
(Disini menceritakan tentang kesalah pahaman tapi di sisi Daniel)
***DANIEL POV***

****
Aku Mark, Yugyeom dan teman Yuhyeom bernama Seungyoun sedang hang out bersama kami makan ditempat biasa kami sering berkumpul.
" Kau masuk produce x 101 ? Bukannya kau sudah debut k
alau tak salah nama Boybandmu UNIQ " kataku pada teman Yugyeom.
Seungyoun tersenyum mengangguk sesekali ia meminum minuman yang tersedia di meja mereka.
" Mereka terkenal di China, dan mendapat banyak perhargaan " timpal Yugyeom.
" wohh pasti banyak yang memvoting mu " Kata Mark.
Seungyoun menggelengkan kepalanya " tidak ada yang tahu tentang voting "
" benar, Mnet memanipulasinya " kataku sambil tertawa.
" hhaha benar ... Yuehue Entertaiment memperkenalkanku pada PDnim " Seungyoun tertawa menceritakannya.
" tapi kau sangat berbakat. Kalian tahu, Seungyoun yang membuatkan lagu it's okay Idol Produce china yang di producer oleh Lay EXO Sunbaenim " Yugyeoum membuka Youtube memperlihatkan peserta idol produce china menyanyikan lagu buatan Seungyoun.
" woahhh " aku sedikit terkejut melihat bakatnya.
" bukan hanya itu ia ikut berantisipasi dalam lagunya Gikwang HIGHLIGHT Sunbaenim, SUPER JUNIOR D&E sunbaenim , Suran Sunbaenim, kalau tak salah kau juga kan yang membuat lagunya THE UNIT ? " kata Yugyeom dan Seungyoun menganggukkan kepalanya.
" wajar saja kau sangat kaya, aku yakin Mnet akan mendebutkanmu, Mnet suka orang-orang yang dengan latar belakang yang hebat. Yang bisa memancing Netter menyukainya " ujarku melihat stylenya yang terlihat berharga mahal.
...
Setelah beberapa jam kami makan, minum dan berbincang-bincang. Kamopun akhirnya pulang, Yugyeoum pulang bersama kata mereka, mereka ingin ketempat temannya, jadi aku dan Mark memutuskan pulang bersama.
Saat di dalam mobil Mark tiba-tiba menanyakan kabar Nara.
" kenapa memangnya ? " tanyaku ingin tahu, aku tahu dia berteman dengan Nara tapi aku tak pernah menyangka ia akan menanyakan kabar Nara denganku.
" aku melihatnya bersama Jimin, apa dia menjadi anggota staf Bighit ? " tanyanya dan aku mengangguk pelan.
" dan kau membiarkannya ? "
" Nara sudah menandatangani kontrak bersama Bighit jadi, Nara tak bisa mengakhirinya begitu saja. " Jelasku pada Mark.
" kau harus hati-hati, tatapan Jimin saat menatap Nara sedikit membuatku resah. Sangat kentara sekali seperti seorang pedofil " kata Mark membuatku tertawa.
" Kenapa kau menghina Jimin, begitu-begitu dia temanmu juga" kataku sambil tertawa.
" kalau aku bilang Jimin teman kita itu mencium pacarmu bagaimana? Apa kau masih menganggapnya teman? " ujar Mark padaku yang terlihat kesal.
Apa maksudnya?
Seketika tanganku mencengkram stir dengan keras.
" Maksudmu? "
Dan Mark menceritakan kejadian yang ia lihat padaku.
Membuat ketawaku hilang secara tiba-tiba.
Jimin mencium paksa Nara.
__ADS_1
Tetapi aku sedikit takut menanyakan hal itu pada Nara.
Karena aku takut kehilangan Nara, tetapi bukannya aku bodoh jika hanya diam saat tahu orang yang aku cintai berciuman dengan sahabatku sendiri.
Makanya setelah mengantar Mark pulang, aku langsung menuju ke apartement Nara.
Nara tersenyum padaku seperti biasanya dia memang selalu terlihat cantik.
Dan aku hanya tersenyum tanpa berkata-kata.
Sengaja aku mendiamkannya selama seharian penuh ini, agar ia tahu kesadarannya bahwa ada yang salah denganku.
Aku bukan tipe pria brengsek, yang tiba-tiba marah bahkan sampai memukul Nara karena Mark memberitahuku Nara berciuman dengan Jimin dibelakang stage.
Hanya saja aku adalah orang yang lebih memilih diam dari pada memperdebatkan suatu masalah.
"Apa ada yang ingin kau bicarakan?" Tanyaku padanya pelan, karena ia terkihat heran menatapku.
Tapi ingin sekali rasanya aku mematahkan jari kelingking Jimin yang kecil itu, saat mendengar Mark bilang padaku bahwa Jimin mencium Nara.
Tapi aku menahan amarahku dan ingin Nara yang mengatakan atau menjelaskannya sendiri padaku.
Tapi kenyataannya sudah 4 hari berlalu dan Nara belum menjelaskan apapun.
Itu membuatku berpikir yang tidak-tidak.
Apa Nara menyukai Jimin.
Apa Nara berselingkuh di belakangku?
Nara menganggukkan kepalanya. "Bukannya kau yang seharusnya bertanya?" Kata Nara dan benar saja seketika senyumku menghilang, sepertinya ia tahu apa yang ku ketahui.
