My Sugar Daddy : The Seperation

My Sugar Daddy : The Seperation
Bab 72


__ADS_3

"Tentu aku tau bagaimana perjuangannya ditambah lagi dengan ibu tirinya. Bagaimana caranya paman bisa bertahan dengan wanita sepertinya." Lysny berubah menjadi sedih kala kembali mengingat perlakuan ibu tirinya dulu.


Stefan menyadari apa yang baru saja terjadi pada Lysny, "Sudah la tidak usah bersedih aku berada di sini akan menjaga mu."


Lysny tersenyum untuk menutupi kesedihannya itu. "Ada hubungan apa kalian?" Lysny kembali bertanya karena rasa penasarannya yang tinggi.


"Lysny apa kau ingat ketika aku bilang aku berada di Perancis?" Lysny mengangguk singkat.


"Tapi janji dulu jangan marah ya"


"Iya" mereka saling menautkan kedua jarj kelingking mereka seperti anak kecil.


"Saat itu kami sudah menikah dan bulan madu di Perancis." ucap Della sambil nyengir kuda,matanya melirik melihat Lysny kesal atau tidak. Dan benar saja lagi lagi Lysny kembali dibuat kesal oleh kakak dan sahabatnya.


"Ini sungguh diluar nalar ku kalian baru bertemu dan dengan waktu singkat kalian menikah itu pun tanpa ku"


"Siapa yang bilang kami baru bertemu? Beberapa tahun yang lalu kami sudah pernah bertemu"


Lysny hanya ber oh ria saja,ia tak tau harus berkata apa lagi dengan keterjutan yang ia miliki saat ini. "Sudahla ini sudah malam kita makan dulu setelahnya tidur. Kalian tidak tidur disini kan?"


"Iya aku mempunyai mansion disini kami akan sesering mungkin mengunjungimu" ucap Stefan.


Mereka memesan makanan kemudian makan bersama di apartemen Lysny, mereka pamit pulang setelah selesai makan malam.


Lysny sedang bersantai di kamarnya yang mendominasi warna putih dan hitam. Ia bersandar di kepala ranjang miliknya sembari mengelus ngelus pelan perutnya.

__ADS_1


"Mommy akan menjaga mu sampai kau lahir ke dunia ini walaupun ibu mu ini harus melalui rasa sakit yang luar biasa. Mommy akan menjadi ibu sekaligus ayah mu, kau tidak akan kekurangan kasih sayang. Baik baik ya di dalam sana." kemudian ia memejamkan matanya pelan dan tertidur.


πŸƒ


πŸƒ


πŸƒ


πŸƒ


VX Company


"Apa sudah ketemu?!" tanya Jason dengan ketus sembari memeriksa beberapa dokumen.


"Be-belum tuan" ucap Joe taku takut.



"Tuan ini tentang tuan Jack ia akan menyelesaikan kuliahnya dengan cepat dan ia tidak ingin magang di perusahaan kita. Katanya dia ingin mandiri."


"Ya sudah biarkan saja"


"Satu lagi tuan, ketiga wanita itu sudah menjadi orang gila karena disiksa terus terusan selama seminggu ini"


Jason tampak berpikir harus berbuat apa, "Masukkan saja mereka dalam rumah sakit jiwa" ucapnya enteng.

__ADS_1


"Ada lagi yang ingin kau sampaikan?" tanya Jason saat Joe tidak kunjung keluar dari ruangannya.


"Tuan, nyonya besar sudah mengatur kencan anda dengan gadis pilihannya"


"Katakan pada mommy aku tidak akan datang"


πŸƒ


πŸƒ


πŸƒ


πŸƒ


Willy's.Corp


"Apa?!" tanya Bob dengan rasa tidak percayanya. "Bi-bisa kau ulangi apa yang kau katakan nona?"


"Aku bilang aku ingin semua wanita hamil di perusahaan kita di cutikan dan beri mereka waktu libur yang panjang agar dapat mengurus anak mereka nantinya"


"Aku tahu rasanya karena aku juga sedang hamil" ucap Lysny dengan santai.


Bob semakin kaget saja mendengar nonanya sedang hamil, "Nona HAMIL?!"


"Iya terus? Oh ya bagaimana dengan pemotretan ku?"

__ADS_1


TBC


__ADS_2