Nera Story

Nera Story
part 17


__ADS_3

mama Nera mendodok pintu kamar Nera,


"masuk"


suruh Nera,


"sayang kamu sebenarnya kenapa, kok pulang dari taman seperti pucat"


Nera tidak mau kalau sampai mamanya khawatir dia tadi diculik oleh Ardan,


"enggak ma gak papa kok"


"mama bikinin kamu susu ya"


"iya ma"


lalu Nera berbaring di kasurnya karena berasa punggung nya sakit, dan dia sambil memikirkan Andi,


"ya Tuhan terima kasih sudah memberikan pacar yang sangat setia dengan ku, dan juga menerima apa adanya dari ku"


gumam Nera,


tapi Andi pasti kecewa dengan Nera, karena tidak bisa menjaga dirinya dengan baik,


"maaf kan aku ndi"


*


ke esokan harinya, kandungan Nera memasuki 2 Minggu, sebelum berangkat sekolah Nera sering senam di depan rumahnya untuk menjaga kandungannya agar selalu tetap sehat.


saat di sekolah Nera dan Lisa pergi ke kantin, Lisa menyarankan agar Nera jangan sering membeli makanan yang pedas, Nera sekarang sering membawa bekal makanan dari rumah, dan juga susu ibu hamil.


*


sementara di kantor Ardan terus menerus memikirkan Nera, dia masih belum percaya kalau anak yang ada di Nera itu benar anaknya atau tidak, tapi tidak mungkin Nera melakukan hubungan itu kecuali dipaksa seperti waktu itu.


tak lama kemudian Manda masuk ke kantor Ardan dengan membawa gelas air kopi untuk Ardan,


"sayang ini aku bawain kamu minum kopi"


tapi Ardan tidak melihat wajah Manda,dia tetap melamun memikirkan Nera,


"sayang"


panggil Manda,

__ADS_1


"sayang, kamu kok melamun sih"


"sayang.."


teriak Manda,


Ardan langsung terkejut mendengar teriakan Manda, dan melihat Manda berdiri di hadapannya,


"lo kamu kapan kesini" ucap Ardan,


"aku dari tadi disini, kamu nya saja yang cuek sama aku" kata Manda dengan ekspresi cemberut,


Ardan berdiri dan nyamperin Manda yang masih cemberut,


"maaf sayang, habis aku sering banyak pekerjaan jadi sering ngelamun"


ucap Ardan sambil memegang kedua tangan Manda,


"ini aku bawain kamu kopi, biar kamu gak ngantuk"


"makasih sayang"


Ardan mencium kening Manda, seketika Manda langsung terbawa perasaan,


Ardan meminum kopi yang dibawa Manda,


Nera duduk di meja Ardan, sehingga Ardan mulai mendekati tubuh Nera, kedua tangan Nera mengelus pipi Ardan, Ardan pun mendekati wajah Nera lalu menciumnya, Nera membuka kancing Ardan satu persatu, Ardan dan Nera terus berciuman sampai baju Ardan dia buka, lalu baju Nera juga di buka oleh Ardan,


Ardan mendorong tubuh Nera hingga berbaring di meja nya, dia melihat wajah Nera yang sangat imut waktu berbaring,


"Nera" ucap Ardan sambil mengelus rambut Nera,


Manda terkejut,


"apa"


sambil mengerutkan alisnya, Manda bingung siapa yang di ucapkan Ardan tadi.


"Ardan" ucap Manda,


Ardan kaget dan mengedip ngedipkan matanya, dan betapa terkejutnya Ardan melihat di depannya yaitu Manda,


haaa!


teriak Ardan langsung bangun, Ardan bingung kenapa dia tidak memakai baju dan juga Manda cuman memakai BH dan roknya masih di pakai, Ardan cepat-cepat memakai bajunya,

__ADS_1


"Man pakai bajumu" ucap Ardan,


"kenapa kalau aku gak pakai baju, kan kamu yang ngajak" kata Manda dengan suara genitnya,


Ardan mengambil baju Manda dan memakaikannya di tubuh Manda,


"sayang kamu kenapa sih, kan tadi yang ngajak pertama kamu"


"udah man sekarang kamu keluar dulu, aku lagi pusing"


"kamu jahat Dan" ucap Manda lalu turun dari meja,


"tunggu, tadi kamu bilang Nera, itu sebenarnya siapamu"


Ardan keceplosan mengucapkan itu,


"tidak bukan siapa siapa"


Manda sangat curiga dengan Ardan, dia tetap mengingat siapa itu Nera, dia juga akan mencari nama Nera apapun caranya.


🔥


***Biar gak bosen nih, saya kasih foto, biar kalian tidak lupa dengan pemeran Novel ini👇🏻


ingat ingat ya❣️***


**ANDI



**


**VINO



ARDAN**



🥀


***ganteng semua, bingung harus milih mana?


eetss tapi jangan lihat dari penampilannya, yang paling penting lihat dari dalamnya.

__ADS_1


! cerita ini hanya fiksi, tidak terjadi di dunia nyata, mohon para pembaca menyikapinya***.


__ADS_2