Kenyataan ia berteman dekat dengan Mark, dan aku yakin Mark memberitahu Nara kalau aku tahu mereka ciuman.
Kepalakusedikit menunduk tak ingin melihat wajah Nara. "Kau benar, aku ingin mendengar penjelasan lebih lanjut darimu..".
Inilah sikapku, aku tak pernah terhasut oleh omongan orang lain, benar atau salahnya aku hanya ingin mendengar penjelasan dari Nara.
Dan bahkan aku tak langsung mengambil kesimpulan, aku bahkan dengan lembut memperlakukan Nara.
"Jadi kenapa Jimin menciummu? Ahk.. sebenarnya aku tak perlu bertanya lagi. Akukan sudah sejak dulu bilang padamu bahwa aku membenci cara Jimin menatapmu iyakan?" aku memulai pembicaraan kembali menahan amarahku.
Aku tak akan bisa memperlakukan perempuan yang sangat kucintai dengan kasar. Dan aku juga benci kekasaran.
" Aku tidak tahu kalau Jimin akan menciumku waktu itu... maaf seharusnya aku menjaga diriku dengan baik. Aku tak tahu kalau Jimin akan menyukaiku. Seharusnya aku mendengarkan peringatanmu waktu itu " Nara menggenggam kedua tanganku sambil menundukkan kepalanya.
" Aku akan berbicara padanya atau perlu langsung ke Bang Pd untuk memberhentikanmu. Atau perlu akan ku kirim surat pengunduranmu ".
" Atau perlu aku akan menghancurkan Bighit agar tidak menganggumu lagi. Aku benci perempuanku disentuh apa lagi Jimin menciummu. Brengsek!! ".
Akh menutup mataku untuk menahan amarah.
" Baiklah aku harus kekantor dan mengurus pesta pembukaan agensi, bersiap-siaplah nanti aku menyuruh menejerku untuk membawakan dress untukmu. " Jelasku lalu mencium kembali Nara.
__ADS_1
Penjelasan Nara barusan masih tak bisa membuatku tenang, dari pada aku berdebat dan kesabaranku habis.
Aku memilih untuk meninggalkannya sejenak.
....
Setelah menunggu satu minggu tapi Nara tao mengundurkan diri membuatku semakin yakin jika Nara benar-benar menyukai Jimin.
Kenyataan bahwa Guanlin selalu melihat Jimin dan Nara berdua bersama selalu dibelakang stage.
Dan aku ingin memastikan untuk yang terakhir kalinya pada Yoongi.
Aku dan Yoongi sudah lama berteman, aku ingin menanyakan padanya tentang Nara dan Jimin.
Karena Yoongi belum tahu aku berpacaran dengan Nara, aku yakin ia akan menjawab jujur.
" Apa yang ingin kau tanyakan? Kau duluan?" Kata Yoongi.
" kemarin aku melihat Nara dan Jimin berdua terus dibelakang stage, apa mereka berkencan? " tanyaku to the point.
Yoongi terlihat sejenak berpikir " entah, tapi mereka selalu bersama. Saat kami tour konser ke amerika mereka sangat dekat. Dan kurasa memang Jimin menyukainya "
Dan benar, jawaban Yoongi membuatku yakin jika Nara dan Jimin sedang bermain dibelakangku.
" Lalu kau ingin mengatakan apa padaku ? " tanyaku padanya karena ia juga menemuiku karena ingin meminta tolong sesuatu.
Yoongi mengeluarkan beberapa foto hasil foto dari Dispatch.
" kau berkencan dengan Jihyo twice?? " tanyaku terkejut melihat foto mereka.
" Mereka mengancamku akan membongkarnya awal bulan ini... Karirku akan hancur. Kau tahukan BTS sedang naik daun, bagaimana jika Dispatch benar-benar mengeluarkan beritanya. HIDUP KU AKAN TAMAT "
" Lalu aku harus membantumu dengan apa ? " .
" foto ini di ambil di depan gedung apartement ZEUS, kau tahukan kita bertetangga. " kata Yoongi pelan.
Dan aku sudah tahu apa yang ada dipikiran Yoongi.
" kau ingin aku menggantikanmu, begitu ? Aku sangat sibuk, aku tidak mau " kataku menolak.
Aku tahu alasan Yoongi menyuruhku menggantikan posisinya, jadi yang diberitakan adalah kencanku dengan Jihyo tetapi kenyataannya adalah Jihyoo dengan Yoongi.
Karena Netter selalu membelaku dan mempercayaiku, mereka tak akan menyerang popularitasku atau membuatku kehilangan popularitasku hanya karena berkencan.
Semua orang juga tahu, Netter dan Fansku akan mendukung jika aku berkencan.
Kecuali Fans penganut BIM Bias Is Mine.
" tolong aku.... karirku akan hancur kalau aku ketahuan... lagi pula masalahmu dengan agensi lamamu sudah selesai, dan kau juga sudah menjadi CEO keputusan bar-bar mu selalu didukung oleh Netizen, sedangkan aku tidak... kabar kencanku dengan suran hanya karena baju sama saja membuat saham BIGHIT turun".
Setelah memikirkan hal itu secara matang- matang akhirnya aku mengangguk.
....
JANGAN LUPA VOTE AND KOMENTAR
TERUTAMA DI FOLLOWWWWWW GUYSSSS
__ADS_1