Nera Story

Nera Story
part 11


__ADS_3

"Aahh"


gumam Ardan berbaring di kasurnya,


tok tok tok


suara pintu kamar Ardan, Ardan membuka pintunya dan melihat ada pacarnya yaitu Manda,


"hai sayang" ucap Manda memeluk Ardan,


tapi ekspresi Ardan cuman biasa saja bertemu Manda,


"sayang kamu kenapa, kok kayaknya ga happy gitu" ucap Manda,


Ardan menunduk,


"gak papa cuman lagi ga mood saja"


"sini ayok masuk"


kata Manda sambil menarik tangan Ardan untuk masuk kamar hotelnya, lalu mengunci pintu,


mereka berdua duduk di kasur.


"kamu ada masalah, coba cerita sama aku" ucap Manda dengan memegang tangan Ardan,


"enggak.. aku gak papa, cuman kecapekan doang"


"kalau gitu biar capek mu hilang"


Manda dengan ekspresi genitnya mengelus tangan Ardan,


"Ayok"


ucap Manda lalu mencium mulut Ardan, sampai ke leher-lehernya,


setelah itu, Ardan langsung berdiri,

__ADS_1


"Man udah deh, aku lagi ga mood jangan nambah in aku makin marah" bentak Ardan


"kok kamu begitu, biasanya kamu sering lakukan gitu ke aku, sekarang giliran aku kamu marah"


kata Manda sedih sambil menundukkan kepalanya,


Ardan merasa bersalah sudah membentak kekasihnya ini, lalu dia jongkok melihat wajah pacarnya yang sedang menunduk,


"sayang maafkan aku"


Manda menatap mata Ardan yang begitu dekat dengan nya,


Manda pun tersenyum,


"iya aku maafin kamu kok, aku juga salah, maafin aku juga ya"


"iya aku juga maafin kamu" ucap Ardan tersenyum,


💭💭


"sayang"


ucap mama, seketika Nera terkejut dan berdiri kaku,


"kamu kenapa kayak menyelinap gitu" ucap mama sambil nyamperin Nera yang dari tadi tidak menoleh ke arah mamanya,


Mama Nera melihat wajah Nera yang terlihat gugup,


dan mata mamanya tertuju ke arah bibir Nera yang bengkak itu,


"mulut mu kenapa"


"ini.. ini.. kena gigit ma.. tadi aku makan sambil bengong.. jadinya begini"


mama Nera tidak percaya dengan ucapan Nera barusan, kalau ke gigit gak mungkin sampai ke depan bibir dan bengkak, pikir mamanya.


"perutmu tidak bermasalah kan"

__ADS_1


Nera lupa, kalau dia sedang hamil,


"enggak papa kok ma, baik baik saja"


"mama dan papamu sudah berbicara sama polisi untuk mencari siapa yang sudah merampok dan juga mama penasaran siapa yang sudah menghamili mu" ucap mama kesal,


"seingat ku perampok itu memakai kalung berwarna hitam merah dan ada gambar tengkoraknya ma"


"untung kamu melihat ciri ciri perampok itu, kalau kamu menemui orang memakai kalung itu langsung bilang ke mama atau papa ya"


Nera cuman mengangguk,


*


Nera berbaring di kasurnya, dan melihat ke atas,


"kenapa hidupku seperti ini ya tuhan, masalah yang aku hadapi sangat besar, aku sudah tidak kuat lagi menanggung resiko ini" gumam Nera,


"semua ini karena 2 orang itu" ucap Nera sangat kesal, dia sudah menemukan orang pertama yang merebut remajanya yaitu Ardan, lelaki brengsek dan kurang satu lagi yaitu si perampok itu.


dan yang masih dia pikirkan, lama kelamaan perut Nera akan bertambah besar, Andi pasti akan curiga, dan pasti akan mengetahui keadaannya sekarang ini.


"aku harus bagaimana, apa aku bisa mengurus anakku ini sendiri tanpa suami"


gumam Nera,


🥀


***Bonus nih foto pemeran Manda



 



jgn lupa lagi untuk selalu like dan vomment nya guys💐

__ADS_1


__ADS_2