
ke esokan harinya, Nera berjalan ke kamar mandinya dengan memakai piyama, dia bercermin di kaca kamar mandinya, Nera membuka bajunya dan melihat di tubuhnya banyak bekas gigitan dari perampok itu, bukan cuman di badannya, di leher dan wajahnya juga ada.
Lalu Nera menangis dengan berjalan mundur sampai punggungnya menempel dinding, Nera tetap menangis tersedu sedu, menyesalkan perbuatan kemarin yang dia alami, lalu Nera duduk di samping pintu kamar mandi dengan kaki ditekuk ke atas,
"aku sangat kotor, aku sudah diperkosa dua kali"
kata Nera didalam hatinya menyesali perbuatannya, Nera berpikir apa salahnya sampai dia se enaknya diperkosa sama laki laki jahat seperti dua orang itu.
Setelah mandi Nera keluar dari kamar mandinya, lalu ada yang mendodok pintu kamarnya,
"masuk!"
suruh Nera,
ternyata yang masuk adalah mamanya, sambil membawakan sepiring makanan dan susu hangat,
"sayang ini mama bawain makanan kesukaan mu"
kata mama,
"ma gak usah repot repot bawa makanan ke kamarku, aku kan bisa jalan ke meja makan"
kata Nera,
"tidak papa"
lalu mama Nera duduk di kasur nya bersama Nera,
"Nera maafin mama nak, mama gak bisa jagain kamu, mama menyesal"
ucap mama sambil menangis,
"mah mah sudah, ini bukan salah mama, ini salahku karena aku tidak hati hati"
kata Nera sambil memegang kedua pundak mamanya,
__ADS_1
"mama gak usah nangis aku mohon"
Nera lalu memeluk mamanya, yang terus saja menangis,
mama Nera merasa badan Nera terasa panas, lalu melepaskan pelukannya,
"Nera kamu demam ya"
ucap mamanya melihat wajah Nera yang pucat,
"eh enggak kok ma, Nera baik baik saja kok"
ucap Nera dengan senyuman terpaksa, Nera terpaksa berbohong karena dia takut mamanya akan khawatir,
mama Nera memegang dahi Nera,
"kamu demam sayang, lebih baik kamu ga usah sekolah dulu ya"
"Baiklah ma"
Lalu Nera melanjutkan makanan yang tadi dibawakan mamanya,
Nera masih trauma kejadian yang dia alami kemaren, di bayangan Nera terlihat wajah gelap ke dua orang yang memperkosanya,
"Aaahhh jangan"
Teriak Nera terbangun dari tidurnya.
dan disamping tempat tidur Nera ada Andi yang duduk dan masih memakai seragam sekolah nya.
"Nera kamu tidak papa"
"Andi kenapa kamu disini"
"mamamu bilang kalau kamu tidak masuk sekolah karena sakit, aku langsung buru buru kesini untuk jenguk kamu"
__ADS_1
"jadi kamu sekarang tidak sekolah"
"tidak"
"Andi kamu jangan begitu, buat jenguk aku kamu ninggalin sekolah, nanti saat pulang sekolah kan bisa"
"aku sangat khawatir sama kamu Ra, kalau aku sekolah malah aku kepikiran terus kondisi kamu"
lalu Andi memegang dahi Nera
"sayang kamu panas banget, semalam kamu habis ngapain sampai demam tinggi begini"
sangat tidak mungkin Nera cerita ke Andi kejadian semalam itu, Andi pasti akan kecewa dan meninggalkannya karena dia sudah diperkosa dua kali,
"aku habis bergadang, belajar buat ulangan besok" ucap Nera bohong,
"ya ampun karena itu kamu sampai sakit begini"
Nera mengangguk angguk kepalanya,
"lain kali kamu ga usah dipaksa belajar sampai larut malam Ra, lain kali jangan diulangi lagi ya"
ucap Andi sambil memegang pipi Nera,
"makasih ndi kamu sudah perhatian sama aku"
lalu mereka berpelukan,
"sebagai pacar kamu, aku akan selalu ada untukmu, dimana pun dan kapanpun"
kata Andi tulus,
Nera sedih mendengarkan ucapan Andi tadi, karena kalau dia tahu kalau Nera sudah tidak jadi remaja lagi, pasti kecewa.
🔸
__ADS_1
hai jangan lupa untuk tekan tanda like di samping kiri
👇🏻