Nikah Kontrak Dengan CEO Impoten

Nikah Kontrak Dengan CEO Impoten
Bab 50 - Ending


__ADS_3

...༻✡༺...


Semenjak bertemu kembali, Defan, Disha, dan Dimas mulai sering menghabiskan waktu bersama. Dita bahkan sudah menjadi bagian persahabatan mereka.


Empat bulan berlalu. Disha sudah melahirkan anak ketiga. Dia dan Defan senang saat mengetahui kalau jenis kelamin anak ketiga mereka adalah perempuan.


"Akhirnya ada yang kayak emaknya," komentar Defan. Dia sedang menggendong anak ketiganya sekarang. Nama anak itu adalah Fara Gemintang Dirgantara.


"Sayang, pokoknya setelah ini kita nggak boleh kejebolan lagi," ucap Disha sambil menyusui Tirta.


"Kalau kejebolan lagi gimana?" tanggap Defan.


"Kalau begitu, kau saja yang hamil!" balas Disha.


"Yang sabar dong, Sayang. Jangan marah-marah terus. Kamu setelah beberapa kali hamil sikapnya semakin mirip emak-emak." Defan duduk ke sebelah Disha. Melebarkan senyumannya.


Mata Disha langsung mendelik. Tidak terima dengan komentar Defan. Lelaki itu bergegas memberikan ciuman ke pipi. Disha lantas hanya bisa memutar bola mata jengah.


"Aku senang bisa merasakan yang namanya jatuh cinta. Sama sahabat sendiri lagi," ungkap Defan.


Disha melayangkan tatapan malas. "Jangan sok emosional deh," ucapnya seraya mencubit pipi Defan karena gemas. Dia dan Defan segera meletakkan anak mereka ke keranjang bayi. Kebetulan dua anak mereka itu sudah tertidur pulas.

__ADS_1


Defan menarik Disha. Hingga sang istri langsung berada dalam dekapannya. Tanpa pikir panjang, Defan menghamburkan ciuman ke wajah Disha. Keduanya berakhir tertawa kecil bersama. Sungguh, tidak ada hal yang membahagiakan di dunia, selain hidup bersama orang yang dicintai.


...***...


Flashback Lima bulan yang lalu...


Waktu menunjukkan jam lima sore. Dimas dalam perjalanan menuju bandara. Mobilnya perlahan berhenti.


Selama tiga tahun tidak bertemu kedua sahabatnya, Dimas merasa sangat terpuruk. Dia tidak memiliki teman akrab lain selain mereka berdua. Meski sakit hati, rasa kesepian dan rindu Dimas lebih kuat dibanding apapun.


Dimas yang tadinya mencoba move on di luar negeri, akhirnya kembali pulang. Apalagi setelah mengetahui Disha sedang hamil anak ketiga.


Sebelum menemui Disha dan Defan, Dimas merasa harus melakukan sesuatu. Dia tidak mau dua sahabatnya merasa canggung hanya karena masa lalu. Alhasil Dimas berniat mencari seorang gadis untuk dijadikan sebagai calon istri pura-puranya.


Sekarang Dimas berada di mobil. Dia menghentikan mobilnya karena lampu merah. Atensi Dimas tertuju ke arah seseorang yang tampak berlari menuju mobilnya. Tanpa diduga, orang itu masuk ke dalam mobil Dimas.


"Mas sepertinya salah masuk mobil!" tegur Dimas. Dia mengira orang yang masuk ke mobilnya adalah lelaki.


"Maaf! Aku sedang dikejar orang gila! Aku numpang bersembunyi sebentar di sini ya," ujar orang itu. Dia ternyata adalah seorang perempuan. Dimas dapat mengetahui dari bentuk wajah, suara, dan tidak ada jakun di lehernya. Namun penampilan gadis tersebut persis seperti lelaki.


"Kau perempuan?" tanya Dimas.

__ADS_1


Gadis itu tidak menjawab. Dia justru merunduk ke dekat kaki Dimas. Membuat mata Dimas sontak membulat.


"A-pa yang kau..."


"Pssst! Mereka di sini." Gadis yang bersembunyi di mobil Dimas, meletakkan jari telunjuk ke depan bibir.


Dimas lantas memperhatikan keluar mobil. Di sana terlihat ada sekumpulan preman yang mencari-cari seseorang. Dimas yakin mereka pasti mencari gadis yang bersembunyi di mobilnya sekarang.


Setelah semua preman itu pergi, Dimas memberitahu gadis yang masih merunduk ke dekat kakinya.


"Mereka sudah pergi," ujar Dimas. Dia memperhatikan baik-baik wajah gadis tomboy di hadapannya.


"Terima kasih banyak. Kalau begitu aku akan pergi." Gadis tomboy itu beranjak. Namun Dimas sigap menghentikan.


"Apa kau butuh uang?" tanya Dimas. Mata sang gadis tomboy langsung berbinar-binar.


...TAMAT...


..._____...


Sebelumnya aku mau mengucapkan terima kasih buat pembaca yang sudah setia baca sampai sini. Maaf kalau ada kesalahan dari segi kata atau kalimat dalam cerita. Pokoknya makasih banyak tak terkira. 😘

__ADS_1


__ADS_2