
- Batas kesabaran seseorang adalah saat ia sudah tak memperdulikan orang itu, bahkan menganggapnya ada saja membuatnya muak-
@nad_nadhira27.
VOTE!!!
Setelah acara usai Jimin mengantar Nara pulang.
Nara hanya diam setelah ia menampar Jimin dan ia juga tak berniat untuk membuka suara.
Sedangkan Jimin mati-matian menahan obsesinya sekarang, bagaimana tidak.
Nara duduk menggunakan dress pendek itu memperlihatkan pahanya yang mulus dan pundaknya yang polos terekspos begitu indah.
"Tahan Jim.. ini bukan waktu yang tepat. Aku harus membuatnya lebih percaya padaku ".
Mobilnya terhenti tepat di depan gedung apartement Nara. Nara menatap Jimin sebelum turun.
"Aku serius tentang ucapanku tadi, aku sudah tak berminat lagi untuk membalas dendam pada Daniel. Dan... jangan menemuiku lagi. Kalaupun kita bertemu jangan menyapaku. Anggap saja kau tak pernah mengenalku". Jelas Nara tapi Jimin hanya tersenyum.
Tak menjawab, membiarkan Nara pergi meninggalkan mobilnya.
"Kita lihat saja nanti..." kata Jimin saat Nara sudah tak terlihat lagi.
Jimin menelpone sutrada Park Jihyun.
"Ah Jihyun hyung. Apa dia menerima tawaran filmmu? " tanya Jimin to the point.
"Katanya dia aka berpikir lagi, kalaupun mau dia hanya ingin menjadi pemeran pembantu".
"Usahakan, kalau perlu paksa dia jadi pemeran utama. Kalau hyung berhasil membuat dia menerima tawaran itu, aku akan membayar semua anggaran untuk syuting di paris nantinya."
"Ah, aku akan menemuinya besok. Aku yakin ia tak akan menolak. "
"Jangan bilang dulu padanya siapa pemeran prianya, tunggu dia sampai di paris dulu baru beritahu dia kalau pemeran prianya adalah aku".
"See you in paris bae..." kata Jimin sambil menatap jendela lantai 17 yang ia tahu dengan pasti itu apartement Nara.
.
.
__ADS_1
Pagi ini Nara menemui sutrada Jihyun karena ia menyuruh Nara untuk bertemu dengannya.
Sutradara Jihyun sudah sangat dekat dengannya, dan Jihyun pernah membantunya saat masih menjadi staff.
Jadi ia tak bisa menolak permintaan sutrada itu.
Nara membungkukkan badannya menyapa Sutradar Jihyun.
"Ah duduklah... mau kupesankan air minum?" Sutradara bertanya tapi sebelum Nara menggelengkan kepala ia sudah mengambil pesanan minuman.
"Kau suka Cappuchinokan? Ini untukmu". Jihyun memberikan minuman itu pada Nara.
"Kangsahamnidah.."
"Apa kau sudah memikirkannya? Aku minta tolong padamu... aku benar-benar tak tahu harus apa lagi. Waktu untuk syuting sudah terencana tapi Soohyun tokoh utamanya sedang terkena kontroversi, dan tak mungkin kami melanjutkan syuting dengannya. Jadi hanya kau satu-satunya." Sutradara Jihyun memperlihatkan berita tentang Soohyun yang terkena skandal narkoba.
Nara menghembuskan napasnya "aku akan mencoba membaca naskahnya", dengan terpaksa Nara menerima menjadi pemeran utamanya.
Jihyun tersenyum ia langsung memberikan naskah pada Nara. "Syutingnya di paris, dan besok hari pertama pembacaan naskahnya. "
"Siapa tokoh prianya?" Tanya Nara saat melihat ada banyak adegan skinsip di naskah itu.
"Staff ku sedang mengurusnya ada lebih dari 2 orang pilihan mereka masih harus melewati evaluasi apa cocok atau tidak. Kau tahu sendirikan dramaku harus bagus. Salah satunya, Kim Minjae ....
