bukan dia yang memerintah Lysny. Lysny adalah bos nya di kantor. Lihat saja nanti saat ia sudah kembali nanti, Lysny akan mengerjainya dengan kerjaan yang menumpuk.
Tanpa harus menyuruh, bahan untuk rapat sudah di kirim Della melalui email.
Kini Lysny telah sampai di kantornya setelah menempuh perjalanan sekitar 25 menit. Semua karyawan menunduk memberi hormat dan juga memberi sapaan selamat pagi, Lysny hanya memberi senyum kepada mereka. Kemudian menaiki lift khusus presiden perusahaan.
__ADS_1
Alangkah terkejutnya para karyawan yang melihat senyum menawan dari bosnya. Yang selama ini mereka tau jarang tersenyum dan sangat dingin kepada orang yang baru di kenalnya.
"Wahh... Apa aku tidak salah lihat, Bos sedang tersenyum ke arah kita" ucap salah satu karyawan.
"Iya, bos terlihat sangat cantik jika tersenyum seperti itu. Membuat siapa saja betah untuk kerja di sini hanya dengan memandang wajahnya yang cantik" ucap karyawan yang lainnya.
Setelah sampai di ruangannya, Lysny menduduki kursi kebesarannya dengan bangga. Kemudian ia memanggil Bob untuk masuk ke dalam ruangannya.
Tidak perlu menunggu lama, Bob sudah berada dalam ruangan Lysny.
"Nona, sepertinya anda harus kembali ke Bali lagi minggu ini"
TBC
JANGAN LUPA BUAT LIKE,COMMENT,SHARE DAN LIKE YA💫
__ADS_1