
Lelaki itu melihat badan Nera dari bawah hingga atas, rok Nera terbuka, lelaki itu tidak bisa menahan nafsunya.
"hmm aku main sedikit dulu saja, sebelum perempuan ini aku bawa ke rumah sakit" kata lelaki itu.
Saat lelaki itu ingin menempelkan bibirnya di bibir Nera, seketika Nera terbangun, Nera melihat ada seorang yang ada di depannya, tapi tidak jelas, dia melihat cuman kegelapan yang ada dimatanya, tapi Nera tidak biasa bergerak, terasa badannya diberi batu sehingga sangat lemas.
Tak lama kemudian bunyi telfon handphone berbunyi sangat keras, Nera kaget dan membuka matanya sangat lebar, dia terkejut melihat seorang cowok didepannya.
"Aaaahhhh!!"
Teriak Nera sambil mendorong lelaki itu, dia sangat terkejut melihat badannha tidak memakai baju, hanya pakaian dalamnya yang masih utuh. Nera mengambil baju handuk yang ada disebelahnya lalu cepat cepat memakainya, Nera mengambil tas dan seragamnya yang ada dibawah kasurnya, dia berlari menuju keluar, dia sangat panik, badannya udah gemetar gak karuan.
Setelah dia sampai ke bawah hotel, Nera menunggu Taxi yang lewat, tak lama kemudian Taxi lewat didepannya, Nera segera melambaikan tangannya ke arah taxi itu, setelah taxi itu berhenti ditempatnya, segera dia masuk kedalamnya.
"pak anterin aku ke jalan Agung nomer 23" kata Nera
__ADS_1
"siap mbak!" kata supir taxi,
Saat mobil itu berjalan, dia memandangi kaca jendelanya, Nera berpikir kenapa dia tiba tiba berada di hotel ini, dan tega teganya lelaki itu memperlakukan dia yang tidak sopan, Nera masih sangat penasaran dengan orang itu dan tidak tahu wajah orang itu sama sekali.
"Mbak tidak papa kan" kata supir taxi tiba-tiba.
Nera tersenyum pedih sambil menggeleng kepala, "enggak pak ga papa" kata Nera
Lalu Nera melihat jendela mobil kembali. Rasanya dia ingin menangis sekarang, tapi dia mencoba untuk menahannya.
*
Setelah sampai di rumah Nera, Nera berjalan ke kamarnya, mama Nera (Diana) terkejut melihat Nera yang memakai baju handuk, dan juga pulang malam seperti ini.
"Sayang kamu kenapa pulang jam segini terus kenapa pakai baju begitu?" tanya mama Nera.
__ADS_1
Nera menoleh ke arah mamanya yang sedang berdiri di samping meja makan, lalu Nera berpikir dia tidak boleh bercerita kepada mamanya kalau dia sudah diperkosa, Nera tidak mau mama sampai khawatir kepadanya.
"aku habis ikut.. ekstra basket ma terus.. aku sekalian mandi di sekolah, dan handuk ini.. dapat dari sekolah juga" kata Nera bohong dengan senyuman terpaksa.
"oh yaudah, kalau gitu habis ganti baju kamu makan malam disini ya mama sudah bikinin kamu spageti keju kesukaan mu" kata mama, Nera mengangguk kan kepalanya.
Nera berjalan pergi ke kamarnya, dan duduk di kasurnya, dengan kaki dilipat diatas kasur,
Nera kepikiran kejadian yang sudah dialami tadi, Nera trauma kejadian itu takut menimpanya lagi, Nera menangis tersedu sedu, Nera merasa dia sudah tidak remaja lagi, dia sudah kotor, ga ada lagi yang dia banggakan, kalau mama dan papanya tau soal ini pasti mereka akan kecewa dengan Nera.
"Mama... papa... maafkan Nera.. sudah mengecewakan kalian berdua" gumam Nera sambil terus saja mengeluarkan air mata beningnya.
❣️
jangan lupa untuk like and commentnya
__ADS_1
Terima kasih❣️