
tak lama dari itu, kita berdua masuk ke ruangan periksa, dan duduk dikursi depan Dokter Kirana,
"jadi ini siapa yang sakit?" tanya dokter Kirana,
"bukan sakit kok dok, cuman ingin memeriksa kandungan saya, dan juga saya pingin tahu kelamin bayi saya apa dok" ucap Nera,
"oh baiklah, silahkan" kata dokter sambil menyuruh Nera untuk berbaring di tempat tidur,
saat dokter Kirana ingin membuka baju Nera untuk diperiksa, Nera mencegahnya,
"bentar dok" Nera melihat ke arah Vino yang masih duduk di kursi itu, dan Vino mengerti atas keinginan Nera, dia pun membalikkan badannya membelakangi Nera,
"kenapa?" tanya dokter Kirana,
"itu dok aku suruh biar gak lihat ke aku"
"loh memang kenapa, kan dia suamimu"
"eh bukan dok, dia temanku"
"suamimu kemana?"
"aku gak punya suami dok, ayah dari anakku ini saja belum tahu" batin Nera,
"suamiku lagi kerja jadi aku sama temanku"
"oh begitu"
beberapa menit kemudian setelah diperiksa, Nera kembali duduk di kursi samping Vino, di ikuti dokter Kirana,
"jadi bagaimana dok hasilnya?" tanya Nera,
"kelamin calon anak anda yaitu perempuan"
Nera dan Vino tersenyum bahagia sambil menatap satu sama lainnya, memang Nera ingin mempunyai anak perempuan, karena menurut dia anak perempuan biasanya lemah lembut, dia janji akan mengajari anaknya dengan baik, dan Nera berpikir semoga anaknya tidak brengsek seperti perilaku ayahnya kelak.
Vino sangat senang karena anaknya adalah perempuan, pasti cantik seperti mamanya yaitu Nera, tapi Vino tiba tiba sedih karena anak dari Nera tidak tahu siapa ayah kandung yang sebenarnya, Vino masih takut akan hal ini kalau Nera tahu, dia akan pasti meninggalkannya dan juga menjauhi anaknya dari Vino.
"dan juga Alhamdulillah anak ibu dan bapak sehat"
"makasih dok"
mereka berdua keluar dari kamar periksa, dan menuju keluar,
"Nera" panggil Vino,
sontak Nera menoleh,
"ada apa Vin"
__ADS_1
"kamu sekarang lapar gak?"
Nera mengayunkan mulutnya,
"iya lapar dikit Vin"
"kita makan dulu aja ya"
"oh boleh"
Vino dan Nera pergi ke samping rumah sakit yang ada jualan mie ayam disana,
"kamu mau mie ayam gak?" tanya Vino,
"iya Vin, aku lagi pengen mie ayam sekarang" ucap Nera,
"yang mau kamu atau bayinya hayo" sahut Vino menggoda,
Nera tertawa kecil,
"dua duanya deh kayaknya"
Dilanjut Vino tersenyum, setelah sampai di warung mie ayam, Vino memesan 2 mie ayam dan juga 2 es teh, saat makan pandangan Nera tiba tiba menuju ke arah kalung yang dipakai Vino,
"Vino, kalung mu itu beli dimana?" tanya Nera,
"ha? yang ini" Vino menunjukkan kalungnya ke Nera, lalu Nera mengangguk,
"kalungnya keren Vin, tapi agak menyeramkan sih, karena ada tengkoraknya gitu"
"iya aku soalnya suka yang menyeramkan"
"oh ya kan Vino preman wajar saja sih dia pakai kalung yang menyeramkan gitu, tapi wajahnya tidak begitu menyeramkan, gak seperti preman preman yang pernah aku temui" Batin Nera,
"Hey kok bengong" ucap Vino,
langsung Nera terbangun dari melamun nya,
"berarti kamu suka film yang menyeramkan gitu dong"
"ya begitulah"
Mie ayam yang dipesan Vino sudah datang bersama es tehnya, mereka memakannya,
"Vino"
"iya"
"aku mau tanya boleh?"
__ADS_1
"tanya saja gak papa"
"menurutmu kalau ada perempuan di perkosa dua cowok itu terus dia hamil, nah anak nya itu dari cowok pertama atau yang ke dua ya?"
"kenapa tiba tiba tanya begitu?" sahut Vino,
"gak papa cuman penasaran saja, soalnya aku pernah baca novel kayak gitu" ucap Nera berbohong,
"menurutku sih dari cowok ke dua deh"
"kok bisa?"
"ya bisa, karena yang bisa hamil dari berhubungan seperti itu terakhir kalinya, kalau cowok yang pertama kayaknya enggak deh"
"benar dugaan ku selama ini, berarti yang mengahamiliku adalah perampok itu, tapi sampai sekarang aku gak menemui perampok itu sama sekali, bagaimana nasib anakku ini" batin Nera,
"tuh kan melamun lagi" ucap Vino,
"Vino pernah berhubungan badan sama cewek gitu?"
Vino terkejut dan langsung membulatkan bola matanya,
"e-enggak pernah Ra" ucap Vino bohong
"nanti Vin kalau kamu sudah menikah"
Nera tertawa,
"aku pernah yaitu kamu Ra"
Vino membuka ponsel di sakunya, dan mencoba memfoto Nera,
"Nera lihat sini" ujar Vino,
seketika Nera mendongak,
Ckrik
"ih Vino kok malah ngefoto sih, kan aku jelek"
"kamu sampai kapanpun tetap cantik kok Ra"
Nera mengayunkan mulutnya, dan Vino melihat hasil fotonya,
🥀
hai kembali lagi, maaf ya gak update setiap hari, cuman kadang kadang doang.
__ADS_1
like dan commentnya ya jangan lupa tinggalkan.👍🏻💬