
hueekk!
"kenapa dari tadi aku mual mual yah, pusing juga"
gumam Nera sambil memegang kepalanya,
"Nera ayo berangkat"
teriak papa Nera dari luar,
Nera langsung bergegas keluar kamar untuk pergi sekolah,
"kenapa lama banget kamu Ra"
ucap papa didalam mobil,
"maaf pa tadi aku mual mual, mungkin karena kecapean"
seketika papa Nera terkejut mendengar ucapan Nera barusan, ah semoga tidak terjadi apa apa dengan anaknya,
**
"hai Andi" teriak Nera melambaikan tangannya ke arah Andi,
Andi pun menoleh ke sumber suara itu, ternyata yang memanggilnya ialah Nera, lalu Nera nyamperin Andi yang sedang duduk di pinggir lapangan,
saat berjalan menuju Andi tiba tiba,
huueekk
Nera ga bisa menahan mual nya itu, dia langsung bergegas lari ke toilet, Andi melihat Nera yang sedang berlari, ikut berlari untuk melihat kondisi Nera, dia takut kalau Nera sakit lagi,
*
"aku kenapa ya, kok dari tadi pagi aku mual mual, pasti aku kecapean" gumam Nera sambil memegang kepalanya yang agak pusing,
"Nera kamu didalam kan"
terdengar suara Andi dari luar toilet,
"iya, bentar"
Andi pun menunggu di luar, dengan muka cemasnya, takut terjadi apa apa dengan Nera, tak lama kemudian Nera keluar, dan melihat Andi yang sedang berdiri di samping toilet,
__ADS_1
"Andi" ucap Nera,
"sayang kamu ga kenapa napa kan"
"enggak kok, aku cuman masuk angin doang"
Wajah Andi sangat cemas melihat muka Nera yang pucat,
"kamu ke UKS dulu saja, ga usah masuk kelas"
"gak ndi aku masih kuat kok, ayo pergi"
saat berjalan beberapa langkah,
bruukk
Nera terjatuh pingsan tepat di depan Andi,
"sayang" teriak Andi terkejut melihat pacarnya pingsan,
*
tak lama kemudian Nera terbangun dari pingsan nya, melihat didepannya banyak seseorang yang melihat nya, ada mama, papa, dan juga Andi,
"aku ada dimana" ucap Nera,
"kenapa aku berada disini"
"kamu tadi pisang sayang, terus Andi telfon mama, langsung kita berdua nyamperin kamu ke sekolah"
Nera masih bingung, dia tidak mengingat kejadian sebelum pingsan itu, terakhir di lihat dia lagi berjalan, lalu sudah tidak ingat lagi,
🔸
Nera disuruh pulang ke dua orang tuanya untuk beristirahat, saat berjalan keluar sekolah untuk masuk mobil, bahu Nera ada yang menyenggolnya, Nera pun menoleh ke belakang dan melihat ada seorang preman yang sedang menatapnya balik,
"sepertinya aku kenal wajah ke tiga orang itu" kata preman itu didalam hatinya,
mata Nera tertuju dengan kalung yang dipakai preman itu, dia baru ingat kalau kalung itu pernah dipakai perampok yang pernah memperkosanya,
dan perampok itu sadar juga, perempuan itu ternyata yang pernah dia perkosa waktu merampok rumah Direktur Dani, seketika perampok itu berpaling muka terhadap Nera, dan berjalan menghindari Nera,
"pa.. ma.. itu.." tunjuk Nera ke arah perampok itu,
__ADS_1
"kenapa Ra" ucap papanya,
"ehm enggak pa gak jadi, mungkin aku lagi pusing jadi kebayang yang enggak enggak" ucap Nera sambil memegang kepalanya yang pusing,
☠️☠️
sementara si preman itu legah, dia berhasil kabur dari ke tiga orang itu, dia berjalan ke markas persembunyian nya,
"hey bro, lo dari mana saja" ucap teman preman itu,
"gue mau ngasih info sama kalian" ucap preman
"info apa"
"apa kita mau ngerampok lagi"
"wah seru tuh let's go"
"dengerin gue dulu, gue tadi pas di jalan, gue ga sengaja nabrak bahu cewek, lah ternyata itu adalah cewek anak dari direktur Dani, waktu 1 Minggu lalu kita ngerampok rumahnya"
"buset, lo ga ketahuan kan sama dia"
"enggak dia juga curiga sama gue, tatapan wajah cewek itu seperti mengenal gue, langsung gue berpaling muka dan pergi sebelum ketahuan"
"nah salah lo sendiri sih, pakai acara perkosa tuh anak"
"ya jelas tuh anak lihat muka lo Vin"
(preman itu bernama Vino)
"gue nafsu banget sama anaknya, dia cantik banget dimata gue" ucap Vino sambil membayangkan wajah Nera,
"enak banget jadi lo, udah punya badan tuh cewek"
"kita mah cuman megang tangan orang tuanya doang"
"ibunya juga cakep lo" ucap Vino sambil ketawa,
"lah masak gue sama mama nya"
semua ketawa ber bahak bahak.
💥
__ADS_1
**wah udah mau ketahuan nih si Vino, nah si Nera kok mual-mual, apa jangan jangan..
jgn lupa untuk like dan vomment❣️**