Dan Song Kang pendatang baru... aku merokemandasikan mereka untukmu siapa yang ingin kau pilih. Atau... kau mau seorang idol? " tanya Jihyun sambil mengeluarkan calon photo tokoh utamanya.
"Idol? Ah.. tidak usah repot repot. Aku akan menerima keputusanmu. Tidak mungkin aku memilih pilihanku di saat pilihanmu sebagai sutradara lebih bagus. " kata Nara, karena ia juga tidak peduli siapa pemeran prianya.
.
.
Nara sedang menyiapkan pakaian yang akan dibawanya untuk ke paris nanti, sambil memikirkan kembali apa keputusannya sudah benar apa tidak.
Apa lagi mengingat adegan itu paling banyak skinsipnya.
"Ya tuhan... kenapa aku harus menerimanya.." Nara menghela napasnya panjang-panjang sedikit menyesal telah menerima naskahnya.
Tiba-tiba bel berbunyi Nara dengan cepat membuka pintu karena ia sebelumnya sudah janjian dengan Seulgi untuk bertemu.
Seperti biasa, mereka akan bermain atau bercerita satu sama lain. Dan hari ini Seulgi ingin membahas sesuatu.
Kini Seulgi dan Nara duduk di kasur Nara sambil bercerita tentang Daniel.
__ADS_1
"Kenapa membahasnya lagi.." kata Nara kesal, ia akui ia belum move on pada Daniel dan masih berusaha melupakan pria itu.
"Kudengar-dengar mereka berkencan cuman karena menutupi kencan sebenarnya" kata Seulgi membuat Nara bingung.
"Jangan membuat berita hoax tanpa bukti Kang Seulgi "
"Aku serius... irene aku dan Mina berkumpul kemarin, aku ingin mengajakmu tapi kau sibuk. Mina bilang itu hanya menutupi kencan Jihyo" kata Seulgi sambil memperlihatkan screenshoot atau bukti kalau apa yang dikatakannya benar.
"Nah pria ini pacarnya Jihyo, aku yakin kau akan terkejut. Dia Min Yoongi "
"Yoongi dan Kang Daniel itu berteman, kau ingatkan Daniel pernah bilang Yoongi dan dia satu apartement! Dan juga, kau pernah bertemu dengan Yoongi kan pas kau tidur di apartement Daniel!".
Penjelasan Seulgi membuat Nara sedikit terkejut. "Tidak mungkin, lalu kenapa Daniel dengan sendiri mengatakan kalau ia yang berkencan dengan Jihyo! Bahkan kemarin pas di acara Fahdi ia bergandengan tangan dengan Jihyo.".
"Ah kalau itu aku tidak tahu alasan kenapa Daniel seperti itu. Tapi ini sangat aneh kan! Aku akan mencari tahu lebih detailnya, kalau perlu akan ku paksa Mina buka suara. " kata Seulgi bersemangat.
"Kau tahukan dunia entertaiment ini hanya dunia fana dan hanya rekayasa semata. "
"Lalu? Apa ada yang berubah? Kalau memang itu kebenarannya?"
"Jangan pura-pura naif dan bodoh Nara, aku tahu kau masih menyukai Daniel! Dan kenapa kau bersama Jimin! Sudah kubilang kan untuk menjauhi Jimin! Jimin itu gila!!"
"Dia sudah berobat! Lagi pula itu terakhir kalinya aku akan bertemu dengan Jimin, aku juga tidak mau berurusan dengannya"
"Berobat? Jimin? Percuma saja, kalau memang sifatnya brengsek ya brengsek".
"Tapi, kalau memang benar kenyataan bahwa Daniel dan Jihyo hanya saling menguntungkan bagaimana? Kau akan apa ?" Tanya Seulgi lagi menatap Nara heran.
"Entahlah... lagi pula kalau memang itu benar adanya lalu kenapa Daniel tak menjelaskannya padaku? Kenapa?"
.
.
TBC
TO BE CONTINUEEEEEEEEE
JANGAN LUPA VOTEEEE
VOTE
VOTEEEEEEE
__ADS_1