Nera Story

Nera Story
part 13


__ADS_3

"jadi bagaimana dok keadaan anak saya"


ucap mama Nera,


"anak yang ada didalam kandungan Nera sangat muda, jadi mempengaruhi kondisi ibunya"


"jadi bagaimana yang saya lakukan"


"ibu harus memberi tahu supaya Nera tidak boleh terlalu banyak bergerak yang berat-berat, karena ini akan membuat Nera sakit terus menerus, karena kandungannya sangat muda"


"baik dok, saya akan memberitahukannya, terima kasih atas bantuannya"


"sama-sama, saya permisi"


"oh ya dok kira kira usia kandungan Nera berapa ya"


"saya lihat sudah sekitar 3 Minggu"


Mama Nera mengangguk kepalanya,


"terima kasih sekali lagi dok"


**


mama Nera masuk ke kamar Nera, dan melihat Nera yang masih berbaring di kasurnya,


"bagaimana ma"


"kata dokter kamu kecapekan, makannya kamu sering sakit karena kandungan mu masih sangat muda"


Nera mengangguk kan kepalanya, sambil mengelus ngelus perutnya, Nera sangat sedih dia harus menjaga anaknya sendiri, kenapa hal ini harus terjadi, Nera belum siap menerima anak ini,


🍁🍁


hari berikutnya, Nera mau pergi ke supermarket dekat rumahnya untuk membeli, susu ibu hamil,


"ma Nera pamit mau beli susu"


"kamu gak mau dianter sama papa"


"enggak usah ma, kan dekat banget supermarketnya, sama olah raga jalan kaki kesana ma, biar sehat"


"yaudah kalau gitu kamu hati-hati ya"


"iya ma"


*


Nera berjalan menuju ke supermarket, saat sudah berada di supermarket, Nera mencari cari susu ibu hamil, dia menoleh kesana kesini untuk menghindari orang yang melihat dia membeli susu ibu hamil, takutnya pasti orang akan curiga kepada dia,

__ADS_1


dan akhirnya Nera menemukan susu itu, saat mengambil kotak susu, kotak di sampingnya terjatuh, Nera mengambilnya dan betapa terkejutnya ada tangan yang juga mengambil susu itu, saat Nera menoleh ke arah tangan itu, ternyata ada cowok yang waktu kemaren dia membantunya (Vino), mereka saling bertatapan sangat dekat,


"kamu" ucap Nera,


lalu Nera berdiri, di ikuti Vino,


"kamu Nera kan" ucap Vino gugup,


"iya aku Nera"


Vino tersenyum, sambil menggaruk kepalanya,


"oh ya nama kamu siapa"


"namaku.. Vino"


gak tahu apa yang dirasakan Vino, dia sangat deg degan melihat wajah Nera,


"oh salam kenal ya kak Vino"


Deg


Vino terkejut, Nera barusan memanggilnya dengan sebutan kakak,


"gak usah panggil kak, cukup Vino saja"


ucap Vino,


"kamu.. beli apa disini" ucap Vino,


Nera bingung dia harus menjawab apa, karena dia malu kalau dia lagi membeli susu ibu hamil,


"eh ini aku beli susu"


"susu ibu hamil?" ucap Vino bingung,


"ini.. buat.. mamaku kok" kata Nera sambil tertawa,


"kamu juga disini beli apa"


"aku beli jajan buat cemilan di rumah"


"yaudah aku bayar dulu ya"


"aku juga mau bayar, ayo sekalian"


"yaudah ayok" seru Nera,


Mereka membayar di kasir, dan pegawai kasir melihat Nera dan Vino,

__ADS_1


"mbak sama masnya pasangan serasi deh, kandungannya umur berapa mbak" ucap pegawai kasir,


Nera dan Vino melotot melihat pegawai kasir, mereka sangat terkejut,


"ah bukan, dia teman ku mbak" ucap Nera menunjuk ke Vino,


"oh kirain kalian suami istri, maaf ya mbak"


Nera tertawa,


"gak papa kok mbak"


sementara Vino cuman menahan tawa, karena ucapan pegawai kasir tadi, dia membayangkan kalau dia benar benar menjadi suami nya Nera, ah itu tidak mungkin terjadi, karena kalau Nera tahu dia sudah memperkosanya, Nera pasti akan menjauhi nya, Vino tidak siap untuk kehilangan Nera,


setelah membayar masing masing barangnya, mereka berdua keluar supermarket,


"rumahmu dimana" ucap Nera,


Vino bingung karena dia tidak punya rumah, dia dari dulu sudah tinggal di markas persembunyian nya bersama teman temannya,


"rumahku.. rumahku ada di sana, jauh dari sini"


"terus kamu naiknya pakai apa"


"aku jalan kaki, sudah terbiasa aku begitu"


"oh"


"aku.. aku temenin kamu pulang ya"


"enggak usah gak papa, aku bisa jalan sendiri kok"


"gak papa, karena jalan rumahmu sama jalan ke rumahku sama"


Nera bingung kenapa Vino tahu jalan rumahku, sebelumnya aku tidak pernah menunjukkan rumahku kepada Vino,


"kamu kok tahu jalan rumahku, kan aku belum bilang"


Vino terkejut dia keceplosan berbicara seperti itu,


"soalnya aku pernah lihat kamu keluar rumah, jadi aku tahu rumahmu"


"oh" Nera tersenyum.



***Apa yang terjadi saat ini,


tunggu episode berikutnya!

__ADS_1


jgn lupa lagi untuk like dan vomment nya😁***


__ADS_2