
Pagi yang cerah disertai dengan embun di dedaunan yang hijau membuat suasana terlihat asri. Mentari pagi disambut dengan semangat oleh makhluk bumi. Tapi tidak dengan yang satu ini, Lysny masih saja terlelap.
"Lys bagun, Lys. Udah pagi ni" Della mencoba membangunkan sambil mengoyang goyangkan tubuh Lysny.
Setelah sekitar 10 Lysny masih belum merespon hingga Della kehilangan kesabarannya.
"Woiii bagun kebo" sambil menumpahkan air ke muka Lysny.
Lysny yang kaget pun terbangun "Ihhhh apaan si. Masih pagi juga, ngapain lo nyiram nyiram lagi, ga ada kerjaan apa lo" menatap jengkel sambil memijat kepalanya karena alkohol semalam membuat kepalanya sedikit pusing.
"Pagi apanya?! Udah mau siang geblek" geramnya.
"Jam berapa ini aku harus ke kantor" mencari jam.
"Ke kantor palakmu, hari ini sabtu pe'ak"
"Hah? Tapi aku masih banyak kerjaan yang belum selesai, udah mau akhir tahun"
"Nggak, pokonya lo hari ini ga boleh ke kantor, lo lupa sama taruhan kita?" Tanyanya sambil menaik turunkan alisnya.
__ADS_1
Lysny kembali mengingat ngingat kejadian semalam dan juga taruhan yang dia buat dengan Della.
"Nggak usah pura-pura lupa, aku tau kok kebiasaan kamu. Nggak boleh langgar lho taruhannya, atau ga lho harus bayar kompensasinya karena udah ngebatalin taruhannya"
"Emang berapa konpensasinya? aku lupa" Lysny sambil mengingat ngingat.
" Lima ratus juta dolar," ucap Della dengan santai.
"Gila ya lo? Atau mau peras gue? Lho pikir gampang apa dapatin lima ratus juta dolar?"
"Gampang la kalo bagi kamu, dalam sejam bisa tu dapet segitu, kan lho CEO perusahaan besar" dengan enteng dia ngomong tanpa mengetahui perjuangan Lysny.
"Ngaco lu udah ah aku mau mandi, dari pada ngebahas yang nggak penting, dah lapar aku" Lysny langsung beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandinya, yang tidak kala mewah dengan yang dipunya orang-orang kaya biasanya.
"Ayo cepetan makannya, habis tu nanti sore ada acara perkumpulan calon sugar daddy" sambil menarik tangan sahabtnya itu.
"Apaan si please batalin taruhannya, lu mau apa aja aku kasih, asal aku ga cari sugar daddy. Yah...yahh" sambil memelaskan mukanya.
"Bener apa aja yang gue mau?"
__ADS_1
"Iya apa aja"
"Kalo gitu jodohin aku sama CEO perusahaan VX Company" sambil membayangkan betapa tampannya sang CEO. "Dia pasti ganteng, ga kalah sama artis hollywood, terus pasti otot-ototnya besar"
"Kalo itu mending aku cari sugar daddy aja, kalo aku jodohin kalian belum tentu dianya mau sama elu. Kan elu keknya jauh dari tipe nya" sambil tertawa mengejek.
"Ihhh jahat banget si jadi sahabat, ngedukungin napa si. Jangan-jangan kamu juga mau sama tu CEO. Dia itu udah kek artis aja tau muncul di tv mulu. Bla,bla,bla"
Lysny hanya diam mendengarkan semua yang sahabatnya itu ucapkan tanpa menjawab hingga ia selesai sarapan.
"Aku udah selesai, gue pergi dulu ya. Mau kerja dulu,entar kalau jalan jalan gue traktir dehhh ya" sedikit menyogok agar membatalkan taruhannya.
"Nggak mempan lu nyogok gitu, nggak mau tau gue entar sore kita ke gedung pertemuannya" tetap pada pendiriannya.
"Ishh" Lysny menghentakkan kaki nya dengan kuat kemudian berjalan meninggalkan Della.
"Hahaha, makanya jangan gila kerja sampai lupa cari jodoh, jadinya kan aku yang cariin" ejek Della.
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE,COMMENT,LIKE, DAN SHARE YA💫
NTAR BARU SEMANGAT UPNYA SUGAR DADDYNYA UDAH MAU NONGOL KOK JADI DI PANTAUIN TERUS YA MAKASIH LO UDAH MAU BACA CERITA AUTHOR🙏🙏