
Vino mengantarkan Nera sampai ke rumahnya,
"Nera habis ini kamu ganti baju terus istirahat ya"
"iya Vin, makasih sudah nganterin aku, kamu masuk dulu gih"
"enggak Ra aku langsung pulang saja gak enak sama orang tua kamu"
"Vino kamu basah kuyup lagian ini masih hujan, sudah lah Vin anggep saja aku adik mu"
"baiklah kalau begitu"
mereka berdua memasuki rumah Nera,
"Astaga sayang, kamu kehujanan, ya ampun ayok cepat ganti baju" ucap mama Nera khawatir,
"loh kok ada Vino juga" lanjut nya,
"iya ma, Vino sudah menolongku saat kehujanan"
"ya ampun Vin Tante harus bilang apa sama kamu, kamu itu terlalu baik Vin, selalu menolong Nera"
"iya Te aku bantu Nera ikhlas kok"
"lagian aku juga cinta sama Nera, apapun yang terjadi dengannya aku akan selalu membantunya" ucap Vino didalam hati,
*
Vino keluar dari kamar mandi, dan melihat tidak ada siapa siapa di depannya, dia mencoba mengecek ke atas untuk berpamitan kepada mama Nera,
tok tok tok
Vino mengetuk pintu kamar Nera, dan keluarlah mamanya,
"ada apa Vino?"
"Tante saya mau pamit dulu"
"eh kamu gak mau duduk duduk dulu"
"enggak te lain kali saja"
__ADS_1
"tapi Vino saya mau bicara sebentar sama kamu"
"bicara tentang apa te?"
Mama Nera mengintip Nera yang masih tertidur pulas di kasurnya,
"kita bicara di ruang tamu saja ya, ini Nera sudah tidur takut mengganggunya"
Vino menjawabnya dengan menganggukkan kepalanya,
mereka berdua turun dan duduk di kursi ruang tamu,
"sebenarnya apa yang terjadi sama Nera saat kehujanan itu Vin"
Vino gak habis pikir dia harus menjawab apa, karena kalau dia berkata jujur takutnya mama Nera akan sangat khawatir dengan Nera, tapi dia gak bisa berkata bohong karena mama Nera juga adalah orang tua,
"jadi.. Nera itu.. mau bunuh diri Tante"
"APA?!"
"kok bisa Nera nekat mau bunuh diri?"
"ya Tuhan Nera, kenapa kamu nekat sih nak"
"tapi untung ada saya te, dia ingin terjun dari jembatan, tapi aku cepat cepat mencegahnya"
"Vino terima kasih banyak ya, kalau gak ada kamu Nera sudah nekat bunuh diri, makasih banyak sekali lagi"
"iya Te sama sama, aku memang cinta sama Nera jadi aku akan melakukan apa pun untuk Nera"
Vino keceplosan, dia sangat bodoh kenapa dia bilang ke mama Nera kalau dia cinta dengan Nera,
"kamu cinta sama anak saya?" tanya Mama Nera serius,
"eh maksut ku bukan begitu, aku cinta dengan Nera sebatas teman Tante, dia seperti adik ku sendiri"
"oh begitu"
"oh ya tante mohon maaf sebelumnya, Nera tadi pas mau bunuh diri, dia bilang kepadaku kalau dia itu sedang hamil, apa benar?"
mama Nera menghela nafasnya,
__ADS_1
"iya memang benar Vin, Nera sekarang hamil"
jlep
berarti benar apa yang diucapkan Nera tadi, dia hamil, dan kata Nera itu anak dari perampok yang pernah memperkosanya, gak salah lagi itu adalah Vino, dan anak Nera adalah anaknya juga,
"Nera hamil gara gara perampok yang pernah merampok rumah ini, setelah kejadian itu, kehidupan Nera sangat hancur, dia sering melamun sendiri, trauma kejadian itu, tapi disisi lain Nera kalau bertemu dengan orang lain itu selalu nampak bahagia, tapi di dalamnya itu begitu hancur, sampai dia tadi nekat mau mengakhiri hidupnya dan juga habis ini Nera akan keluar dari sekolah, tapi alasannya pindah sekolah, karena tidak mau kehidupan Nera yang hancur ini akan tersebar kemana mana"
Vino sangat sangat bersalah, hatinya hancur seperti batu yang dipukul manjadi kerikil kecil, Vino tidak tahan mendengar cerita dari mama Nera itu dan membuatnya mengeluarkan air mata,
"Vino kamu nangis?"
Vino mengusap ngusap air matanya,
"ah iya Tante, saya terharu sekali mendengar kehidupan Nera ini"
"saya juga tidak sabar mendengar kabar dari polisi, untuk mencari perampok yang sudah memperkosa Nera sekaligus merampas semua harta di rumah ini, kalau sampai sudah ketemu, saya tidak akan pernah memaafkan dia, dan secepatnya dihukum mati sekaligus"
Deg
Vino membulatkan matanya mendengar kata dari mamanya yang membuatnya tidak bisa berkutik,
"semoga cepat terselesaikan ya Tante masalah Nera"
"iya semoga begitu"
"yasudah Tante aku pamit dulu ya"
"iya Vin makasih ya sudah cerita sama Tante"
"baik Te permisi"
Vio dengan cepat dia melangkahkan kakinya keluar rumah Nera.
✨
*mau lanjut gak?
tinggalkan like dan commentnya👍🏻😉*
__ADS_1